Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 27 April 2020 | 09:52 WIB
Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Suara.com - Pemerintah Inggris mempertimbangkan untuk memesan jutaan tes antobodi untuk virus Corona (Covid-19), meskipun mengakui masih khawatir tentang keandalan dari alat tes tersebut.

Dominic Raab, sekretaris negara, mengonfirmasi pada Minggu (26/4/2020) bahwa pemerintah sedang menilai alat tes antibodi baru. Jika tes ini cukup akurat, mereka berpotensi mengidentifikasi individu yang setidaknya memiliki kekebalan dan menjelaskan berapa banyak populasi yang telah terinfeksi.

Tetapi Raab mengatakan bahwa masih belum jelas apakah tes itu cukup andal dan akurat. Tes yang ideal akan mendeteksi semua orang yang memiliki antibodi terhadap virus dan menunjukkan hasil negatif bagi siapa saja yang belum terinfeksi.

Jika hasilnya keliru, maka itu akan sangat berbahaya jika orang tersebut bekerja di rumah sakit atau layanan medis lainnya.

Dilansir laman The Guardian, Senin (27/4/2020), pemerintah Inggris telah memesan hingga 50 juta alat tes antibodi yang dikembangkan oleh Rapid Testing Consortium yang baru dibentuk di Universitas Oxford. Namun, Raab meragukan klaim tersebut.

"Kami hampir mengambil 100 persen dari semua kasus di mana orang memiliki antibodi. Sekarang ini hanya masalah meningkatkan proses pembuatan," ucap Jonathan Allis, pemimpin konsorsium.

Meski begitu, alat tes tersebut belum melewati kriteria kinerja resmi yang disusun oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Produk Kesehatan (MHRA).

Alat tes antibodi untuk Covid-19 itu memiliki harga 10 pound sterling atau sekitar Rp 191 ribu dan hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk menunjukkan hasil, apakah orang yang diuji memiliki antobodi dalam darah yang dapat melawan virus Corona atau tidak. Untuk menganalisis, alat tes membutuhkan sampel darah pengguna dan hasil positif akan ditunjukkan dengan dua garis.

Seorang lelaki ditemani seekor anjing berjalan di jalanan Kota Oldham, Inggris yang kini sepi setelah pemerintah setempat melakukan lockdown dampak dari wabah virus Corona, Kamis (26/3/2020). [AFP/Oli Scarff]
Seorang lelaki ditemani seekor anjing berjalan di jalanan Kota Oldham, Inggris yang kini sepi setelah pemerintah setempat melakukan lockdown dampak dari wabah virus Corona, Kamis (26/3/2020). [AFP/Oli Scarff]

Orang-orang yang menggunakan alat tes juga akan diminta untuk mengirim foto hasil ke database pusat. Jika tes ini dianggap efektif, konsorsium yakin dapat menghasilkan 1 juta alat tes per minggu pada musim panas dan hingga 50 juta pada tahun depan.

baca juga

Di sisi lain, beberapa ilmuwan memperingatkan bahwa peralatan pengujian di rumah untuk antibodi tidak membantu. Menurut Sir Jeremy Farrar, direktur Wellcome Trust dan anggota Scientific Advisory Group for Emergencies (Sage) mengatakan lebih baik saat ini berfokus pada pengujian virus, pemeriksaan berbasis laboratorium untuk antibodi, hingga pelacakan kontak dan perawatan klinis.

Martin Hibberd, seorang profesor penyakit menular di London School of Hygiene dan Tropical Medicine, mengatakan bawah tes sidik jari untuk antibodi jarang dapat diandalkan untuk penyakit menular, dan mendesak pemerintah Inggris untuk berfokus pada upaya pengujian berbasis laboratorium yang jauh lebih dapat diandalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 22 Rumah Sakit RI Tempat Uji Coba Obat Virus Corona dari WHO

Daftar 22 Rumah Sakit RI Tempat Uji Coba Obat Virus Corona dari WHO

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:38 WIB

4 Obat Virus Corona Akan Mendarat di Indonesia, Diuji di 22 Rumah Sakit

4 Obat Virus Corona Akan Mendarat di Indonesia, Diuji di 22 Rumah Sakit

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:29 WIB

Inggris Akan Siapkan Tes Antibodi dalam Waktu Dekat

Inggris Akan Siapkan Tes Antibodi dalam Waktu Dekat

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 13:50 WIB

Banyak yang Dihentikan, Uji Coba Obat Potensial Covid-19 Tak Berhasil

Banyak yang Dihentikan, Uji Coba Obat Potensial Covid-19 Tak Berhasil

News | Jum'at, 24 April 2020 | 08:23 WIB

Studi: Obat Hidroksiklorokuin Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Studi: Obat Hidroksiklorokuin Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Kamis, 23 April 2020 | 06:05 WIB

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×