Kisah PSK Waria saat Corona: Tabungan Menipis, Rindu Panggilan Sayang

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 April 2020 | 20:39 WIB
Kisah PSK Waria saat Corona: Tabungan Menipis, Rindu Panggilan Sayang

Suara.com - Seorang waria pekerja seks, juga jadi korban wabah virus corona. Dia tak bisa dapat pelanggan karena ekonomi makin susah.

Tari membagi kisahnya. Di balik pintu kost kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Pusat, Tari terus menunggu kapan ujung dari pandemi ini.

Di tempat yang sama juga, Tari dengan harap-harap cemas menatap layar ponsel pintar miliknya. Berharap ada panggilan "sayang" dari pria yang ingin menemuinya untuk melepaskan hasrat seksual.

Di tengah penantiannya, Tari terap rutin merawat dan membersihkan diri. Ia tak ingin malu apalagi membuat kecewa si dia yang terus ia tunggu jika sewaktu-waktu datang.

"Ya nggak harus dandan pakai bulu mata kayak biasanya dong. Pakai hand body, bedakan dikit, ya nggak apa-apa dong. Kalau nanti ada pelanggan gak siap gimana?" kata Tari dengan nada sumringah saat dihubungi suara.com, Senin (27/4/2020).

Begitulah keseharian Tari, seorang transgender perempuan (transpuan) atau yang biasa dikenal waria. Meski lama menanti, punggung lelaki yang pergi setelah membayar pada sekitar 15 Maret 2020 merupakan pelanggan terakhirnya, sebelum virus corona merebak.

Kehidupan Tari sebagai waria Pekerja Seks Komersial (PSK) nampaknya dipersulit wabah yang bermula dari China ini. Sampai sekarang, penantiannya atas seorang pelanggan tak kunjung usai.

Akibatnya, Tari terpaksa menyambung hidup bergantung dari tabungan yang ia kumpulkan sejak pertama kali berprofesi sebagai penjaja seks 15 tahun lalu. Tari yang kini telah berusia 35 tahun ini telah menghabiskan hampir seluruh tabungannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"Aduh sedih deh, sekarang paling sisa 80 persen dari tabungan. Habisnya gimana masa nggak makan," kata Tari.

baca juga

Dalam beberapa kesempatan, kata Tari, memang terkadang ada calon pelanggan yang menghubunginya meminta jasa Tari. Namun kesepakatan tak tercapai karena maraknya larangan keluar selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Keduanya tak bisa bersepakat untuk "bermain" di tempat kost atau di tempat lain. Jalan-jalan ditutup, akses transportasi sulit, membuat Tari harus merelakan uang yang seharusnya bisa didapat.

"Ada yang gimana kalau ketemu di luar, tapi aku takut, takut ada razia, sama-sama takut. Kan kalau di kost-an ini kan udah gak boleh ada yang masuk orang luar," tutur Tari.

Ia juga sudah lama tidak mencari pelanggan dengan cara mangkal atau menunggu di pinggiran jalan. Tari lebih memilih mencari pelanggan dengan jaringan media sosial daring atau online.

Meskipun ada pilihan untuk mangkal, ia juga tak melakukannya karena alasan keselamatan. Tari juga meyakini cara online lebih mudah menggaet pelanggan dan lebih aman.

Karena itu, sekarang Tari terjebak dalam situasi yang membuatnya tak bisa mencari nafkah. Tabungannya juga semakin menipis hari demi hari.

"Aduh gak bisa ngomong deh, tapi kalau untuk benar-benar mau tau ya sama sekali nggak ada pemasukan, nol, sama sekali nggak ada," jelas Tari.

Namun, kebutuhan Tari sejauh ini masih bisa tercukupi berkat bantuan dari Queer Language Club (QLC) dan Sanggar Tari Seroja. Tiap pekan ia rutin menerima bantuan sembako dan uang Rp 50 ribu.

Selain itu, ia juga mengaku bersyukur bersama teman-teman waria lainnya yang tinggal satu atap kost bersamanya. Mereka disebutnya saling membantu membagi makanan jika ads rezeki.

"Makanya beruntung sekali dari QLC dari Sanggar Seroja ini dapat bantuan ini lumayan buat menyambung hidup," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru, Begini Kesaksian Petugas Pemulasaran Jenazah Pasien Virus Corona

Haru, Begini Kesaksian Petugas Pemulasaran Jenazah Pasien Virus Corona

News | Senin, 27 April 2020 | 19:47 WIB

Persiapan Penuhi Kebutuhan Ekspor, Daihatsu Latih Karyawan Pabriknya

Persiapan Penuhi Kebutuhan Ekspor, Daihatsu Latih Karyawan Pabriknya

Otomotif | Senin, 27 April 2020 | 20:00 WIB

Viral Masker Tak Lagi Langka dan Mahal, Penimbun Rugi Miliaran Rupiah

Viral Masker Tak Lagi Langka dan Mahal, Penimbun Rugi Miliaran Rupiah

News | Senin, 27 April 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:26 WIB

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:50 WIB

×