Disebut Telantarkan Bayi hingga Meninggal, Begini Respons RSUP M Djamil

Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 Mei 2020 | 18:34 WIB
Disebut Telantarkan Bayi hingga Meninggal, Begini Respons RSUP M Djamil
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang Yusirwan Yusuf, mengklarifikasi video pasien bayi yang meninggal yang tersebar luas di media sosial, yang mana pihak keluarga menganggap anaknya ditelantarkan oleh pihak rumah sakit.

Yusirwan mengakui, masih adanya kekurangan dalam aspek pelayanan, yang mana keluarga pasien merasa kurang puas atas yang dilaksanakan. Namun, sebetulnya kalau kita melihat kronologis dari kejadian ini, ada beberapa permasalahan yang kita tarik, masih lemahnya sistem rujukan dari rumah sakit jejaring dengan rumah sakit pusat.

"Padahal kami sudah menyepakati melalui Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumbar dan Dinas Kesehatan, bahwa bila ada pasien terduga COVID-19 yang ingin dikirim ke M Djamil, itu sudah harus diberikan data pendahuluan, pemeriksaan laboratorium dan rontgen foto torak," katanya kepada KLIKPOSITIF--jaringan Suara.com, kemarin.

"Ada beberapa persyaratan yang dikirim ke rumah sakit, dan itu harus dikontak dulu M Djamil supaya bisa mempersiapkan kondisi-kondisi emergency pada pasien tersebut. Pada kenyataannya, pasien tidak dibekali data-data yang lengkap tadi," sambungnya.

Yusirwan melanjutkan, sampai di M Djamil, karena pasien ada sesak napas, untuk gejala utama pada screening pasien itu terimbas COVID-19.

"Karena pada wabah ini, ada beberapa keluhan gejala klinis yang memang menjadi dasar utama kita memilah pasien, karena kita sama tahu penyakit pandemi ini menular, perlu perlakuan khusus pada pasien ini," kata dia.

Dari hasil rontgen foto torak, ada bronco pneumonia dan akan diambil swab, swab untuk memastikan melalui PCR, apakah positif atau negatif COVID-19.

"Dan keluarga pasien menolak. Sehingga ujung-ujungnya terjadi seakan-akan terbengkalai pelayanan, ini karena terjadi miskomunikasi sehingga berakibat kejadian ini," ujarnya.

Yusirwan menegaskan, kami dari pihak RSUP Dr M Djamil, tetap akan memberikan upaya-upaya perbaikan di internal, juga kedepan ini akan memberlakukan disaster plan, agar kasus yang berat ini tidak terulang lagi dengan respon time yang terlambat.

baca juga

"Siapapun pasien yang masuk ke emergency, sesak atau tidak sesak kita sudah tata laksana cara pasien COVID-19. Kita berharap dengan kondisi kedepannya, ini akan menjadikan RS M Djamil ini respon time kita makin cepat, terutama dengan pasien commorbite yang berat," pungkasnya kemudian.

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, seorang bayi asal Pariaman meninggal di RSUP M. Djamil Padang pada Kamis (29/04/2020). Meninggalnya bayi usia 1 bulan tersebut menjadi viral lantaran pihak keluarga menganggap bahwa kematian bayi itu akibat ditelantarkan oleh pihak rumah sakit tersebut.

Perihal itu, Rydha yang merupakan orang tua dari bayi tersebut mengatakan, pihaknya akan menuntut pihak RSUP. M. Djamil Padang.

"Kami sebagai keluarga tidak terima perlakuan pihak rumah sakit M. Djamil Padang. Kami merasa, anak kami telah ditelantarkan, tidak ditanggapi dengan cepat, sehingga dia meninggal ," ungkap Rydha pada KLIKPOSITIF , Minggu (3/5/2020).

Rydha menuturkan, anaknya bernama Isyana Putri Aisyah 1 bulan satu hari sebelum di rujuk ke RSUP M. Djamil Padang, telah dirawat pada di IGD rumah sakit Aisiyah Pariaman .

"Pihak rumah sakit Aisiyah merujuk anak kami ke M. Djamil Padang lantaran alat medis di sana lengkap. Namun sampainya di sana anak kami ditangani seperti pasien layaknya COVID-19," sebut Rydha.

Padahal, kata dia lagi, sebelum dia mendapatkan surat rujukan, pihak rumah sakit Aisiyah telah memeriksa anaknya terkait gejala COVID-19.

"Dan pihak rumah sakit Aisiyah mengatakan kalau anak kami tidak terindikasi COVID-19," sebut Rydha.

Lantaran tidak mendapatkan penanganan segera, jelas Rydha lagi, 3 jam setelah sampai di Padang, anaknya meninggal dunia. "Sekitar pukul lima sore anak kami meninggal."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Isyana Meninggal Diduga Ditelantarkan RS Rujukan Pasien Corona

Bayi Isyana Meninggal Diduga Ditelantarkan RS Rujukan Pasien Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 17:59 WIB

Malu Dihamili Pacar, Motif Ibu Muda Buang Bayinya ke Kandang Kucing

Malu Dihamili Pacar, Motif Ibu Muda Buang Bayinya ke Kandang Kucing

News | Senin, 04 Mei 2020 | 16:33 WIB

Ahli: Pandemi Corona Tidak Menimbulkan Ledakan Angka Kelahiran Bayi

Ahli: Pandemi Corona Tidak Menimbulkan Ledakan Angka Kelahiran Bayi

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 14:46 WIB

Bayi Meninggal Diduga Terlantar di RSUD M Djamil, Keluarga: Kami Tak Terima

Bayi Meninggal Diduga Terlantar di RSUD M Djamil, Keluarga: Kami Tak Terima

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:27 WIB

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Terancam 5,5 Tahun Penjara

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Terancam 5,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2020 | 14:00 WIB

Dicari! Pacar Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing

Dicari! Pacar Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:25 WIB

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Ditangkap, Hasil Hubungan Gelap

Mama Muda Pembuang Bayi ke Kandang Kucing Ditangkap, Hasil Hubungan Gelap

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:03 WIB

Panik Habis Melahirkan, Ibu Muda Buang Bayinya di Kandang Kucing

Panik Habis Melahirkan, Ibu Muda Buang Bayinya di Kandang Kucing

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:03 WIB

Geger Penemuan Bayi Lucu di Masjid Jabal Nur Cilegon, Anak Siapa?

Geger Penemuan Bayi Lucu di Masjid Jabal Nur Cilegon, Anak Siapa?

Banten | Senin, 04 Mei 2020 | 12:04 WIB

Bayi 3 Bulan Positif Terjangkit Corona di Mataram

Bayi 3 Bulan Positif Terjangkit Corona di Mataram

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 13:41 WIB

Terkini

Ulasan Buku Bears Lost Glasses: Saat Dunia Terlihat Berbeda Tanpa Kacamata

Ulasan Buku Bears Lost Glasses: Saat Dunia Terlihat Berbeda Tanpa Kacamata

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:25 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Cocok untuk Kulit Indonesia

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Cocok untuk Kulit Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Update Layanan Transjakarta: Kembali Normal, Namun Sejumlah Rute Non-BRT Masih Dialihkan

Update Layanan Transjakarta: Kembali Normal, Namun Sejumlah Rute Non-BRT Masih Dialihkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Bisa Jatuh, Peringatan Keras Eks Direktur Intelijen BAIS Soal Momentum Oktober

Prabowo Bisa Jatuh, Peringatan Keras Eks Direktur Intelijen BAIS Soal Momentum Oktober

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Eks Intel BAIS Wanti-wanti Prabowo: Aksi Agustus Adalah Embrio, Bisa Lanjut atau Jatuh!

Eks Intel BAIS Wanti-wanti Prabowo: Aksi Agustus Adalah Embrio, Bisa Lanjut atau Jatuh!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus

Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Anime Fate/Strange Fake Season 2 Resmi Diumumkan, Holy Grail War Berlanjut

Anime Fate/Strange Fake Season 2 Resmi Diumumkan, Holy Grail War Berlanjut

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi

Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:04 WIB

8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama

8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:01 WIB

×