Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:04 WIB
Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • PT PLN menandatangani perjanjian proyek pengolahan sampah di Bekasi pada Rabu, 26 Agustus 2026.
  • Fasilitas bernilai investasi Rp3 triliun tersebut ditargetkan mampu mengolah hingga 500 ribu ton sampah setiap tahunnya.
  • Proyek berkapasitas 27,4 MW ini menghasilkan pasokan listrik untuk masyarakat lokal serta mereduksi emisi karbon.

Suara.com - PT PLN (Persero) menandatangani Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi pada Rabu (26/8/2026). 

Melalui kesepakatan ini, PLN akan menyerap dan menyalurkan pasokan listrik sebesar 223.584 megawatt hour (MWh) per tahun dari fasilitas tersebut.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa seluruh pasokan listrik dari PSEL Kota Bekasi akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat lokal.

 "Demand listrik di Bekasi cukup tinggi. Maka, kita mendedikasikan listrik dari PSEL Bekasi ini untuk masyarakat Bekasi. Jadi, sampah Kota Bekasi masuk ke sini (PSEL), kemudian listrik yang dihasilkan kita pasok kembali ke Kota Bekasi,” ujar Darmawan lewat keterangannya pada Jumat (28/8/2026). 

Fasilitas PSEL Bekasi dirancang memiliki kapasitas netto 27,4 MW. Volume produksi listrik harian dari proyek tersebut diperkirakan setara dengan kebutuhan energi untuk 55 ribu rumah tangga berdaya 450 VA.

Darmawan menambahkan, fungsi utama dari proyek ini adalah penanganan sampah wilayah, sementara pasokan listrik yang dihasilkan berstatus sebagai produk sampingan. 

Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik atas energi yang dihasilkan dari sampah menjadi salah satu rangkaian kegiatan peresmian pembangunan proyek PSEL Kota Bekasi di Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026) [Suara.com/ANTARA]
Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik atas energi yang dihasilkan dari sampah menjadi salah satu rangkaian kegiatan peresmian pembangunan proyek PSEL Kota Bekasi di Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026) [Suara.com/ANTARA]

"Jadi, produk utamanya bukan listrik, tapi produk utamanya adalah lingkungan yang bersih," kata Darmawan.

Proyek PSEL Kota Bekasi yang bernilai investasi Rp3 triliun ini ditargetkan mengolah hingga 500 ribu ton sampah per tahun, atau sekitar 70 persen dari total timbulan sampah di wilayah tersebut. 

Fasilitas ini diperkirakan dapat menekan emisi karbon hingga 640 ribu ton CO per tahun serta menghemat penggunaan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hingga 90 persen.

baca juga

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebutkan bahwa pemerintah tengah memangkas regulasi guna mempercepat pembangunan proyek waste to energy yang selama ini terkendala perizinan. 

Selain PLN dan pemerintah pusat, proyek ini melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Danantara Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas

PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Insentif Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif Dorong Peralihan Motor Listrik

Insentif Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif Dorong Peralihan Motor Listrik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?

Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Terkini

8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama

8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Saatnya Ganti Provider: Jaringan 5G Stabil Jadi Alasan Netizen Pindah ke XL

Saatnya Ganti Provider: Jaringan 5G Stabil Jadi Alasan Netizen Pindah ke XL

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Indonesia dan Malaysia Garap Proyek Baterai Nusantara untuk Kendaraan Listrik

Indonesia dan Malaysia Garap Proyek Baterai Nusantara untuk Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Review Film Motor City: Kisah Pria Kesepian Melawan Bos Kriminal yang Kejam

Review Film Motor City: Kisah Pria Kesepian Melawan Bos Kriminal yang Kejam

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua

Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Tidak Sampai Dibakar, Lima Unit Truk yang Angkut Ormas Grib Jaya Dirusak Massa 27 Agustus

Tidak Sampai Dibakar, Lima Unit Truk yang Angkut Ormas Grib Jaya Dirusak Massa 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia

Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan

Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:48 WIB

5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain

5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari

Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:46 WIB

×