Kasus Corona di Jerman Diprediksi 10 Kali Lebih Banyak daripada Data Resmi

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 04 Mei 2020 | 19:35 WIB
Kasus Corona di Jerman Diprediksi 10 Kali Lebih Banyak daripada Data Resmi
Ilustrasi penanganan pasien positif virus corona [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - Sejumlah peneliti dari Universitas Bonn memprediksi jumlah kasus virus corona baru Covid-19 di Jerman 10 kali lebih banyak dibandingkan data resmi yang dikeluarkan pemerintah.

Dalam hasil studi pendahuluan yang belum dipublikasikan dalam jurnal ilmuah, para peneliti mengingatkan bahaya infeksi dari seseorang pembawa virus yang tidak menunjukkan gejala virus corona.

Peringatan tersebut diberikan setelah Jerman mengumumkan kebijakan baru pada Sabtu (2/4/2020) yakni menghapus pembatasan sosial di museum, salon, gereja hingga membuka pabrik-pabrik mobil di bawah pemantauan.

Tim penelitian yang di pimpin oleh peneliti medis Hendrik Streeck dan Gunther Hartmann menyimpulkan sekitar 1,8 juta orang yang tinggal di Jerman diduga telah terinfeksi virus corona. Angka tersebut 10 kali lebih besar dibandingkan jumlah kasus yang dikonfirmasi oleh pemerintah sebanyak 160.000 kasus.

"Hasilnya dapat membantu meningkatkan model untuk menghitung penyebaran virus corona. Sejauh ini, data yang mendasarinya relatif lemah," ujar Hartmann dialihbahasakan dari Channel News Asia, Senin (4/5/2020).

Para peneliti menganalisis 919 sampel darah dan cairan hidung yang dilakukan secara acak di Kota Heinsberg yang berbatasan dengan Belanda, salah satu wilayah dengan angka kematian tertinggi di Jerman.

Dari hasil penelitian tersebut,peneliti menemukan fakta mengejutkan bahwa satu dari lima orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala.

Merujuk pada data Worldometer, per Senin sore jumlah kasus virus corona di Jerman mencapai 165.664 kasus dengan angka kematian mencapai 6.866 kasus dan angka kesembuhan mencapai 132.700 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus virus corona di Indonesia hingga Senin siang mencapai 11.587 kasus dengan angka kematian mencapai 864 kasus dan angka kesembuhan sebesar 1.954 kasus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud Umbar Soal Relaksasi PSBB, PKS: Ucapan Pemerintah Bikin Warga Stres

Mahfud Umbar Soal Relaksasi PSBB, PKS: Ucapan Pemerintah Bikin Warga Stres

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:28 WIB

Jepang Perpanjang Status Darurat, Fujitani: Tenaga Medis Sudah Stres Berat

Jepang Perpanjang Status Darurat, Fujitani: Tenaga Medis Sudah Stres Berat

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:28 WIB

Italia Longgarkan Aturan Lockdown, Warga Cemas Gelombang Kedua Virus Corona

Italia Longgarkan Aturan Lockdown, Warga Cemas Gelombang Kedua Virus Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 19:26 WIB

Ngadu ke DPR, Menkeu: Jatuhnya Sektor Manufaktur RI Harus Kita Waspadai

Ngadu ke DPR, Menkeu: Jatuhnya Sektor Manufaktur RI Harus Kita Waspadai

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 19:21 WIB

Peneliti: 4 Alasan untuk Tidak Percaya Virus Corona dari Laboratorium Wuhan

Peneliti: 4 Alasan untuk Tidak Percaya Virus Corona dari Laboratorium Wuhan

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×