Ngetren saat PSBB, Begini Cara Berkebun di Rumah

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Senin, 04 Mei 2020 | 21:40 WIB
Ngetren saat PSBB, Begini Cara Berkebun di Rumah
ILUSTRASI - Abdulrahman (60) saat melakukan perawatan tanaman di atap rumahnya di daerah Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (14/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat sebagian masyarakat Indonesia harus tetap berkegiatan dari rumah. Untuk memenuhi kebutuhan pangan orang dapat mulai bercocok tanam di rumah.

Pegiat Indonesia Berkebun Winartania menyampaikan, tren bercocok tanam di rumah semakin meningkat selama 2 bulan awal pandemi ini.

Dia menyarankan mulai menanam tanaman yang mudah tumbuh di ruang terbatas.

"Banyak teman-teman yang mulai tertarik untuk mencoba menanam di rumah dengan tanaman-tanaman yang simpel dan mudah, tapi bisa menghasilkan dan bisa membantu mencukupi kebutuhan pangan di rumah," kata Winartania dari Kantor BNPB, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Menurut dia, beberapa tanaman yang bisa ditanam di rumah antara lain; kangkung, bayam, pepaya Jepang, cabai, tomat dan tanaman herbal seperti basil dan kemangi.

"itu kebetulan nanamnya tidak terlalu susah, kalau sudah panen berlebih kita bisa jual ke tetangga sekitar," ucapnya.

Jika ruang terbatas di rumah, dia menyarankan warga untuk membuat pertanian vertikal dengan instalasi hidroponik dengan sistem tetes, dan berkebun di atap.

"Kita bisa menanam ke atas vertikal, tidak perlu lahan yang luas tapi bisa menanam ke atas, bisa di tanam di dinding," tuturnya.

Perlu dipastikan pula posisi letak tanaman agar mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses tumbuh kembang tanaman.

baca juga

Sayuran butuh sekitar enam jam paparan sinar matahari.

Saat berkebun, juga harus dipastikan media tanam bernutrisi bagi pertumbuhan tanaman.

Tanaman termasuk sayuran butuh unsur hara. Tanah yang mejadi media tanam bisa dicampur dengan pupuk kandang, kompos dan sekam bakar untuk membuat tanah bernutrisi.

Warga bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga untuk membuat kompos misalnya dengan memanfaatkan lubang biopori atau tong komposter.

"Kalau media tanah tidak bernutrisi tanaman tidak bisa tumbuh maksimal," ujarnya.

Indonesia Berkebun adalah salah satu komunitas yang menaungi jejaring di seluruh Indonesia untuk gerakan berkebun. Komunitas ini memiliki jejaring di 48 kota dan kampus di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Wacanakan Pelonggaran PSBB, Anies Justru Sebaliknya

Mahfud MD Wacanakan Pelonggaran PSBB, Anies Justru Sebaliknya

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 17:58 WIB

Epidemiologi UI: PSBB di Jakarta Cukup Efektif, Daerah Lain Belum

Epidemiologi UI: PSBB di Jakarta Cukup Efektif, Daerah Lain Belum

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:17 WIB

Pemudik Bakal Susah Balik ke Jakarta, Anies: Jangan Tinggalkan Kota Ini

Pemudik Bakal Susah Balik ke Jakarta, Anies: Jangan Tinggalkan Kota Ini

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 17:34 WIB

Ada Bansos Kemensos, Jadi Alasan Anies Tunda Bantuan DKI Tahap Dua

Ada Bansos Kemensos, Jadi Alasan Anies Tunda Bantuan DKI Tahap Dua

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 17:09 WIB

562 Orang di Jakarta Sembuh dari Virus Corona

562 Orang di Jakarta Sembuh dari Virus Corona

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:45 WIB

Penambahan Pasien Corona Sempat Turun, Anies: Jangan Kendor, Kita Belum...

Penambahan Pasien Corona Sempat Turun, Anies: Jangan Kendor, Kita Belum...

News | Sabtu, 02 Mei 2020 | 05:05 WIB

Terkini

Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel

Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB

Jejak Kontroversi Jule sebelum Terseret Kasus Narkoba: Perselingkuhan hingga Lepas Hijab

Jejak Kontroversi Jule sebelum Terseret Kasus Narkoba: Perselingkuhan hingga Lepas Hijab

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB

Penjaga Gedung Walet di Metro Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi

Penjaga Gedung Walet di Metro Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Menguat, CFX10 Naik 5,44% dalam Sepekan

Pasar Kripto Menguat, CFX10 Naik 5,44% dalam Sepekan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:40 WIB

Road to Pertamina Eco RunFest 2026, Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Road to Pertamina Eco RunFest 2026, Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:37 WIB

Bangladesh Panggil Striker Fulham hingga Pemain Liga Jepang: Siap Teror Timnas Indonesia

Bangladesh Panggil Striker Fulham hingga Pemain Liga Jepang: Siap Teror Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 09:35 WIB

Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas

Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 09:34 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.628.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.628.000/Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:30 WIB

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

News | Senin, 21 September 2026 | 09:26 WIB

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:25 WIB

×