Dituding Sakit Hati dengan Nelayan China, Susi Pudjiastuti Bilang Begini

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Selasa, 05 Mei 2020 | 09:24 WIB
Dituding Sakit Hati dengan Nelayan China, Susi Pudjiastuti Bilang Begini
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram dituding sakit hati dengan nelayan China. Ia menyebut tudingan tersebut tidak masuk akal.

Kejadian bermula saat Susi Pudjiastuti membagikan tautan artikel Kompas.com berjudul "Ada 500 TKA China Akan Masuk Sutra, Gubernur dan DPRD Menolak", melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Kamis (30/4/2020).

Tautan tersebut kemudian ditanggapi oleh pengguna akun Twitter Andy Wu @AndyWuO dengan komentar sinis.

Ia menilai sebenarnya Susi Pudjiastuti sakit hati dengan nelayan dari China. Meski begitu, Susi Pudjiastuti mengetahui tentang keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Indonesia yang disebut-sebut jumlahnya tak seberapa. 

"Bu @susipudjiastuti biarpun anda sakit hati ama nelayan dari Tiongkok, tapi jangan bodoh dengan postingan ini, saya rasa anda tahu jumlah TKA RRC 20 ribu lebih di Indo, jadi tidak sampai 10 persen TKA Cina di tiap Per, di negara-negara Tiongkok aja ampir 100 ribu WNI yang kerja di sana, di SG, Taiwan dan HK," tulis Andy seperti dikutip Suara.com, Selasa (5/5).

Akun tersebut lantas menyinggung soal keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diklaim mendapat sambutan baik dari warga China.

Maka dari itu, ia meminta Susi Pudjiastuti untuk tidak mempersoalkan kedatangan TKA China di Indonesia yang belakangan menuai kontroversi.

"Sekitaran 1 juta WNI yang kerja di mayoritas China dan mereka tidak ada teriak-teriak dijajah Indonesia, di sana aturan WNA yang kerja 30%, di Vietnam 40%, di Indo gak sampai 10% dan mereka dah tanam modal...," imbuhnya.

Susi Pudjiastuti tanggapi komentar warganet. (Twitter/@susipudjiastuti)
Susi Pudjiastuti tanggapi komentar warganet. (Twitter/@susipudjiastuti)

Komentar warganet itu seketika memancing reaksi Susi Pudjiastuti. Ia menyebut tanggapan yang disampaikan Andy begitu liar dan tidak masuk akal.

baca juga

"Betapa liar, tidak masuk akal dan jahatnya pola pikir saudara-saudara kita di bawah ini (emoji telunjuk ke bawah)", balas Susi Pudjiastuti yang menyertakan bidikan layar komentar warganet.

Kontak saja, reaksi singkat Susi Pudjiastuti tersebut memancing atensi warganet lainnya.

Tak sedikit dari mereka yang memberikan dukungan kepada Susi Pudjiastuti karena turut dibuat kesal dengan komentar pemilik akun Andy Wu.

"Sabar bu. Itu akibatnya dia kalo makan ikan nutrisinya gak sampe ke otak kali bu. Jadi kalo ngomong asal bae," kata @hanyaselingan_.

"Dia gak ngerti makna Tenaga Kerja Asing itu Bu ... kalo nelayan-nelayan asing (dari manapun negaranya) yang mengambil di wilayah pemanfaatan laut Indonesia apalagi di wilayah kedaulatan ya bukan TKA, dan mempertahankan kedaulatan negara juga sumberdaya alamnya ya bukan rasis, beda banget," balas @hkushardanto.

Untuk diketahui, rencana kedatangan 500 TKA asal China ke Sulawesi Tenggara menuai banyak protes. Walau begitu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tidak bisa menolak izin masuk TKA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Ungkap Alasan Covid-19 Sulit Dimusnahkan Secara Total

Ilmuwan China Ungkap Alasan Covid-19 Sulit Dimusnahkan Secara Total

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 03:57 WIB

Lockdown Dilonggarkan, 85 Juta Warga China Berwisata

Lockdown Dilonggarkan, 85 Juta Warga China Berwisata

News | Senin, 04 Mei 2020 | 21:58 WIB

AS Klaim Punya Bukti, Inggris Minta China Transparan Soal COVID-19

AS Klaim Punya Bukti, Inggris Minta China Transparan Soal COVID-19

News | Senin, 04 Mei 2020 | 21:47 WIB

Sempat Tertunda karena Sanksi AS, Bantuan Medis dari China Tiba di Kuba

Sempat Tertunda karena Sanksi AS, Bantuan Medis dari China Tiba di Kuba

News | Senin, 04 Mei 2020 | 20:37 WIB

Mirip Film, China Gunakan Robot untuk Awasi Karantina Covid-19

Mirip Film, China Gunakan Robot untuk Awasi Karantina Covid-19

News | Senin, 04 Mei 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×