Pekerja Asing di Jepang Rasakan Pahitnya PHK Gara-gara Corona

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 05 Mei 2020 | 17:18 WIB
Pekerja Asing di Jepang Rasakan Pahitnya PHK Gara-gara Corona

Suara.com - Pekerja asing di Jepang mulai merasakan 'corona cuts' atau PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terjadi akibat terpukulnya ekonomi Jepang karena pandemi virus corona. Salah satunya adalah Rennan Yamashita.

Melansir Channel News Asia, Rennan Yamashita merupakan salah satu contoh pekerja asing yang terkena PHK di Jepang akibat pandemi virus corona.

Dia diberhentikan dari pekerjaannya di pabrik suku cadang mobil yang ia jalani hanya selama empat bulan.

"Jika mereka membutuhkanmu, mereka akan mempekerjakanmu. Jika mereka tidak membutuhkanmu, mereka akan memecatmu. Sesederhana itu," ujar Yamashita dikutip dari CNA.

Pandemi virus corona menyebabkan ekonomi Jepang terpukul. Banyak pabrik, seperti pabrik pembuatan mobil mengurangi produksi.

Pekerja asing sangat rentan akan kondisi ekonomi tersebut. Sebab jaringan mereka cukup lemah dan terhambat bahasa sehingga membuatnya sulit mencari bantuan pemerintah.

Serikat pekerja, pengacara, dan organisasi nirlaba mengatakan pekerja asing seperti Yamashita adalah pihak pertama yang kehilangan pekerjaan karena kebijakan 'corona cuts'.

Mereka juga mengkhawatirkan dapat meluas menjadi PHK secara massal yang pernah terjadi pada krisis pada tahun 2008.

Bulan lalu, Pusat Penelitian Ekonomi Jepang memperkirakan jika PDB Jepang turun hingga 25 persen tahun ini, tingkat pengangguran akan mencapai 5 persen dan sekitar 2 juta orang bisa kehilangan pekerjaannya.

baca juga

Pada bulan Maret dan April, sebuah organisasi buruh yang berbasis di Mie, menerima 400 konsultasi dari para pekerja yang terkena dampak virus corona, 330 diantaranya adalah pekerja asing.

"Pekerja asing dengan kontrak jangka pendek diberhentikan terlebih dulu,karena mereka lebih mudah dipecat," ujar Akai Jimbu dari Union Mie .

"Mereka (pekerja asing) hampir seperti disewa, mereka bisa dipecat ketika keadaan tidak memungkinkan. Hanya sebagai cadangan di mata majikan," jelas Jimbu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Nol, AirAsia Janji Bayar Gaji dan THR Karyawan Tanpa PHK

Pendapatan Nol, AirAsia Janji Bayar Gaji dan THR Karyawan Tanpa PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:00 WIB

Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan yang Dirumahkan

Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan yang Dirumahkan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:00 WIB

Koneksi Internet di Daerah Minim, Program Kartu Prakerja Bisa Efektif?

Koneksi Internet di Daerah Minim, Program Kartu Prakerja Bisa Efektif?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×