Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?

Bella, Novian Ardiansyah

Selasa, 20 Januari 2026 | 23:04 WIB
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
Wali Kota Madiun Maidi (tengah) dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Mendagri Mensesneg Prasetyo Hadi prihatin atas OTT KPK terhadap Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi.
  • KPK menahan Sudewo atas dugaan pemerasan terkait pengisian 601 jabatan perangkat desa di Pati.
  • Maidi ditahan KPK karena dugaan pemerasan, gratifikasi, dan meminta uang terkait proyek pemeliharaan jalan.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku prihatin atas Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tentunya kami prihatin kembali terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh kepala daerah," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menurut Prasetyo, terjaringnya Maidi dan Sudewo menjadi bukti bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait persoalan korupsi.

"Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang menjadi pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi," kata Prasetyo.

Ia sekaligus menegaskan kembali pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait komitmen pemberantasan korupsi.

"Berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut," ujar Prasetyo.

Bupati Pati Sudewo dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Bupati Pati Sudewo dibawa ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebelumnya diberitakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua kepala daerah, yakni Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi, usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dalam perkara dugaan korupsi.

Keduanya ditahan selama 20 hari pertama, terhitung 20 Januari hingga 8 Februari 2026, di Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan.

Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.

baca juga

Ia diduga memanfaatkan rencana pengisian 601 jabatan perangkat desa yang kosong dengan meminta uang kepada calon perangkat desa melalui jaringan tim sukses yang dikenal sebagai Tim 8.

Tarif yang dipatok berkisar Rp165 juta hingga Rp225 juta per orang. Hingga Januari 2026, KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp2,6 miliar serta menahan tiga kepala desa yang terlibat.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi ditahan dalam kasus dugaan pemerasan, gratifikasi, dan fee proyek.

Ia diduga meminta uang dengan modus dana CSR, perizinan, serta fee proyek pemeliharaan jalan.

Total uang yang diamankan KPK mencapai ratusan juta rupiah, sementara dugaan penerimaan gratifikasi Maidi dalam periode 2019–2022 diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar.

Dalam perkara ini, KPK juga menahan seorang pihak swasta dan Kepala Dinas PUPR Kota Madiun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya

Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:51 WIB

KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka, Gratifikasi Rp1,1 Miliar

KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka, Gratifikasi Rp1,1 Miliar

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:24 WIB

Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang

Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:12 WIB

Usai OTT di Pati, KPK Tahan Bupati Sudewo dan 3 Kepala Desa

Usai OTT di Pati, KPK Tahan Bupati Sudewo dan 3 Kepala Desa

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:11 WIB

Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:04 WIB

Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA

Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:56 WIB

Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM

Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:27 WIB

Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar

Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:25 WIB

KPK Ungkap Uang Rp 2,6 Miliar dalam Karung Jadi Bukti Dugaan Pemerasan Bupati Pati Sudewo Dkk

KPK Ungkap Uang Rp 2,6 Miliar dalam Karung Jadi Bukti Dugaan Pemerasan Bupati Pati Sudewo Dkk

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:20 WIB

Wali Kota Madiun Ditahan KPK karena Kasus Pemerasan hingga Gratifikasi Proyek Pemeliharaan Jalan

Wali Kota Madiun Ditahan KPK karena Kasus Pemerasan hingga Gratifikasi Proyek Pemeliharaan Jalan

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:06 WIB

Terkini

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

×