Anjurkan Lockdown, Ilmuwan Ini Malah Langgar Aturan demi Bertemu Kekasih

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 06 Mei 2020 | 11:20 WIB
Anjurkan Lockdown, Ilmuwan Ini Malah Langgar Aturan demi Bertemu Kekasih
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Di beberapa negara, kebijakan lockdown menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan pandemi virus corona. Lewat lockdown, mata rantai penyebaran Covid-19 diharapkan dapat segera diputus.

Salah satu ilmuwan yang menyarankan kebijakan lockdown tersebut adalah Profesor Neil Ferguson dari Inggris. Sebelumnya, pria 51 tahun itu menyarankan perdana menteri Inggris untuk melakukan lockdown.

Namun, bukannya mengikuti kebijakan lockdown dan social distancing yang ketat, Neil Ferguson malah kepergok melanggar aturan tersebut demi bertemu kekasihnya.

Melansir laman The Sun, profesor tersebut rupanya mengizinkan sang kekasih untuk mengunjungi rumahnya dua kali selama lockdown.

Pada saat yang bersamaan pula, Neil Ferguson diketahui memberikan ceramah kepada publik tentang pentingnya social distancing.

Ilmuwan sedang melakukan penelitian. [Shutterstock]
Ilustrasi. [Shutterstock]

Tak sampai di sana, sosok kekasih Neil Ferguson juga menjadi kontroversi. Wanita berusia 38 tahun yang bernama Antonia Staats itu dikabarkan sudah menikah.

Antonia Staats hidup dengan suami dan anak-anaknya di sebuah rumah mewah. Namun, wanita ini mengaku jika mereka memiliki pernikahan yang "terbuka".

Selama lockdown, Antonia Staats pun nekat traveling ke London untuk mengunjungi Neil Ferguson. Kunjungan pertamanya dilakukan pada akhir Maret silam.

Kemudian pada tanggal 8 April, Antonia Staats kembali mengunjungi Neil Ferguson. Padahal, saat itu Antonia sudah curiga jika suaminya mengalami gejala virus corona.

baca juga
Sepasang kekasih sedang berpelukan sambil melihat ponsel masing-masing. [Shutterstock]
Ilustrasi. [Shutterstock]

Karena aksi nekatnya ini, Profesor Neil Ferguson pun lantas ramai dikecam publik. Terlebih, dia sendiri menyarankan jika lockdown harus dijalankan hingga Juni.

Ulahnya ini membuat Neil Ferguson lantas mengundurkan diri. Dirinya mengaku sudah membuat keputusan dan aksi yang salah.

"Saya sudah mundur dari keterlibatan saya di Sage (Scientific Advisory Group for Emergencies)."

"Saya bersikap seperti ini karena percaya saya kebal terhadap virus, saya sudah dites positif dan sudah menjalani isolasi selama dua minggu," tambahnya.

"Saya menyesal sudah meremehkan pesan soal social distancing untuk mengontrol pandemi ini."

Di sisi lain, pihak Antonia Staats sendiri menolak untuk berkomentar soal kunjungannya ke rumah sang profesor meski dirinya sudah menikah dan punya anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darth Vader Turun Tangan Tegakkan Lockdown dan Bagikan Bantuan di Filipina

Darth Vader Turun Tangan Tegakkan Lockdown dan Bagikan Bantuan di Filipina

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 08:17 WIB

Mundur, Prediksi Akhir Pandemi Covid-19 di Indonesia dari Juni Jadi Oktober

Mundur, Prediksi Akhir Pandemi Covid-19 di Indonesia dari Juni Jadi Oktober

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 06:10 WIB

Azan Pertama Kali Berkumandang di Tengah Lockdown Inggris

Azan Pertama Kali Berkumandang di Tengah Lockdown Inggris

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 05:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×