Akui Banyak Warga Langgar PSBB, Jokowi: Tolong Bermasker, Jangan Berkerumun

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 11:47 WIB
Akui Banyak Warga Langgar PSBB, Jokowi: Tolong Bermasker, Jangan Berkerumun
Presiden Joko Widodo tiba untuk melantik Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Manahan Sitompul di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/4). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kerap melihat masyarakat yang tak menggunakan masker atau masih berkerumunan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Melihat hal itu, Jokowi pun meminta tolong agar warga bisa menaati aturan dari pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Corona (Covid-19).

"Saya masih sering menjumpai masyarakat yang tidak pakai makser. Ini tolong kita semua bermasker, masih bergerombol berkerumun hindari itu," ujar Jokowi dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Selain itu, Jokowi mengaku dari informasi yang didapat, aktivitas jalanan beberapa daerah yang menjalankan PSBB sepi, namun di kampung-kampung masih banyak yang berkerumunan.

Padahal kata Jokowi, pentingnya mengurangi aktivitas fisik, menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan usai berkegiatan.

"Saya melihat di beberapa daerah dari informasi yang saya terima, jalannya sepi tetapi di kampungnya masih berkerumun ramai, di kampungnya masih banyak yang bergerombol ramai. Padahal interaksi fisik itu harus dikurangi, harus jaga jarak, harus bermasker, harus sering cuci tangan sehabis kegiatan," tutur dia.

Jokowi menyebut pemerintah beruntung sejak awal memilih kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, bukan karantina wilayah atau lockdown.

Seperti diketahui, PSBB adalah pembatasan kegiatan di tempat umum atau di fasilitas umum dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak antarorang.

"Artinya, dengan PSBB masyarakat masih bisa beraktivitas, tetapi memang dibatasi. Masyarakat juga harus sadar membatasi diri, tidak boleh berkumpul dalam skala besar," ucap dia.

Jokowi juga menginginkan agar roda perekonomian tetap berjalan dan masyarakat tetap beraktivitas secara terbatas.Karena itu ia meminta masyarakakat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Upaya ini harus dilakukan untuk menghambat penyebaran Covid-19, tapi juga kita ingin roda perekonomian tetap berjalan masyarakat bisa beraktifitas secraa terbatas disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya aparat yang mengingatkan untuk disiplin, tapi mengajak masyarakat untuksecara sadar mdisiplinkan diri," tutur dia.

Jokowi menegaskan pentingnya mengikuti protokol kesehatan secara disiplin agar puncak pandemi Covid-19 segera menurun.

"Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan. Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Depok: Pasien Sembuh Corona Lebih Banyak dari yang Meninggal

Wali Kota Depok: Pasien Sembuh Corona Lebih Banyak dari yang Meninggal

Jabar | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:31 WIB

Berubah, Trump Kini Berbalik akan Pertahankan Gugus Tugas Covid-19

Berubah, Trump Kini Berbalik akan Pertahankan Gugus Tugas Covid-19

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:31 WIB

Jokowi: Sampai Vaksin Ditemukan, Kita Harus Hidup Berdamai dengan Covid-19

Jokowi: Sampai Vaksin Ditemukan, Kita Harus Hidup Berdamai dengan Covid-19

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:11 WIB

Suami Istri Positif Virus Corona, Tertular di Pasar Bojonegoro

Suami Istri Positif Virus Corona, Tertular di Pasar Bojonegoro

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:04 WIB

Katanya Garda Terdepan, Tapi Insentif Ratusan Tenaga Medis Belum Dibayar

Katanya Garda Terdepan, Tapi Insentif Ratusan Tenaga Medis Belum Dibayar

Banten | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:50 WIB

Ada Corona, Tahanan Baru di Polrestabes Surabaya Wajib Disuntik Khusus

Ada Corona, Tahanan Baru di Polrestabes Surabaya Wajib Disuntik Khusus

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:44 WIB

Orang Sembuh Virus Corona di Depok Lebih Banyak dari yang Meninggal

Orang Sembuh Virus Corona di Depok Lebih Banyak dari yang Meninggal

Jabar | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:43 WIB

Ngilu Lihatnya, Cara Bikin Jera Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising

Ngilu Lihatnya, Cara Bikin Jera Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:06 WIB

Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular

Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular

Tekno | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB