Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 07 Mei 2020 | 10:30 WIB
Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular
Ilustrasi Virus Corona. [Pixabay/Mohamed Hassan]

Suara.com - Virus Corona (Covid-19) yang muncul di Wuhan, China, telah bermutasi dan jenis baru yang dominan menyebar di Amerika Serikat menjadi lebih menular.

Menurut para ilmuwan di Los Alamos National Laboratory (LANL) dalam penelitian yang diterbitkan di BioRxiv menyebutkan bahwa strain virus baru mulai menyebar di Eropa pada awal Februari sebelum bermigrasi ke bagian negata lain, termasuk Amerika Serikat dan Kanada, menjadi bentuk dominan virus di seluruh dunia pada akhir Maret.

Para ahli memperingatkan jika virus Corona tidak mereda di musim panas seperti flu musiman, itu dapat bermutasi lebih lanjut dan berpotensi membatasi efektivitas vaksin virus Corona yang dikembangkan oleh para ilmuwan di seluruh dunia.

"Tim kami di LANL mampu mendokumentasikan mutasi ini dan dampaknya pada penularan hanya karena upaya global yang besar dari orang-orang kliniks dan kelompok eksperimen, yang membuat urutan baru virus Covid-19 di komunitas lokal mereka tersedia secepat mungkin," tulis Bette Korber, ahli biologi komputasi di LANL dan penulis utama penelitian ini dalam pernyataan pada unggahan Facebooknya.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Meskipun penelitian ini belum ditinjau oleh rekan ilmuwan sejawat, tetapi para ahli mencatat bahwa berita mutasi ini merupakan "keprihatinan mendesak", mengingat lebih dari 100 vaksin dalam proses sedang dikembangkan untuk mencegah Covid-19.

Sebelumnya, pada awal Maret, para ilmuwan di China mengatakan, telah menemukan dua tipe virus Corona yang dapat menyebabkan infeksi di seluruh dunia.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 3 Maret, para ilmuwan di School of Life Sciences Universitas Peking dan Institut Pasteur of Shanghai menemukan bahwa jenis yang lebih agresif dari virus Corona baru telah menyumbang sekitar 70 persen dari strain yang dianalisis.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Sementara 30 persen telah dikaitkan dengan tipe kurang agresif. Jenis virus Corona yang lebih agresif dan mematikan ditemukan lazim pada tahap awal wabah di Wuhan, kota yang diyakini virus Corona (Covid-19) pertama kali muncul.

Dilansir laman CNBC, Kamis (7/5/2020), para ilmuwan LANL dan tim ahli di Universitas Duke dan Universitas Sheffield di Inggris, telah menganalisis ribuan rangkaian virus Corona yang dikumpulkan oleh Global Initiative for Sharing All Influenza, sebuah organisasi yang membagikan data secara cepat dari semua virus influenza dan Corona.

baca juga

Hingga saat ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi 14 mutasi. Mutasi berdampak pada spike protein, sebuah mekanisme multifungsi yang memungkinkan virus masuk ke inang.

Penelitian ini didukung dana dari Dewan Penelitian Medis, Institut Nasional Penelitian Kesehatan, dan Genome Research Limited.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuan Temukan Mutasi Virus Corona yang Lebih Mematikan

Ilmuan Temukan Mutasi Virus Corona yang Lebih Mematikan

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:43 WIB

Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru

Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:30 WIB

Virus Corona Covid-19 Terus Bermutasi, Peneliti Temukan Jenis Paling Bahaya

Virus Corona Covid-19 Terus Bermutasi, Peneliti Temukan Jenis Paling Bahaya

Health | Kamis, 30 April 2020 | 06:30 WIB

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 11:30 WIB

Virus Corona  Kini Bermutasi Jadi 30 Jenis, Peneliti Khawatirkan Hal Ini

Virus Corona Kini Bermutasi Jadi 30 Jenis, Peneliti Khawatirkan Hal Ini

News | Selasa, 21 April 2020 | 14:22 WIB

Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma

Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×