Apes! Begini Nasib Maling Rp 20 Juta dari Rumah Pasien Positif Corona

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:45 WIB
Apes! Begini Nasib Maling Rp 20 Juta dari Rumah Pasien Positif Corona
4 dari 6 pencuri yang menggondol uang Rp 20 juta dan 15 gram emas dari dalam rumah pasien positif virus corona covid-19 di Jalan Kesadaran, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. [Terkini.id]

Suara.com - Pencuri yang menggondol uang Rp 20 juta dan 15 gram emas dari dalam rumah pasien positif virus corona covid-19 di Jalan Kesadaran, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata lebih dari satu orang.

Kawanan maling itu dibekuk aparat kepolisian setempat tidak sampai 24 jam setelah mereka beraksi, Jumat (8/5/2020).

“Mereka beraksi saat yang punya rumah lengah. Memang ada pemilik rumah yang dikarantina di hotel, tapi ada juga di dalam rumah. Mereka positif virus corona,” kata Kapolsek Panakukkang Komisaris Jamal Fathur Rakhman seperti diberitakan Terkini.id—jaringan Suara.com.

Tim penyidik Polres Panakukang mengenakan APD saat memintai keterangan korban yang rumahnya dibobol maling yang sebelumnya menjalani isolasi COVID-19 di Hotel Swiss Bel in Makassar, Kamis (7-5-2020). (ANTARA/HO)
Tim penyidik Polres Panakukang mengenakan APD saat memintai keterangan korban yang rumahnya dibobol maling yang sebelumnya menjalani isolasi COVID-19 di Hotel Swiss Bel in Makassar, Kamis (7-5-2020). (ANTARA/HO)

Ia mengatakan, para pelaku ditangkap di tempat berbeda-beda tapi masih di kawasan Kecamatan Panakukkang.

“Korban didatangi enam pelaku, uang tunai Rp 20 juta dengan beragam perhiasan. Jadi total diambil Rp 40 juta. Empat pelaku sudah kami tangkap, dua masih buron,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, maling sukses membobol rumah warga Makassar, Sulawesi Selatan, dengan menggondola emas 15 gram dan uang Rp 20 juta.

Tapi apes, rumah itu milik warga yang positif virus corona, sehingga ada kemungkinan si maling nantinya ikut tertular.

Rumah pasien covid-19 tersebut dibobol maling saat pemiliknya sedang dikarantina di Hotel Swissbel Makassar.

Aparat polisi dari Polsek Panakkukang Makassar pun harus mengenakan pakaian APD Lengkap untuk menyelidiki kasus pembobolan itu di rumah korban, di Jalan Kesadaran Kecamatan Panakkukang, Kamis 7 Mei 2020.

Saat pelaku melancarkan aksinya, rumah tersebut kosong lantaran semua penghuninya tengah dikarantina di Hotel Swissbell Makassar.

Polsek Panakkukang menyebutkan, sebanyak 25 penghuni rumah tersebut dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil rapid test dan dikarantina di Hotel.

Para pelaku yang diduga berjumlah 4 orang tersebut berhasil mengambil uang tunai Rp 20 juta dan emas seberat 15 gram milik korban.

Menurut Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fatur Rakhman, petugas yang datang ke lokasi pun harus memakai alat pelindung diri atau APD ke lokasi untuk mengambil keterangan korban dengan menerapkan protokol covid-19.

Kata Komisaris Jamal Fatur Rakhman, pemilik rumah tersebut merupakan pasien positif covid-19 yang belakangan ini sudah dinyatakan negatif namun harus tetap melakukan isolasi mandiri.

“Para Anggota ini sengaja datang langsung ke lokasi (TKP) untuk meminta keterangan langsung, dan memakai Alat Pelindung Diri atau APD karena si korban inikah juga pernah berstatus Positif Covid-19, serta proses pengambilan keterangannya pun menggunakan Protokol Covid-19,” kata Jamal  seperti diberitakan Terkini.id, Kamis (7/5/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Rumah Pasien Corona di Makassar Dibobol Maling, Uang dan Emas Ludes

Cerita Rumah Pasien Corona di Makassar Dibobol Maling, Uang dan Emas Ludes

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 08:25 WIB

Maling Gondol Uang Rp 20 Juta, Tapi Apes, Pemilik Rumahnya Positif Corona

Maling Gondol Uang Rp 20 Juta, Tapi Apes, Pemilik Rumahnya Positif Corona

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:50 WIB

Susah Sinyal, Mahasiswa Nekat Naik Gunung Demi Bisa Kuliah Online

Susah Sinyal, Mahasiswa Nekat Naik Gunung Demi Bisa Kuliah Online

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 08:11 WIB

Masih Nekat Buka Saat Pembatasan Sosial, Satpol PP Semprot Karyawan Toko

Masih Nekat Buka Saat Pembatasan Sosial, Satpol PP Semprot Karyawan Toko

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 04:30 WIB

Pelatih PSM Nilai Penanganan COVID-19 di Indonesia Masih Bermasalah

Pelatih PSM Nilai Penanganan COVID-19 di Indonesia Masih Bermasalah

Bola | Senin, 04 Mei 2020 | 17:50 WIB

Bojan Hodak Terpukau Fanatisme Suporter Indonesia

Bojan Hodak Terpukau Fanatisme Suporter Indonesia

Bola | Senin, 04 Mei 2020 | 14:35 WIB

KFC Ditutup Paksa karena Langgar PSBB Makassar, 16 Kursi dan Meja Disita

KFC Ditutup Paksa karena Langgar PSBB Makassar, 16 Kursi dan Meja Disita

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:31 WIB

Jadwal Buka Puasa Makassar Senin 4 Mei 2020

Jadwal Buka Puasa Makassar Senin 4 Mei 2020

News | Senin, 04 Mei 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB