Kasus Corona Pertama di Inggris Mungkin Terjadi pada Desember 2019

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 13:53 WIB
Kasus Corona Pertama di Inggris Mungkin Terjadi pada Desember 2019
Ilustrasi virus Corona.

Suara.com - Kasus pertama infeksi virus Corona mungkin saja sudah terjadi di Inggris sejak Desember 2019. Pengakuan dari anggota paduan di Yokshire menguatkan dugaan tersebut.

Jane Hall, salah satu anggota paduan suara di Voice of Yorkshire dan All Together Nowm mengungkapkan bahwa beberapa temannya jatuh sakit pada Januari, dan salah satu anggota mengalami gejala Covid-19 pada Desember 2019.

Menyadur dari Daily Mail, salah satu anggota paduan suara, Chris Kemp, jatuh sakit setelah berkontak dengan seorang pengusaha yang baru kembali dari Wuhan, China, pada pertengahan Desember.

Inggris sendiri mengkonfirmasi kasus pertama infeksi virus Corona pada Februari. Saat itu, dua orang dari sebuah keluarga jatuh sakit saat tengah menginap di hotel kawasan York City.

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

"Teman saya dari paduan suara menjadi sakit pada pertengahan Januari. Kemudian sahabatku, Christine, jatuh sakit, dan aku jatuh sakit pada akhir pekan pertama bulan Februari," kata Hall dikutip dari Daily Mail, Senin (11/5/2020).

"Saya memiliki tenggorokan yang terasa seperti menelan gelas yang pecah, suhu tinggi, sakit kepala," tambahnya.

Profesor John Wright, seorang dokter medis dan ahli epidemiologi di Institut Penelitian Kesehatan Bradford, menyebut apa yang dilaporkan Jane Hall adalah kasus yang menarik.

Dia menyebut pandemi Covid-19 yang tengah terjadi bisa jadi alarm bagi masyarakat dunia bahwa virus-virus musiman seperti itu bisa saja mewabah di masa mendatang.

"Pada kebanyakan kesempatan ketika orang menghubungi saya untuk mengatakan mereka memiliki gejala Covid-19 tahun lalu, saya meyakinkan mereka bahwa itu mungkin infeksi virus yang berbeda," kata John Wright.

"Tapi kisah Jane (Hall), dengan tautan ke Wuhan pada pertengahan Desember, sangat menarik. Kita harus berhati-hati dengan menganggap ini Covid-19."

"Sifat epidemi adalah mereka mulai dengan sangat, sangat lambat, dan sebelum itu disadari orang-orang, virus sudah menyebar beberapa waktu," tambahnya.

Profesor John Wright menambahkan bahwa penjelasan dari Jane Hall belum bisa disimpulkan bahwa yang bersangkutan benar-benar terinfeksi virus Corona.

Namun, tes antibodi disebutnya bisa membuktikan hal tersebut dengan mencari bekas infeksi sebelumnya. Dia berharap tes tersebut bisa dilakukan beberapa pekan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longgarkan Lockdown, Kasus Corona Covid-19 di Jerman Malah Meningkat

Longgarkan Lockdown, Kasus Corona Covid-19 di Jerman Malah Meningkat

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 11:41 WIB

Ceria Berkebaya, Pasien Sembuh Covid-19 Ratri Anindyajati Umumkan Lomba Ini

Ceria Berkebaya, Pasien Sembuh Covid-19 Ratri Anindyajati Umumkan Lomba Ini

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 17:10 WIB

Kisah Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia, Survive Walau Sempat Depresi

Kisah Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia, Survive Walau Sempat Depresi

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:59 WIB

Terkini

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:12 WIB

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:44 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:39 WIB

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:01 WIB

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 08:42 WIB

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:36 WIB

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB