Klaim Zero Case, Jurus Penangkal Corona di Kampung Akuarium

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 12 Mei 2020 | 14:29 WIB
Klaim Zero Case, Jurus Penangkal Corona di Kampung Akuarium
Penampakan kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut. (Suara.com/Arga).

Suara.com - PANDEMI Covid-19 di Tanah Air, rasanya menjalar, bercabang, dan membentuk kenyataan baru. Banyak hal baru yang hadir di tengah kehidupan masyarakat: seretnya perekonomian hingga reproduksi ketakutan yang berjalan secara masif.

Namun, ada kenyataan baru yang bisa dijumpai di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebuah kawasan dengan narasi yang panjang. Sebuah kawasan yang pernah menghadapi musuh nyata: penggusuran.

Pada 2016, saat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta, kampung ini digusur. Alasan revitalisasi dan menduduki tanah negara menjadi narasi yang dimunculkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kala itu.

******

Tiba di sekitar Kampung Akuarium, saya dan Yohanes --rekan sesama jurnalis-- harus melewati portal yang tidak sepenuhnya tertutup. Kami berdua harus menunduk untuk bisa masuk ke dalam Kampung Akuarium.

Kedatangan kami langsung disambut oleh Topaz Juanda, Ketua RT. 12 RW. 04, Penjaringan, Jakarta Utara. Kami berbicara banyak hal soal pandemi Covid-19 yang mewabah di Tanah Air hingga cara komunal Kampung Akuarium mengatasinya.

Diakui Topaz, tak ada kasus Covid-19 di Kampung Akuarium. Artinya, tidak ada warga yang dinyatakan positif atau masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan pasien dalam pemantauan (PDP).

"Iya. Di sini 0 kasus," ucap Topaz, Selasa (12/5/2020).

Topaz mengatakan, warga yang menghuni Kampung Akuarium sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi virus Corona. Sebelum Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada awal April 2020, warga Kampung Akuarium sudah 'sedia payung sebelum hujan'.

baca juga

Topaz bertutur, pihaknya telah mempersiapkan kebutuhan dasar bagi para warganya. Misalnya, memberikan masker, mendata warganya sudah lanjut usia, hingga menerapkan tutup portal.

Warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).
Warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

"Awal bulan Maret sudah paham akan pandemi ini. Kami persiapkan itu sebelum DKI menyatakan PSBB sebelum 9 April. Kami mempersiapakan masker untuk seluruh jiwa dan warga Akuarium. Selain itu, pembatasan dari portal kemanan dan pendataan kesehatan bagi lansia," sambungnya.

Soal akses keluar masuk di Kampung Akuarium, Topaz punya cerita tersendiri. Akses keluar masuk, kata dia, sangat terbatas: singkatnya, hanya warga Kampung Akuarium yang bisa mengaksesnya.

Penampakan kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut. (Suara.com/Arga).
Penampakan kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut. (Suara.com/Arga).

"Tadinya itu (portal) bentuknya besi jadi orang keluar masuk di sini terbatas sekali. ini tertibnya bukan main," beber Topaz.

Bahkan untuk pengemudi ojek online yang mengantar penumpang dan makanan hanya diperkenankan sampai portal saja. Untuk tamu tak dikenal, jangan harap bisa berkunjung. Mereka hanya sebatas menunggu di depan portal saja.

"Di sini, selain orang Kampung Akurium tidak bisa masuk. Jadi tamu yang kami enggak kenal enggak boleh masuk. Gojek dan Grab juga sama, tunggu di luar," tambahnya.

Pada tanggal 30 April 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rapid test-uji cepat- secara massal di Kampung Akuarium. Sebanyak 229 warga kampung Akuarium ikut dan dinyatakan negatif Covid-19.

"Kemarin pas tanggal 30 april Alhamdulillah sudah dilaksanakan rapid test dari Pemprov DKI sekitar 299 orang yang ikut negatif," ucap Topaz.

Penampakan PAUD di kawasan Kampung Akuarium yang diliburkan karena pandemi Corona. (Suara.com/Arga).
Penampakan PAUD di kawasan Kampung Akuarium yang diliburkan karena pandemi Corona. (Suara.com/Arga).

***

Tak jauh dari musala tempat kami berbicang dengan Topaz, berdiri sebuah bangunan untuk pendidikan anak usia dini. Namanya BKB PAUD Aquarium, sebuah lembaga formal yang diperuntukan bagi anak-anak di Kampung Akuarium.

Dharma Diani, koordinator Kampung Akuarium bertutur, kegiatan belajar mengajar di BKB PAUD Aquarium sudah ditiadakan sejak awal Maret 2020.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan guna menghidari kerumunan anak-anak dan pengajar.

"Iya sejak awal Maret memang sudah tak ada kegiatan belajar mengajar di PAUD ini," ucap Dharma.

Alhasil, para peserta didik harus menjalani kegiatan belajar di rumah masing-masing. Bahkan, kurikulum pendidikan yang sudah disusun oleh sejumlah tenaga pengajar disalurkan ke setiap rumah para peserta didik.

"Jadi tuh kurikulum yang sudah disusun diantar ke rumah murid masing-masing," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Jakarta Tak Pangkas Tunjangan Tenaga Medis Corona

Pemprov DKI Jakarta Tak Pangkas Tunjangan Tenaga Medis Corona

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:35 WIB

3 Wanita Jompo Tinggal Seatap, Mengemis di Tengah Pandemi Demi Sesuap Nasi

3 Wanita Jompo Tinggal Seatap, Mengemis di Tengah Pandemi Demi Sesuap Nasi

Jabar | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:26 WIB

4 Pelonggaran di Tengah PSBB: Transportasi Dibuka, Warga Boleh Aktivitas

4 Pelonggaran di Tengah PSBB: Transportasi Dibuka, Warga Boleh Aktivitas

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:00 WIB

Nyaris Sentuh 1.500, Pasien Positif Corona di Jabar Tembus 1.493 Orang

Nyaris Sentuh 1.500, Pasien Positif Corona di Jabar Tembus 1.493 Orang

Jabar | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:43 WIB

Wacana Relaksasi PSBB, Jokowi: Harus Hati-hati, Jangan Tergesa-gesa

Wacana Relaksasi PSBB, Jokowi: Harus Hati-hati, Jangan Tergesa-gesa

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:32 WIB

Panas Tinggi dan Kejang-kejang usai Melahirkan, Wanita PDP Corona Meninggal

Panas Tinggi dan Kejang-kejang usai Melahirkan, Wanita PDP Corona Meninggal

Banten | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:24 WIB

Jokowi: 82 Persen Angka Kematian Covid-19 Ada di Pulau Jawa

Jokowi: 82 Persen Angka Kematian Covid-19 Ada di Pulau Jawa

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:05 WIB

Eks Kapolda Bengkulu Kena Corona usai Sertijab, Mabes Polri Akui Belum Tahu

Eks Kapolda Bengkulu Kena Corona usai Sertijab, Mabes Polri Akui Belum Tahu

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:06 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×