CEK FAKTA: Benarkah Bansos Pemerintah Hanya 1 Liter Beras dan 2 Mie Instan?

Dany Garjito | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 10:57 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Bansos Pemerintah Hanya 1 Liter Beras dan 2 Mie Instan?
Video ibu-ibu mengeluhkan bantuan 1 liter beras dan 2 mie instan. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar di media sosial video seorang ibu yang mengeluhkan bantuan yang diterima dari pemerintah hanya berupa satu liter beras, dua bungkus mie instan, dan sebutir telur.

Video ini salah satunya diunggah sebuah akun Facebook Tengok VIDEO dengan narasi:

"VIRAL Ibu ini cuma dapat bantuan beras 1 liter dan mie instan 2 bungkus. mending dapat daripada tidak dapat apa2 cuma dapat janji doang." 

Sementara dalam video tersebut, seorang ibu mengatakan,

"Berarti ini yang dikasih selama 3 bulan. Mie dua, beras seliter, terus telur sebutir. Kalau ini masak besok saya sakit karena besok saya enggak makan karena cuma ini yang dikasih.

Sementara di sini warganya banyak yang dikasih empat orang. Nunggu sekian lama empat bulan.

Pak Gubernur bilang setiap KK wajib mendapatkan beras 10 liter mau pengontrak maupun pendatang. Saya pengontrak di sini.

Ini kampungnya kampung Gang Cibone RT 2 RW 7 Cimone Jaya Rajawali Tangerang Kota. Ini dapatnya beras satu liter indomi dua.

Kalau hari ini saya masak sakit saya karena besok enggak bisa makan. Apa saya bikin bubur? Sehari?

Mudik enggak boleh, saya enggak kerja suami saya enggak kerja. Bagimana pak?

Bilangnya ada bantuan sekian sekian. Tapi mana? Rakyat kecil mana, pengontrak mana?

Mau saya apain ini pak, apa saya masak sebutir? Dibubur? Kalau memang dari sananya dari atasannya kasih segini. Oke saya terima tapi kalau disalah gunain.."

Video ibu-ibu mengeluhkan bantuan 1 liter beras dan 2 mie instan. (Turnbackhoax.id)
Video ibu-ibu mengeluhkan bantuan 1 liter beras dan 2 mie instan. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah pemerintah hanya memberikan bantuan berupa 1 liter beras, 2 mie instan, dan satu butir telur?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com yang mengutip dari Tim Cek Fakta Medcom, klaim bahwa bantuan berupa 1 liter beras, mie instan 2 bungkus dan 1 butir telur dari pemerintah untuh 4 bulan adalah klaim yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Heboh Beredar Nata De Coco Mengandung Plastik, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Beredar Nata De Coco Mengandung Plastik, Benarkah?

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:20 WIB

CEK FAKTA: Benarkah COVID-19 Sengaja Dimasukkan ke Tubuh Lewat Rapid Test?

CEK FAKTA: Benarkah COVID-19 Sengaja Dimasukkan ke Tubuh Lewat Rapid Test?

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 18:38 WIB

Dikirimi Kill the DJ, Nadine Chandrawinata Dapat Kado Ultah yang Tak Biasa

Dikirimi Kill the DJ, Nadine Chandrawinata Dapat Kado Ultah yang Tak Biasa

Jogja | Selasa, 12 Mei 2020 | 19:35 WIB

CEK FAKTA: Kutuk Kapal China Pembuang ABK, GP Ansor Kirim Angkatan Laut?

CEK FAKTA: Kutuk Kapal China Pembuang ABK, GP Ansor Kirim Angkatan Laut?

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:16 WIB

Unik! UNDIP Pasang ATM Beras untuk Mahasiswa Tak Mudik karena Wabah Corona

Unik! UNDIP Pasang ATM Beras untuk Mahasiswa Tak Mudik karena Wabah Corona

Jawa Tengah | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:12 WIB

Terkini

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:47 WIB

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:42 WIB

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB