Geger Ratusan Pedagang Pasar di Gowa dan Makassar Positif Corona

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:57 WIB
Geger Ratusan Pedagang Pasar di Gowa dan Makassar Positif Corona
Rapid test virus corona. (Antara)

Suara.com - Ratusan pedagang pasar di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Sulawesi Selaran positif corona berdasarkan pemeriksaan rapid test. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melakukan rapid test massal di pasar-pasar di hari ketiga.

Dari total 18 pasar tradisional yang menjadi tempat pelaksanaan tes cepat COVID-19 di Kota Makassar, empat di antaranya masih berjalan di hari terakhir ini.

"Hasil 'rapid test' di hari ketiga ini di pasar tradisional tercatat 161 orang dinyatakan reaktif COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muh Ichsan Mustari saat meninjau tes cepat massal di Pasar Butung Makassar, Jumat siang.

Menurut dia berdasarkan data sementara dari pemeriksaan sekitar 6.000-an sampel di hari ketiga itu menunjukkan sebanyak 138 orang dinyatakan reaktif, bukan hanya dari pedagang tapi juga petugas pasar.

Sedangkan di Kabupaten Gowa, dari tujuh pasar tradisional yang melaksanakan tes cepat dari jumlah 3.000-an orang pedagang dan petugas pasar, ditemukan 23 orang dinyatakan reaktif.

"Bagi yang reaktif selanjutnya akan menjalani tes swab untuk memastikan statusnya. Kalau positif langsung menjalani isolasi mandiri di hotel yang disediakan pemerintah provinsi," katanya.

Tiga hotel, kata Muh Ichsan Mustari telah disediakan untuk menampung pasien COVID-19 yang kondisinya orang tanpa gejala (OTG) seperti di hotel Swiss Bell in, Losari Makassar dan Herper.

Sementara Pangdam XIV Hasanuddin sekaligus Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Sulsel, Mayjen Andi Sumange Rukka di sela pemantauan di pasar tersebut menyatakan setelah pasar-pasar selanjutnya akan dilakukan tes massal di tingkat pemukiman RT dan RW.

"Setelah pasar selesai, maka kita beralih ke tingkat RT dan RW, yang daerahnya dianggap zona merah, setelah itu kita mengevaluasi semuanya. Untuk sekarang ini kita hanya melihat sampai sejauh mana hasilnya. Bagi pedagang reaktif langsung kita bawa ke tempat isolasi," katanya.

Salah seorang pedagang setempat, Hj Ani menuturkan, tes cepat tersebut sangat membantu mereka dalam hal keamanan dan meminimalisir penyebaran virus corona itu.

baca juga

"Kalau saya ini sangat bagus, lebih aman buat kami dan bisa diketahui siapa saja yang kena, serta tes ini bisa meminimalisasi penyebaran COVID-19," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Jumat Ini, Warga Surabaya Jalani Tes Swab setelah Rapid Test

Mulai Jumat Ini, Warga Surabaya Jalani Tes Swab setelah Rapid Test

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2020 | 10:35 WIB

Gelar Rapid Test di Pasar, 4 Warga Karawang Positif Covid-19

Gelar Rapid Test di Pasar, 4 Warga Karawang Positif Covid-19

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 05:24 WIB

Wajib Bayar, Sopir Ambulans Keluhkan Biaya Rapid Test di Pelabuhan Merak

Wajib Bayar, Sopir Ambulans Keluhkan Biaya Rapid Test di Pelabuhan Merak

Banten | Jum'at, 15 Mei 2020 | 04:15 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×