Jadi Penerbang Wanita Pertama di TNI AU, Ini Sosok Letda Pnb Ajeng

Agung Sandy Lesmana

Senin, 18 Mei 2020 | 16:36 WIB
Jadi Penerbang Wanita Pertama di TNI AU, Ini Sosok Letda Pnb Ajeng
Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti penerbang tempur perempuan pertama di TNI Angkatan Udara. (ANTARA/HO-Dok Dispenau)

Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna melantik dan menyematkan secara simbolis wing penerbang kepada 42 perwira TNI AU pada upacara Wisuda Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-97 atau Wing Day, di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/5/2020).

KSAU juga melantik dua perwira TNI AD, dan satu perwira lulusan Sekbang Malaysia.

Upacara Wng Day hari ini sekaligus menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya TNI AU memiliki pilot pesawat tempur perempuan atau fighter yang akan menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Adalah Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti yang pada Senin ini menjadi satu dari 45 penerbang perwira TNI AU dan TNI AD yang diwisuda.

Wanita kelahiran Jakarta 25 September 1995 itu mengikuti jejak sang ayah, Kolonel Sus Prayitno sebagai prajurit TNI Angkatan Udara. Namun, tak disangka prestasinya sebagai prajurit TNI AU menjadikan dirinya sebagai penerbang tempur perempuan pertama TNI AU.

Wanita yang dibesarkan di Komplek TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2018, di mana semasa sekolahnya di SMAN 51 Jakarta pernah terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional pada 2011.

Sejak SMA, Ajeng dikenal sebagai murid disiplin dan selalu bekerja keras. Hal itu dibuktikannya dengan aktif sebagai anggota pasukan pengibar bendara. Dari level SMA, dia sukses menembus level provinsi dan puncaknya, terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional 2011.

Setelah lulus dari SMA Negeri 51 Jakarta, dia mendaftarkan sebagai taruni AAU pada 2014. Setelah melalui berbagai tes hingga pantukir, dia berhasil lolos dan resmi menjadi calon prajurit Swa Bhuwana Paksa.

Putri pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari ini memang memiliki tekad yang bulat untuk menjadi fighter karena para instrukturnya memberikan motivasi yang besar setelah melihat kemampuan fisik, psikis, dan bakat terbangnya yang mumpuni.

baca juga

"Saya hanya menjalani dengan serius dan menikmati semua tahapan latihan terbang hingga akhir. Para instruktur menyemangati saya, agar bisa menjadi fighter dan sekarang hal tersebut terwujud," kata wanita yang memiliki tinggi tubuh 172 cm ini.

Seusai dilantik oleh KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, perempuan berdarah Jawa ini akan memulai pengabdiannya di Skuadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, yang mengoperasikan pesawat tempur T50i Golden Eagle.

T50i Golden Eagle merupakan pesawat latih supersonik pabrikan Korea Aerospace Industry (KAI), Korea Selatan. Pesawat ini dipesan Kementerian Pertahanan dan diserahkan kepada TNI AU sejak 2014 untuk menggantikan Hawk Mk 53 buatan Inggris.

Di Indonesia, kata dia, pesawat tempur T-50i Golden Eagle berjumlah satu skadron, yakni 16 unit. Semuanya ditempatkan di Lanud Iswahjudi Madiun.

“Pesawat tempur ini digunakan untuk mendidik para penerbang tempur yang akan masuk ke dalam kegiatan operasional. Dan, setelahnya lulus maka kita akan kirim ke skadron operasional untuk mengawaki pesawat yang lain seperti F-16 dan Sukhoi,” jelasnya.

Golden Eagle ini sebanyak 16 unit atau satu skadron dan semuanya berada di Lanud Iswahjudi. T50i Golden Eagle ini digunakan untuk pesawat latih untuk mendidik para penerbang tempur akan masuk dalam kegiatan operasional. Setelah lulus, maka para penerbang ini akan dikirim ke ke skadron operasional untuk menjadi pilot pesawat tempur lainnya, seperti F-16 atau Sukhoi.

Di Indonesia, kata dia, pesawat tempur T-50i Golden Eagle berjumlah satu skadron, yakni 16 unit. Semuanya ditempatkan di Lanud Iswahjudi Madiun.

Kini, Ajeng akan menjadi pionir bagi juniornya bahwa kaum perempuan juga mampu menjadi penerbang tempur TNI AU yang sama baiknya dengan penerbang tempur laki-laki.

Kisahnya ini mirip dengan cerita dalam film Captain Marvel, di mana Carol Denver menjadi pilot wanita dalam film tersebut yang menjelma menjadi superhero. Kini, Letda Ajeng pun dijuluki sebagai 'Captain Marvel' Indonesia.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengaku bangga dengan keberhasilan Letda Pnb AjengTresna Dwi Wijayanti menjadi penerbang tempur perempuan pertama di TNI AU.

"Sesungguhnya saya menginginkan hal ini dan para senior sudah lama menantikan ini," kata Marsekal Yuyu.

Mantan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I ini menyebutkan, penjurusan di Sekbang dilaksanakan berdasarkan hasil prestasi seseorang.

Ia juga menegaskan sama sekali tidak melakukan intervensi untuk menjadikan Letda Ajeng lulus dari Sekbang.

"Saya biarkan apa adanya sesuai peraturan dan ketentuan pendidikan di Sekbang. Dan pada akhirnya dari Sekbang memutuskan satu orang untuk bisa diteruskan ke jurusan (penerbang) tersebut," jelasnya.

Letda Pnb Ajeng dinilainya memiliki prestasi yang baik selama menempuh pendidikannya.

Bahkan, di berbagai kelas kemampuan yang diikuti peserta didik, Letda Ajeng bisa menduduki posisi pertama dari seluruh angkatannya seperti melakukan latihan manuver yang mendukung jurusan tempur, seperti aerobatik, formasi dan lainnya juga diatas rata-rata.

"Ini artinya Letda Pnb Ajeng memiliki kemampuan sebagai penerbang tempur," kata Yuyu.

"Barangkali ada yang bertanya bagaimana seorang penerbang tempur dari wanita, yang mohon maaf memiliki beberapa keterbatasan. Tetapi perlu diketahui negara lain sudah lebih dulu mereka memiliki penerbang tempur perempuan, sehingga tak ada salahnya selain kita menghormati kesetaraaan gender, kita memberikan kesempatan kepada wanita jadi penerbang TNI AU kita," ujarnya.

KSAU pun berharap dengan melihat perjalanan pendidikannya di Sekbang, Letda Pnb Ajeng bisa menunjukkan kemampuannya sebagai penerbang tempur TNI AU dalam menjaga langit Indonesia.

"Saya mohon doa restu mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan bisa membanggakan kita semua," ujar Yuyu. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korpaskhas TNI AU Persembahkan Lagu Covid-19 Cepat Berlalu

Korpaskhas TNI AU Persembahkan Lagu Covid-19 Cepat Berlalu

Press Release | Selasa, 28 April 2020 | 01:18 WIB

TNI AU Gelar HUT ke-74 Secara Sederhana di Tengah Wabah Corona

TNI AU Gelar HUT ke-74 Secara Sederhana di Tengah Wabah Corona

Foto | Kamis, 09 April 2020 | 16:25 WIB

Marsma Bob Henry Panggabean: Pentolan Tim Aerobatik nan Tersohor

Marsma Bob Henry Panggabean: Pentolan Tim Aerobatik nan Tersohor

Video | Rabu, 11 Maret 2020 | 11:58 WIB

TNI AU Uji Terbang Pesawat Tempur F-16

TNI AU Uji Terbang Pesawat Tempur F-16

Foto | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:42 WIB

Oknum Polisi Nekat Curi Baterai BTS di Komplek TNI AU

Oknum Polisi Nekat Curi Baterai BTS di Komplek TNI AU

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 05:14 WIB

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:12 WIB

Usai Diobservasi di Natuna, WNI Tetap Dipantau Kondisi Kesehatannya

Usai Diobservasi di Natuna, WNI Tetap Dipantau Kondisi Kesehatannya

Foto | Senin, 10 Februari 2020 | 14:35 WIB

Salah Sebut TNI Menari "Senam Wayang", Lukman Saifuddin Dikoreksi Warganet

Salah Sebut TNI Menari "Senam Wayang", Lukman Saifuddin Dikoreksi Warganet

Jogja | Rabu, 05 Februari 2020 | 12:48 WIB

Siapkan 3 Pesawat, TNI Tunggu Perintah Kemenlu Evakuasi WNI di China

Siapkan 3 Pesawat, TNI Tunggu Perintah Kemenlu Evakuasi WNI di China

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 11:07 WIB

Viral Flash Mob Beksan Wanara di AAU, Ternyata Juga Pernah di Luar Negeri

Viral Flash Mob Beksan Wanara di AAU, Ternyata Juga Pernah di Luar Negeri

Jogja | Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×