Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 18 Mei 2020 | 21:29 WIB
Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang
Petugas melakukan pengecekan fasilitas lokasi isolasi sementara penanganan virus Corona (COVID-19) di Gedung Balai Latihan Kesenian Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (18/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat bilik untuk isolasi pasien corona Covid-19 di Balai Latihan Kesenian Tanah Abang Jakarta Pusat. Bilik ini dibuat khusus masyarakat yang terindikasi terkait kasus corona tetapi tak memiliki tempat layak untuk isolasi mandiri di rumahnya.

Orang yang menempatinya belum tentu pasien yang dinyatakan positif mengidap corona. Mereka bisa saja masih berstatus Pasien dalam Pengawasan, Orang dalam Pemantauan (ODP), hingga pemilik hasil reaktif dari rapid test.

Bilik-bilik ini mulai digunakan sejak hari ini, Senin (18/5/2020). Orang yang menempati berasal dari kawasan Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di hari pertama bilik ini digunakan, Suara.com berkesempatan melihat langsung lokasi ini. Di lokasi, dari luar tampak gedung ini seperti biasa tidak mencolok.

Tidak ada pengawasan ketat atau berlebihan untuk penjagaan orang di dalamnya. Terdapat beberapa petugas keamanan gedung yang menunggu di pos.

Sebelum masuk, terlihat ada sebuah tangki besar berisi air dan keran yang menyambung. Tangki ini digunakan untuk cuci tangan bagi para orang yang datang ke gedung ini.

Selanjutnya begitu masuk dari pintu depan, terdapat sebuah aula lengkap dengan panggung pementasan. Aula ini yang digunakan sebagai tempat mendirikan bilik isolasi.

Terlihat bilik yang terbuat seperti tenda warna oranye ini dijejerkan di bagian tengah aula. Ada juga beberapa bilik yang didirikan di atas panggung.

Satu unit bilik berukuran tinggi 1,5 meter dan lebar 2,5 meter. Satu bilik hanya boleh ditempati satu orang dan pel bed yang disediakan untuk tidur juga hanya satu.

Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu mengatakan di gedung ini terdapat 20 bilik isolasi. Selain itu ada dua ruangan khusus lainnya untuk satu keluarga yang terindikasi corona.

Para penghuni bilik disediakan berbagai kebutuhannya khususnya makanan selama diisolasi.

"Jadi kita bikin itu dalam gedung ada tenda-tenda terus dalam tenda ada tempat tidur, pel bed. Makanan dan segala macam kebutuhannya nanti kita siapkan. Kamar mandi, toilet, dan ruang pendingin ada," ujar Yassin saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

Sejauh ini sudah ada lima orang yang menempati gedung itu untuk diisolasi. Mereka membawa berbagai perlengkapan pribadi seperti pakaian, sajadah, handuk, tas dan barang elektronik yang mudah dibawa.

Lima orang yang tinggal di kawasan Kebon Melati ini sudah menjalani rapid test sebelumnya. Setelah dinyatakan reaktif, mereka dibawa ke tempat isolasi ini sambil menunggu hasil swab test yang akan keluar tiga hari kemudian.

"Kalau hasil swabnya positif mereka mau dikarantina ke mana, wisma atlet boleh, terserah. Atau memang nanti kalau di rumah juga isolasi boleh tapi kita liat dulu kondisi di rumahnya itu seduai dengan prosedur gak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:13 WIB

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:07 WIB

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB