Miris! Harimau Sumatera Mati Kena Jerat di Area Konsesi Perusahaan di Riau

Bangun Santoso

Selasa, 19 Mei 2020 | 12:49 WIB
Miris! Harimau Sumatera Mati Kena Jerat di Area Konsesi Perusahaan di Riau
Harimau Sumatera mati kena jebakan jeratan di area konsesi perusahaan di Riau. (Foto: Istimewa /via Riauonline.co.id)

Suara.com - Seekor harimau Sumatera ditemukan mati terjerat di kawasan konsesi PT. Arara Abadi di Desa Minas Barat, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Pada Senin (18/5/2020). Harimau berjenis kelamin jantan yang diperkirakan berumur 1,5 tahun itu, dilaporkan pihak perusahaan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada Senin, pukul 13.00 WIB.

"Saya Kepala Balai Besar KSDA Riau langsung berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan TKP, selanjutnya kami mengirimkan tim medis dan tim pengamanan serta tim pembiusan sekiranya harimau itu perlu dibius," ujar Kepala Balai BKSDA Riau, Suharyono sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com).

Tim evakuasi dan tim medis penyelamatan harimau menghabiskan waktu dua jam perjalanan, dan sekitar pukul 15.00 WIB mereka akhirnya tiba di lokasi. Saat tim tiba, kondisi harimau nahas itu telah terjerat dengan sebuah sling tali besi.

"Tim mengambil titik koordinat dan menemukan, benar bahwa ada seekor harimau jantan remaja belum terlalu dewasa, terjarat kaki kanan depannya, dan sangat menyedihkan sampai di sana Harimau tadi sudah mati," kata Suharyono.

Kemudian petugas melakukan pencarian informasi tentang berapa lama harimau tersebut mati. Dari informasi-informasi tersebut, petugas memperkirakan harimau telah terjerat lebih dari dua hari dan bahkan bisa sampai satu minggu.

"Dari tim medis kami, ada dokter Danang, ada paramedis Aswar, melihat kondisi harimau tadi, jelas, sudah terjerat lebih dari dua atau tiga hari ini, bahkan kami perkirakan informasi yang kami terima bahkan sudah lebih dari satu minggu, ini yang kami sayangkan, kami prihatin atas kejadian seperti ini," katanya.

Dengan kematian satwa silindungi ini, Suharyono merasa kecolongan. Apalagi mati karena perangkap jerat di areal konsesi. Bahkan, timnya menemukan umpan seekor bangkai babi yang diikat di sekitar bangkai harimau.

"Kita lagi-lagi kecolongan, adanya niat pemasang jerat, untuk memburu harimau, kami katakan ini adanya niatan, di TKP kami menemukan ada bangkai babi yang diikat, artinya bahwa itu merupakan umpan, patut diduga bahwasanya yang memasang jerat memang pemburu harimau," ujar dia.

Pihaknya kemudian membawa bangkai harimau itu ke kantor BBKSDA Riau. Untuk kemudian dilakukan tindakan neukropsi.

Selanjutnya BBKSDA Riau akan berkordinasi dengan pemegang Konsesi PT. Arara Abadi terkait adanya jerat-jerat di areal perusahan tersebut.

"Harimau tersebut terjerat di PT. AA, Pastinya kami akan minta penjelasan lebih lanjut kepada pemegang konsesi, dan kami akan berkordinasi ke pihak-pihak terkait atas kejadian pada malam hari ini," katanya menambahkan.

Saat ditanyakan adanya keterlambatan pihak perusahan memberikan informasi adanya Harimau Sumatera terjerat dikawasan mereka, Suharyono mengatakan pihaknya menemukan satwa tersebut telah mati saat timnya berada di lokasi.

"Yang jelas tidak tertolong Harimaunya, saat tim kami berada disana," Tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasihan! Harimau Sumatera Mati Terjerat

Kasihan! Harimau Sumatera Mati Terjerat

Foto | Selasa, 19 Mei 2020 | 10:51 WIB

Melihat Aksi Harimau Sumatera di Kebun Binatang Ragunan Secara Virtual

Melihat Aksi Harimau Sumatera di Kebun Binatang Ragunan Secara Virtual

Foto | Minggu, 17 Mei 2020 | 17:25 WIB

Diadang Tiga Harimau Sumatera, Enam Warga Berhasil Selamat dari Maut

Diadang Tiga Harimau Sumatera, Enam Warga Berhasil Selamat dari Maut

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:37 WIB

Bawa Sabu-Sabu, Pengendara Sedan Nyaris Tabrak Polisi

Bawa Sabu-Sabu, Pengendara Sedan Nyaris Tabrak Polisi

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 01:05 WIB

Auman di Lereng Merapi Bikin Geger Warga Klaten, Ini Dugaan Sumber Suaranya

Auman di Lereng Merapi Bikin Geger Warga Klaten, Ini Dugaan Sumber Suaranya

Jawa Tengah | Senin, 11 Mei 2020 | 12:11 WIB

Lihat Harimau Mondar Mandir di Kebun Sawit, Warga Jambi Geger

Lihat Harimau Mondar Mandir di Kebun Sawit, Warga Jambi Geger

News | Senin, 11 Mei 2020 | 11:03 WIB

Kasus Suap Alih Fungsi Hutan Riau, KPK Panggil Petinggi PT LDP Group

Kasus Suap Alih Fungsi Hutan Riau, KPK Panggil Petinggi PT LDP Group

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:10 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×