Warga Keluyuran saat PSBB, Satpol PP di Tanah Abang: Jangan Belanja Dulu

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 19 Mei 2020 | 13:44 WIB
Warga Keluyuran saat PSBB, Satpol PP di Tanah Abang: Jangan Belanja Dulu
Penampakan sekitar kawasan di Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Aktivitas yang melibatkan pedagang dan pengunjung tetap berlangsung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Padahal, Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan Kebijakan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Kenyataan tersebut bisa ditemukan Blok F Pasar Tanah Abang. Orang-orang yang menjual pakaian dan aksesoris masih berjualan seperti hari-hari biasanya, Selasa (19/5/2020).

Alhasil kontak fisik dalam bentuk berdesak-desakan sempat terlihat di lokasi tersebut. Pedagang yang masih berjualan bisa ditemukan di dalam pasar. Namun, para pedagang yang memunyai kios di pinggir jalan tetap tutup dan tidak berjualan.

Di satu sisi, petugas gabungan Satpol PP, TNI-Polri, serta Dinas Perhubungan juga berada di lokasi. Namun, mereka tidak menindak para pedagang yang masih berjualan. Puluhan petugas Satpol PP tampak bersiaga di depan akses masuk ke dalam Blok F.

Petugas Satpol PP, melalu pengeras suara, meminta para pengunjung untuk meninggalkan area pasar. Imbauan tersebut bertujuan agar para pengunjung tidak masuk ke dalam area Blok F.

"Mohon segera keluar bapak ibu. Diam-diam aja dulu di rumah. Jangan berbelanja dulu. Ini demi kebaikan kita semua," ujar salah satu petugas.

Sementara itu, di luar area Blok F, ratusan orang masih berlalu lalang. Suasana di trotoar jalan tampak dipadati oleh orang banyak. Mereka berjejalan hingga Jembatan penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

Kenyataan serupa bisa ditemukan di Blok G Pasar Tanah Abang. Kebanyakan pedagang di sana juga berjualan pakaian. Suasana di Blok G tidak kalah ramai dengan suasana di Blok F.

Terpisah, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu mengakui jika aktivitas jual beli di Blok G memang masih sering terjadi. Dia tak menampik jika para pedagang masih kerap berjualan di trotoar jalan.

baca juga

"Yang di Blok G masih ada (aktivitas), namun di trotoar saja," ujar Yassin melalui pesan singkat kepada Suara.com.

Meski demikian, kata Yassin, pihaknya tetap memberi imbauan bagi para pedagang untuk menghentikan sementara aktivitas jual beli. Pasalnya, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hinggs kekinian masih berlangsung.

"Masih, kami masih beri imbauan. Berlangsung terus pokoknya," sambungnya.

Yassin mengakui jika pihaknya kewalahan mengawasi pedagang yang nekat berjualan. Yassin mengaku jumlah personel Satpol PP kalah banyak dengan para PKL di Tanah Abang.

"Jumlah personel Satpol PP masih kurang. Karena bukan hanya di pasar Tanah Abang saja," bebernya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan PSBB sejak 10 April sampai 22 Mei 2020 untuk memutus rantai penyebaran virus corona COVID-19, kondisi ini bisa saja diperpanjang sesuai dengan kebijakan pemprov DKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKL Tetap Melapak saat PSBB, Kawasan Blok F Tanah Abang Diportal Petugas

PKL Tetap Melapak saat PSBB, Kawasan Blok F Tanah Abang Diportal Petugas

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 12:21 WIB

Sampai 18 Mei, 5.996 Orang di Jakarta Terinfeksi Virus Corona

Sampai 18 Mei, 5.996 Orang di Jakarta Terinfeksi Virus Corona

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:15 WIB

Ratusan Warga Ajukan Pergi dari Jakarta Saat Corona, 14 Orang Diizinkan

Ratusan Warga Ajukan Pergi dari Jakarta Saat Corona, 14 Orang Diizinkan

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:00 WIB

Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang

Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:29 WIB

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:13 WIB

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:07 WIB

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:30 WIB

GEGER! Kini 3 RW Dekat Tanah Abang Jadi Zona Merah Virus Corona

GEGER! Kini 3 RW Dekat Tanah Abang Jadi Zona Merah Virus Corona

News | Senin, 18 Mei 2020 | 17:02 WIB

Kewalahan Awasi Pedagang Tanah Abang, Camat Ngeluh Kurang Petugas Satpol PP

Kewalahan Awasi Pedagang Tanah Abang, Camat Ngeluh Kurang Petugas Satpol PP

News | Senin, 18 Mei 2020 | 16:59 WIB

Kucing-kucingan Berdagang saat PSBB, Ratusan Kios Tanah Abang Disegel

Kucing-kucingan Berdagang saat PSBB, Ratusan Kios Tanah Abang Disegel

News | Senin, 18 Mei 2020 | 16:28 WIB

Terkini

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

×