LIPI Ciptakan Obat Herbal Lawan Virus Corona

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2020 | 17:29 WIB
LIPI Ciptakan Obat Herbal Lawan Virus Corona
Pasien virus corona (Antara)

Suara.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menciptakan obat herbal melawan virus corona. Penciptaan ini dilakukan bersama mitra kerja.

Obat herbal itu disebut sebagai kandidat imunomodulator atau obat peningkat sistem imun berbahan tanaman herbal asli Indonesia untuk membantu pasien melawan COVID-19.

"Ini bukan bahan impor. Ini adalah bahan dari tanaman asli kita yang sudah turun temurun digunakan masyarakat Indonesia," kata peneliti LIPI Masteria Yunovilsa Putra selaku koordinator penelitian dan pengembangan imunomodulator dari bahan herbal untuk penanganan COVID-19.

Saat ini, sedang dipersiapkan uji klinis untuk kandidat imunomodulator yang akan digunakan terhadap 90 pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet.

Kandidat imunomodulator yang 100 persen berbahan keanekaragaman hayati Indonesia adalah kombinasi herbal dari tanaman obat asli Indonesia.

Kombinasi itu merupakan ekstrak dari Jahe merah (Zingiber officinale Roxb. var. rubrum Rosc.), meniran (Phylanthus niruri), sambiloto (Andrographis paniculata), dan sembung (Blumea balsamifera).

Kombinasi herbal tersebut memiliki tiga aktivitas penting yakni imunomodulator, antiinflamasi, dan antivirus.

Secara studi literatur, senyawa aktif dari empat tanaman herbal tersebut memiliki potensi memulihkan respon imun, menekan peradangan melalui penurunan aktivitas sitokin, dan melawan infeksi virus.

Selain itu, LIPI juga telah membuat kandidat imunomodulator berbahan Jamur Cordyceps yang telah dibudidayakan di tanah Indonesia.

baca juga

Jamur Cordyceps memiliki beberapa senyawa aktif yang berguna untuk kesehatan tubuh, yakni Cordycepin, Adenosine dan Polisakarida. Cordycepin berfungsi sebagai antiinflamasi dan antivirus, Adenosine berpotensi sebagai antivirus dan memiliki aktivitas anti-aritmia, Polisakarida memiliki aktivitas imunomodulator, antioksidan, anti-tumor dan anti-aging. Senyawa aktif dalam jamur Cordyceps itu berpotensi melindungi dari serangan virus.

LIPI melakukan uji klinik pengembangan imunomodulator herbal bekerja sama dengan Kalbe, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BaLitbangkes), Universitas Gadjah Mada, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dan Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia.

Presiden Joko Widodo sangat mendukung pengembangan obat dan suplemen dengan bahan yang berasal dari kekayaan biodiversitas Indonesia. Presiden Joko Widodo juga mendukung berbagai hasil riset dan inovasi yang mendukung penanganan COVID-19 dan menjawab kebutuhan bangsa.

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko menuturkan Indonesia merupakan negara dengan biodiversitas terbesar di dunia jika melihat luas daratan dan lautannya. Jika hanya daratan, Indonesia menjadi negara dengan biodiversitas ke-2 setelah Brasil.

Dari kekayaan biodiversitas yang melimpah itu, maka dapat dicari senyawa kandidat yang cocok untuk antivirus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Warga Terus Disiplin, JK: Virus Corona Bisa Mematikan

Ajak Warga Terus Disiplin, JK: Virus Corona Bisa Mematikan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 17:20 WIB

Courtois Sudah Tak Sabar Beraksi Kejar Gelar La Liga

Courtois Sudah Tak Sabar Beraksi Kejar Gelar La Liga

Bola | Rabu, 20 Mei 2020 | 17:10 WIB

Curhat Buruh Gendong Jogja, Bawa Barang 50 Kg Hanya Dibayar Rp 5 Ribu

Curhat Buruh Gendong Jogja, Bawa Barang 50 Kg Hanya Dibayar Rp 5 Ribu

Jogja | Rabu, 20 Mei 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×