Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan

Syaiful Rachman, Arief Apriadi

Kamis, 21 Mei 2020 | 17:45 WIB
Qiu Haibo: Perilaku Virus Corona Berubah, Beda dari Kasus Wuhan
Warga di Kota Wuhan tergeletak di jalanan diduga tewas karena virus corona, foto diambil pada Kamis (30/1/2020). (Foto: AFP / Hector Retamal)

Suara.com - Ahli pengobatan kritis dan bagian dari kelompok ahli Komisi Kesehatan Nasional China, Qiu Haibo, menduga virus Corona telah bermutasi dalam beberapa bulan terakhir dari awal kemunculannya pada Desember 2019.

Keyakinan Qiu muncul setelah meneliti kasus terbaru infeksi Covid-19 yang muncul dalam beberapa pekan terakhir di Jilin dan Heilongjiang, dua provinsi China di wilayah timur laut.

Menurut Qiu, masa inkubasi virus corona pada pasien di kedua provinsi tersebut lebih lama ketimbang pada pasien di Wuhan, kota tempat awal munculnya virus tersebut pada akhir tahun 2019. Pasien di klaster baru ini juga disebut Qiu memiliki waktu yang lebih lama dalam menunjukkan gejala infeksi seperti batuk dan sesak napas. Begitu pula waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan.

Kondisi itu membuat otoritas kesehatan kesulitan untuk mencegah penyebaran infeksi, lantaran lebih sulitnya mendeteksi pasien pengidap Covid-19.

"Periode yang lebih lama di mana pasien yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala telah menciptakan kelompok infeksi keluarga," kata Qiu dikutip The Japan Times, Kamis (21/5/2020).

Sekitar 46 kasus baru setidaknya dilaporkan China selama dua pekan terakhir yang tersebar di tiga kota, Shulan, Jilin, dan Shengyang.

Kebangkitan infeksi Covid-19 itu membuat pemerintah Negeri Tirai Bambu untuk kembali memberlakukan kebijakan lockdown di dua provinsi berpenduduk 100 juta orang tersebut.

Hingga kini, para ilmuwan masih belum memahami sepenuhnya apakah benar virus Corona di China telah bermutasi secara signifikan.

Pasalnya, terdapat dugaan yang mengarah bahwa dokter di China kini lebih sigap dalam penanganan Covid-19, sehingga dapat mengamati pasien lebih menyeluruh.

baca juga

Saat wabah virus Corona pertama kali muncul di kota Wuhan, sistem kesehatan setempat diketahui kewalahan, hingga hanya kasus paling serius yang bisa ditangani.

Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

"Secara teori, beberapa perubahan dalam struktur genetik dapat menyebabkan perubahan dalam struktur virus atau bagaimana virus berperilaku," kata Keiji Fukuda, direktur dan profesor klinis di School of Public Health University of Hong Kong.

"Namun, banyak mutasi yang menyebabkan virus ini tidak ada perubahan sama sekali."

Terlepas dari bermutasi atau tidaknya virus Corona, China secara cepat mulai mengantisipasi kemunculan gelombang kedua infeksi virus Corona.

Kota Wuhan, sebelumnya telah menjalani pengetesan Covid-19 masal. Tes itu mencakup seluruh penduduknya yang berjumlah 11 juta orang.

"Orang tidak boleh berasumsi bahwa puncaknya telah lewat atau mengendurkan penjagaan mereka," kata Wu Anhua, seorang dokter penyakit menular senior.

"Sangat mungkin bahwa epidemi ini akan berlangsung lama," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Brasil Perluas Penggunaan Obat Klorokuin

Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Brasil Perluas Penggunaan Obat Klorokuin

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:14 WIB

Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19, Wuhan Larang Warga Makan Binatang Liar

Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19, Wuhan Larang Warga Makan Binatang Liar

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 11:00 WIB

Terinfeksi Covid-19, Pria Ini Jadi Kurus Kehilangan 23 Kg Berat Badan

Terinfeksi Covid-19, Pria Ini Jadi Kurus Kehilangan 23 Kg Berat Badan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×