Hassan Diab: Lebanon Hadapi Krisis Pangan

Syaiful Rachman | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 18:15 WIB
Hassan Diab: Lebanon Hadapi Krisis Pangan
Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab. [AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengatakan negara yang dipimpinnya menghadapi risiko krisis pangan dan banyak masyarakat yang dalam waktu dekat mungkin kesulitan untuk membeli roti karena kondisi keuangan yang buruk serta dampak dari pandemi COVID-19.

"Lebanon, negeri produsen makanan untuk kawasan Mediterania Timur, menghadapi kesulitan luar biasa yang tidak tampak terbayangkan pada satu dekade silam: risiko krisis pangan besar," kata Diab dalam tulisannya di Washington Post.

"Beberapa pekan lalu, Lebanon menyaksikan 'demonstrasi akibat kelaparan' yang pertama kali terjadi. Banyak warga Lebanon telah berhenti membeli daging, buah, dan sayuran, dan mungkin akan segera kesulitan untuk sekadar membeli roti."

Dalam tulisannya itu, Diab juga memperingatkan tentang keadaan darurat ketahanan pangan global yang dipicu krisis COVID-19.

Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]
Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]

Dia menyebut upaya untuk membatasi ekspor makanan harus ditolak dan menyeru kepada Amerika Serikat serta Uni Eropa agar menyiapkan dana darurat untuk membantu negara kawasan Timur Tengah menghindari krisis yang parah.

Jika tidak, dia menulis, "kelaparan mungkin akan memicu arus migrasi ke Eropa yang kemudian bisa memunculkan ketidakstabilan di kawasan."

Lebanon sudah mengalami krisis bahkan sebelum muncul pandemi. Nilai mata uang negara itu merosot hingga lebih dari setengah sejak Oktober tahun lalu di tengah kekurangan likuiditas mata uang; inflasi dan pengangguran juga melonjak. Negara itu bahkan mengalami gagal bayar nasional pada Maret lalu.

"Sejak awal 2020, harga pangan impor di Lebanon naik dua kali lipat," tulis Diab. Sebagaimana diketahui, lebih dari setengah pasokan pangan di negara itu adalah hasil impor.

Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]
Kericuhan terjadi di kota Tripoli, Lebanon, Selasa (28/4/2020), akibat krisis ekonomi yang terjadi karena pandemi corona. [AFP]

Sebanyak 80 persen stok gandum Lebanon dipasok dari Ukraina dan Rusia, namun bulan lalu Rusia menangguhkan ekspor gandum, sedangkan Ukraina juga tengah mempertimbangkan langkah serupa.

Diab, yang menjabat mulai awal tahun ini dengan dukungan dari Hizbullah--kelompok politik Syiah yang disokong Iran--serta sekutunya, juga menyalahkan kesalahan penanganan urusan politik selama beberapa dekade ke belakang dan korupsi atas kurangnya investasi pada pertanian.

Pandemi COVID-19 disertai karantina wilayah telah memperparah krisis ekonomi dan mengganggu rantai pasok pangan." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB

Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:13 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:21 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:44 WIB

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:30 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:20 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB