Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:28 WIB
Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban
Asap mengepul akibat serangan Israel di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari sisi perbatasan Israel pada hari Minggu di tengah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Pasukan Israel mengumumkan bahwa mereka telah merebut kembali Punggungan Beaufort yang strategis di utara Sungai Litani. [Foto oleh Atef Safadi/EPA]
baca 10 detik

 

  • Serangan militer Israel melukai dua petugas medis di Lebanon selatan.

  • Kementerian Kesehatan Lebanon mengecam keras penargetan sistematis terhadap armada ambulans.

  • Pasukan Israel memutus akses jalan antarwilayah dan menembaki area Majdel Zoun.

Suara.com - Serangan udara militer Israel menghantam 1 unit ambulans dan melukai 2 petugas medis di kota Nabatieh al-Fawqa, Lebanon selatan.

Aksi penembakan langsung tersebut merusak armada penolong milik Pertahanan Sipil - Otoritas Kesehatan Islam.

Insiden mematikan ini menegaskan eskalasi bahaya yang terus mengincar para tenaga medis di garis depan perbatasan.

Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]
Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]

Kementerian Kesehatan Lebanon menilai penargetan armada penyelamat ini merupakan bukti nyata pelanggaran hukum kemanusiaan internasional.

Dikutip dari Al Jazeera, pemerintah setempat menegaskan bahwa gempuran terhadap fasilitas kesehatan berlangsung secara sistematis dan terstruktur.

Pihak kementerian mendesak komunitas internasional serta badan PBB untuk segera turun tangan menghentikan gempuran susulan.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengecam keras aksi tersebut yang disebut sebagai "bagian dari penargetan sistematis terhadap pekerja kesehatan dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta kemanusiaan."

Kondisi armada yang hancur parah kini menambah panjang daftar kerugian fasilitas medis di kawasan konflik.

Dua paramedis yang menjadi korban langsung mendapatkan perawatan darurat akibat luka-luka yang diderita.

baca juga

Selain menggempur fasilitas medis, pasukan militer Israel melancarkan operasi pembongkaran jalan menjelang fajar.

Sejumlah perlintasan utama yang menghubungkan kawasan Haddatha, Tayri, dan Qounine hancur diterjang material berat.

Aksi perusakan infrastruktur ini melumpuhkan akses mobilitas warga sipil antarwilayah di Lebanon selatan.

Tembakan senapan mesin berat juga dimuntahkan ke pinggiran kota Majdel Zoun pada Jumat pagi.

Wilayah perbatasan Lebanon selatan terus berada dalam cengkeraman tensi militer yang sangat tinggi.

Saling serang di area perbatasan kerap mengorbankan infrastruktur sipil serta petugas kemanusiaan yang bertugas di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas

Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:51 WIB

Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga Melalui Ambulans Gratis

Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga Melalui Ambulans Gratis

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:21 WIB

Buntut Serangan Rudal ke Tanker Arab Saudi, Dunia Terancam Krisis BBM Lagi

Buntut Serangan Rudal ke Tanker Arab Saudi, Dunia Terancam Krisis BBM Lagi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:32 WIB

Terkini

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

×