Besuk Rekan di Penjara, Rian Hidayat Malah Ikut Dibui

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 27 Mei 2020 | 13:50 WIB
Besuk Rekan di Penjara, Rian Hidayat Malah Ikut Dibui
Ilustrasi. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Setelah tepergok mau menyelundupkan obat-obatan terlarang ke dalam barang-barang, seorang pemuda bernama Rian Hidayat bin Amir Daeng La’ju terpaksa kembali masuk penjara setelah tak lama dibebaskan lewat program asimilasi.

Penyelundupan barang haram itu dilakukan Rian saat hendak menjenguk rekannya yang mendekat Rumah Tahanan Kelas II B Jeneponto.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Rutan kelas IIB Jeneponto, Hendrik kepada terkini.id, Rabu, 27 Mei 2020 lewat telepon WhatsAppnya.

“Kemarin sekitar pukul 09.00 Wita Anggota menemukan pil obat yang diduga obat-obatan terlarang di dalam barang titipan salah seorang pembesuk,” kata Hendri seperti dilaporkan terkini.id.

Menurutnya, kasus ini terbongkar saat petugas memeriksa barang-barang yang dibawa Rian saat hendak membesuk rekannya.

“Terduga pelaku datang untuk membesuk salah seorang inisial R aliyas J yang merupakan tahanan kasus narkoba, namun petugas melarang masuk sehingga barang berupa kopi, roti dan rokok yang terbungkus itu dititip ke petugas. Saat petugas memeriksa barang tersebut ditemukan pil oba-obatan di dalam pembungkus rokok,” kata dia.

Hendrik mengaku saat anggotanya menemukan obat-obatan itu pihaknya langsung menghubungi Sat Nary Polres Jeneponto.

“Kami langsung menghubungi pihak Polres Jeneponto dan Pelaku dan barang bukti telah berada di pihak kepolisian, untuk dilakukan pendalaman,” kata dia. 

Kepala Rutan kelas IIB Jeneponto itu pun mengatakan, tahanan inisial R aliyas J yang diperuntukkan barang tersebut mengaku tidak pernah meminta kepada seseorang untuk membesuk dirinya.

baca juga

“Tahanan inisial R aliyas J tidak mengakui bahwa barang itu untuk dirinya, kita sudah cek, tahanan tersebut tidak memiliki hp, namun kita tunggu hasil pendalaman pihak kepolisian,” tutup Hendrik.

Hal itupun dibenarkan oleh oleh Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul saat dikonfirmasi.

“Iya, benar terduga pelaku merupakan tahanan Narkoba yang diberikan asimilasi, dia datang untuk membesuk tahanan di rutan kelas 2 B Jeneponto dengan membawa rokok, kopi dan kue, namun pada saat diperiksa oleh salah satu petugas rutan ditemukan 1 (satu) buah pembngkus rokok Class Mild berisi obat-obatan yang diduga obat daftar G sejumlah 261 (dua ratus enam puluh satu) butir namun belum diketahui jenisnya,” kata AKP Syahrul.

AKP Syahrul mengungungkapkan, saat ditemukan obat-obatan tersebut, Ka Rutan menghubungi Kanit 2 Sat Narkoba Polres, Ipda Sunardi.

“Anggota Sat Narkoba Polres Jeneponto yang dipimpin oleh Ipda Sunardi, menuju ke Rutan kelas 2 B Jeneponto, untuk menjemput pelaku dengan maksud untuk introgasi dan dilakukan penyitaan barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan di Labfor guna mengetahui apakah obat-obayan yang ditemukan itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Syahrul mengatakan, obat-obatan yang ditemukan itu masuk dalam obat daftar G atau obat-obatan terlarang.

“Setelah dilakukan introgasi dan penyitaan barang bukti, pelaku tersebut diserahkan kembali ke rutan kelas 2 B Jeneponto dan diterima oleh petugas piket jaga rutan pada saat itu,” ucapnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tusuk Warga dengan Pisau, Napi Asimilasi di Banjarmasin Kembali Masuk Bui

Tusuk Warga dengan Pisau, Napi Asimilasi di Banjarmasin Kembali Masuk Bui

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 11:24 WIB

Dalam Waktu 1 Bulan, Napi Asimilasi 7 Kali Curi Motor

Dalam Waktu 1 Bulan, Napi Asimilasi 7 Kali Curi Motor

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:56 WIB

Hingga Lebaran Kedua, Total 135 Napi Asimilasi Ditangkap Polisi

Hingga Lebaran Kedua, Total 135 Napi Asimilasi Ditangkap Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 06:30 WIB

Hingga Senin 25 Mei, Polisi Tangkap 135 Napi Asimilasi yang Kembali Berulah

Hingga Senin 25 Mei, Polisi Tangkap 135 Napi Asimilasi yang Kembali Berulah

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 02:45 WIB

Agar Tak Berulah Lagi, Polisi Ajak Napi Asimilasi Bantu Atur Lalu Lintas

Agar Tak Berulah Lagi, Polisi Ajak Napi Asimilasi Bantu Atur Lalu Lintas

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 07:21 WIB

Sok-sokan Nantang Polisi, 2 Napi Asimilasi Kembali Diciduk Gegara Curanmor

Sok-sokan Nantang Polisi, 2 Napi Asimilasi Kembali Diciduk Gegara Curanmor

News | Senin, 18 Mei 2020 | 14:01 WIB

Curi Mobil di Tegalrejo, Napi Asimilasi Asal Purworejo Diringkus Lagi

Curi Mobil di Tegalrejo, Napi Asimilasi Asal Purworejo Diringkus Lagi

Jogja | Kamis, 14 Mei 2020 | 18:05 WIB

Bukan Tobat usai Dibebaskan karena Corona, Iswahyudi Malah Perkosa Tetangga

Bukan Tobat usai Dibebaskan karena Corona, Iswahyudi Malah Perkosa Tetangga

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:42 WIB

Oknum Lapas Diduga Jual Program Asimilasi dan 6 Berita Napi Kumat Lagi

Oknum Lapas Diduga Jual Program Asimilasi dan 6 Berita Napi Kumat Lagi

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 09:33 WIB

106 Napi yang Bebas karena Corona Kembali Kumat, Maling hingga Cabuli Anak

106 Napi yang Bebas karena Corona Kembali Kumat, Maling hingga Cabuli Anak

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 21:23 WIB

Terkini

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB