Viral! Karya Seni dari Pernyataan Mahfud MD soal Korban HAM Papua

Dany Garjito, Rifan Aditya

Selasa, 02 Juni 2020 | 21:26 WIB
Viral! Karya Seni dari Pernyataan Mahfud MD soal Korban HAM Papua
Viral! Karya Seni dari Pernyataan Mahfud MD soal Korban HAM Papua (Instagram @henri.affandi)

Suara.com - Karya seni yang dibuat berdasarkan pernyataan Mahfud MD tentang korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Papua viral di media sosial. Henri Affandi adalah perupa asal Indonesia di balik karya seni tersebut.

Henri mengungkapkan ide karya seni ini berasal dari pernyataan Mahfud MD atas dokumen yang berisi nama 243 korban sipil yang tewas di Nduga sebagai sampah.

Pernyataan ini, lanjutnya mencerminkan pandangan negara terhadap orang Papua yang berkulit hitam, termasuk anak-anak yang bahkan tidak bertahan satu hari pun.

"Sayangnya, hal ini hanya satu dari banyak kasus lain yang nama korbannya tidak tercatat," ujar Henri Affandi kepada Jubi.co.id, Selasa (2/6/2020).

Instalasinya itu sudah dipamerkan di High Holborn, London, Inggris pada tanggal 29 Februari sampai 11 Maret dalam sebuah pameran berjudul "Paradise Island".

"Pameran ini menceritakan kehidupan masyarakat Papua. Di balik pantai yang indah dan budaya yang kaya, masyarakat Papua ditindas dan tanah mereka dieksploitasi. Karena pandemic Covid-19 ini tidak memungkinkan saya untuk menunjukkan pameran secara fisik, saya sedang mencoba untuk membuat pameran digital," kata Henri Affandi.

Pria yang tengah menempuh studinya di Wimbledon College of Arts, University of the Arts London memberi judul karyanya dengan "Sampah (Rubbish)".

Henri memakai resi/struk sebagai material utama karya tersebut. Kertas resi/struk menggambarkan konsep pemberian ganti rugi.

Pihak yang bertanggung jawab atas kematian warga sipil yang terjebak dalam baku tembak seharusnya memberikan ganti rugi. Namun mencantum harga atas nyawa yang hilang seakan-akan memberikan implikasi bahwa pemerintah dapat menyelesaikan masalah tersebut hanya dengan memberikan sejumlah uang kepada keluarga yang ditinggalkan.

baca juga

Henri lantas mengganti angka ganti rugi tersebut dengan umur para korban. Ia ingin memberi pernyataan bahwa pemerintah telah merampas masa depan para korban.

Resi yang ada di karya "Sampah" tidak hanya berisi nama-nama korban Nduga. Tapi juga terdapat nama korban kekerasan di Papua mulai tahun 1960.

Karya seni dari pernyataan Mahfud MD soal korban HAM Papua (Instagram @henri.affandi)
Karya seni dari pernyataan Mahfud MD soal korban HAM Papua (Instagram @henri.affandi)

"Karya tersebut akan terus berkembang, di mana saya akan menambah nama-nama korban yang selama ini belum diketahui dan belum didokumentasi," ujar Henri.

Foto-foto karya instalasi "Sampah" ini diunggah Henri ke akun Instagram miliknya, @henri.affandi, Jumat (29/5/2020).

Dalam unggahannya itu, Henri memberikan hastag #BlackLivesMatter dan #Papualivematter.

"Orang-orang yang berkulit hitam, terlepas dari mereka berada di Minneapolis atau Jayapura, mengalami ketidakadilan yang sama," kata Henri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Motor Terbakar Disemprot Disinfektan, Pengendara Lari Kalang Kabut

Viral Motor Terbakar Disemprot Disinfektan, Pengendara Lari Kalang Kabut

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 19:40 WIB

Viral Video Warga Berdesakan Padati Pantai Anyer Habiskan Jatah Libur

Viral Video Warga Berdesakan Padati Pantai Anyer Habiskan Jatah Libur

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 18:58 WIB

Youtuber Tempel Uang dan Makanan Gratis di Mobil, Malah Diserbu Anak Punk

Youtuber Tempel Uang dan Makanan Gratis di Mobil, Malah Diserbu Anak Punk

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 18:18 WIB

Gagal Transaksi di Online Shop, Calon Pembeli Malah Diancam Santet

Gagal Transaksi di Online Shop, Calon Pembeli Malah Diancam Santet

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:57 WIB

Viral Gurame Rp 1,3 Juta, Pemilik Warung: Itu Tidak Benar, yang Benar..

Viral Gurame Rp 1,3 Juta, Pemilik Warung: Itu Tidak Benar, yang Benar..

Jabar | Minggu, 31 Mei 2020 | 23:01 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×