Nyeleneh, Trump Puji Diri Sendiri Klaim Berhasil Redam Protes di AS

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2020 | 10:19 WIB
Nyeleneh, Trump Puji Diri Sendiri Klaim Berhasil Redam Protes di AS
Presiden AS Donald Trump memberikan update pandemi virus corona, 15 April 2020. [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan nyeleneh. Kali ini dia memuji diri sendiri setelah mengklaim sukses meredam protes kematian George Floyd di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Menyadur 9News, Trump menyebut kepemimpinannya telah berhasil menjaga perdamaian relatif di Washington DC dan Minneapolis.

Dia juga memuji otoritas keamanan yang dianggapnya bekerja luar biasa. Tampil dominan dalam menjinakan para pengunjuk rasa.

"DC tidak memiliki masalah semalam. Banyak penangkapan. Pekerjaan hebat dilakukan oleh semua," cuit Trump di Twitter Selasa (2/6/2020) malam.

"Kekuatan yang luar biasa. Dominasi. Demikian juga, Minneapolis hebat (terima kasih Presiden Trump!)."

Sebelum menulis tweet nyeleneh tersebut, aksi Donald Trump di tengah protes besar-besaran warga Amerika Serikat juga tak kalah kontroversial.

Politikus partai Republik itu diketahui mendatangi gereja Episkopal St. John yang terletak di seberang Gedung Putih. Dia berfoto di depan gereja sambil menunjukan Alkitab.

Donald Trump juga sebelumnya sempat mengancam bakal mengerahkan pasukan militer apabila pemimpin di negara-negara bagian gagal menjinakan demonstran.

Seorang demonstran melemparkan alat pemadam kebakaran ke gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]
Seorang demonstran melemparkan alat pemadam kebakaran ke gedung yang terbakar saat demonstrasi di Minneapolis, Minnesota, Jumat (29/5). [Chandan Khanna/ AFP]

Wacananya itu mendapat banyak respon dari berbagai pihak termasuk lawan politiknya. Mereka secara terang-terangan mengkritik rencana Trump yang dinilai bak diktator.

baca juga

Salah satu politkus yang tak setuju dengan rencana pria 73 tahun itu adalah Hillary Clinton.

Hillary merupakan eks calon Presiden Amerika Serikat yang menjadi pesaing Donald Trump pada Pilpres AS tahun 2016.

Melalui media sosial Twitter, istri dari Presiden AS ke-42 Bill Clinton itu menyebut apa yang dilakukan Donald Trump sangat tidak etis.

"Malam ini Presiden Amerika Serikat menggunakan militer untuk menembak para demonstran damai dengan peluru karet dan gas air mata," tulis Hillary Clinton, Selasa (2/6/2020).

"Ini adalah penggunaan kekuatan presiden yang mengerikan terhadap warga negara kita sendiri, dan tidak memiliki tempat di mana pun, apalagi di Amerika," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes atas George Floyd di St Louis Rusuh, Empat Polisi Tertembak

Protes atas George Floyd di St Louis Rusuh, Empat Polisi Tertembak

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 08:06 WIB

Mark Zuckerberg Buka Suara ke Karyawan Facebook soal Postingan Trump

Mark Zuckerberg Buka Suara ke Karyawan Facebook soal Postingan Trump

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:30 WIB

Duh, Puluhan Mobil Jadi Korban Dikempesin Polisi Saat Demo George Floyd

Duh, Puluhan Mobil Jadi Korban Dikempesin Polisi Saat Demo George Floyd

Otomotif | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:11 WIB

Ribuan Demonstran Aksi George Floyd di Paris Ditembaki Gas Air Mata

Ribuan Demonstran Aksi George Floyd di Paris Ditembaki Gas Air Mata

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:18 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×