Seekor Gajah Hamil di India Mati setelah Makan Nanas Isi Petasan

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 03 Juni 2020 | 17:13 WIB
Seekor Gajah Hamil di India Mati setelah Makan Nanas Isi Petasan
Seekor gajah betina mati setelah makan nanas berisi petasan.[Facebook/Mohan Krishnan]

Suara.com - Seekor gajah yang sedang hamil mati setelah memakan buah nanas yang telah diisi petasan. Ia mati dengan posisi berdiri di tengah-tengah sungai.

Menyadur NDTV, seekor gajah yang sedang hamil meninggal pada Rabu lalu (27/5/2020), setelah dia makan nanas yang diisi dengan petasan, yang diduga sengaja dibuat oleh penduduk setempat. Buah itu meledak di mulutnya yang menyebabkan luka cukup parah.

Insiden itu terungkap setelah seorang petugas hutan menceritakan detail kematian sang gajah di media sosial. Gajah liar tersebut meninggalkan hutan Silent Valley di distrik Palakkad ke desa terdekat untuk mencari makanan.

Menurut petugas hutan setempat, gajah tersebut diduga telah memakan nanas yang dicampur dengan kerupuk buatan. Kerupuk tersebut dapat meledak layaknya petasan, biasanya digunakan oleh penduduk setempat untuk melindungi ladang mereka dari babi hutan.

"Dia mempercayai semua orang. Ketika nanas yang dia makan meledak, dia pasti terkejut dan tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi anak yang akan dia lahirkan dalam 18 hingga 20 bulan," kata petugas hutan Mohan Krishnan anggota Tim Respon Cepat penyelamatan gajah.

Seekor gajah betina yang sedang hamil mati setelah makan nanas berisi petasan.[Facebook/Mohan Krishnan]
Seekor gajah betina yang sedang hamil mati setelah makan nanas berisi petasan.[Facebook/Mohan Krishnan]

Begitu kuat ledakan kerupuk di mulutnya sehingga lidah dan mulutnya terluka parah, membuatnya sangat kesakitan dan tidak bisa makan.

"Dia tidak melukai satu orang pun, bahkan ketika dia berlari di jalan-jalan desa dengan rasa sakit. Dia tidak menghancurkan satu rumah pun. Inilah sebabnya saya berkata, dia sangat baik," tulis Mr Krishnan di akun media sosial Facebook.

Gajah itu akhirnya berjalan ke Sungai Velliyar dan berdiri di sana. Dalam foto-foto yang dibagikan, memperlihatkan gajah tersebut berdiri di tengah-tengah sungai dengan posisi mulut dan belalai terendam air.

Menurut keterangan petugas hutan setempat, sang gajah melakukan hal tersebut untuk menghindari hinggapan lalat atau serangga lain di luka-lukanya.

baca juga

Petugas kemudian membawa dua ekor gajah untuk menyelamatkannya keluar dari sungai. "Tetapi saya pikir dia memiliki indra keenam. Dia tidak membiarkan kita melakukan apa pun," tulis Mohan Krishnan.

Mati dengan posisi berdiri dan di tengah-tengah sungai.[Facebook/Mohan Krishnan]
Mati dengan posisi berdiri dan di tengah-tengah sungai.[Facebook/Mohan Krishnan]

Setelah upaya yang dilakukan oleh petugas untuk menyelamatkan sang gajah, sang gajah betina meninggal pada pukul 4 sore waktu setempat dengan posisi berdiri di tengah sungai.

Setelah mati, gajah itu kemudian dibawa ke dalam hutan untuk dikremasi.

"Dia perlu diberi penghormatan yang layak. Untuk itu, kami membawanya ke dalam hutan dengan truk. Dia berbaring di atas tumpukan kayu bakar, di tanah tempat ia bermain dan dibesarkan." tulis Krishnan.

Aku bisa merasakan kesedihan dokter yang melakukan otopsi meskipun ekspresi di wajahnya tidak terlihat karena tertutup masker. Kami mengkremasinya di atas tumpukan kayu. Kami membungkuk di hadapannya dan memberikan penghormatan terakhir." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Virus Corona India Tembus 200.000, Hampir 6.000 Meninggal Dunia

Kasus Virus Corona India Tembus 200.000, Hampir 6.000 Meninggal Dunia

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 14:27 WIB

Bikin Gemas, Monyet di India Lakukan Sosial Distancing saat Diberi Makan

Bikin Gemas, Monyet di India Lakukan Sosial Distancing saat Diberi Makan

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:00 WIB

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×