Waduh! Kotak Penyimpanan Sampel Swab Pasien Corona Makassar Diambil Pencuri

Bangun Santoso

Minggu, 07 Juni 2020 | 07:55 WIB
Waduh! Kotak Penyimpanan Sampel Swab Pasien Corona Makassar Diambil Pencuri
Kotak penyimpanan sampel swab pasien Corona di Makassar dicuri warga. (Foto: LB Agung Farmasi/via Terkini.id))

Suara.com - Polisi tengah memburu pelaku pencurian kotak penyimpanan atau cool box berisi sampel swab pasien Covid-19 dari RSUD Labuang Baji, Kota Makassar.

Adapun identitas pelaku telah diketahui oleh polisi. Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan.

“Yang kemarin itu akan melakukan pencarian, tetap akan kami proses karena boks sudah kami ambil. Yang bersangkutan warga itu sudah kami ketahui identitasnya. Yang dilakukan, kami akan tetap proses secara hukum,” kata Yudhiawan sebagaimana dilansir Terkini.id (jaringan Suara.com).

Pelaku diduga mencuri cool box tersebut saat ratusan warga hendak mengambil jenazah pasien PDP corona.

Menurut Yudhiawan, bahwa aksi yang dilakukan pelaku merupakan tindakan pencurian aset negara. Hal itu melanggar aturan karena sudah mengambil barang-barang inventaris milik negara yang ada di rumah sakit.

“Sekarang ini masih dalam proses protokol kesehatan, termasuk di mana pun tempat yang melibatkan orang banyak itu harus mematuhi protokol kesehatan. ODP, PDP, jangan diambil paksa, apalagi dengan menggunakan senjata tajam. Itu akan kami proses,” kata Yudhiawan menjelaskan.

Sebelumnya, kabar terkait pencurian kotak penyimpanan sampel swab pasien Covid-19 itu viral di jejaring Whatsaap pada Jumat 5 Juni 2020, usai diunggah oleh seorang netizen dengan nama akun LB Agung Farmasi.

Dalam narasi unggahannya, akun LB Agung Farmasi mengungkapkan bahwa kotak penyimpanan sampel swab pasien Covid-19 itu diambil warga dari RS Labuang Baji, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Mohon bantuannya dulu teman-teman ke yang bawa lari cool box ini. Sampaikan untuk bawa kembali ke RS Labuang Baji. Berbahaya kalau sampai jatuh ke masyarakat,” tulis LB Agung Farmasi.

baca juga

Ia menyebutkan bahwa cool box tersebut biasa digunakan untuk menyimpan sampel swab pasien Corona.

“Cool box yang biasa digunakan untuk mengambil sampel swab pasien Covid-19. Bayangkan kalau disentuh-sentuh oleh orang yang tidak mengerti,” ujarnya.

Kabar terkait hal itu kemudian dibenarkan oleh Direktur RS Labuang Baji, Andi Mappatoba.

“Iya diambil paksa. Dia kira apa ini cool box itu. Tapi begini, tadi pagi kejadian tiba-tiba ada orang hampir 100-an datang ke rumah sakit, tidak tahu dari mana asalnya masuk ke ruang perawatan mengambil itu,” kata Andi Mappatoba, Jumat (5/6/2020).

Menurut Mappatoba bahwa terdapat dua cool box yang diambil oleh pencuri. Namun, untungnya beberapa petugas medis segera mencari cool box itu dan akhirnya ditemukan.

“Sudah dikembalikan tadi, karena dia bawa keluar sampai di jalan, kami kejar ambil itu. Kan ada dua yang dibawa, satu itu yang tempat penyimpanan (sampel),” katanya.

Kendati telah dikembalikan, namun pihaknya tidak mengetahui persis apakah cool box itu telah dibuka oleh oknum warga yang mengambil atau tetap dibiarkan tertutup.

Menurutnya, sampel yang berada dalam cool box tersebut bisa berbahaya karena berisi hasil pemeriksaan pasien terduga Corona.

“Bahaya itu, karena di dalam cool box itu ada satu hasil pemeriksan di dalamnya. Berandai-andai misalnya itu orang memegang dan menyetuh atau membuka kebetulan itu barang hasilnya positif kan menyebar itu. Tapi saya perhatikan itu dalam kondisi tertutup saat dikembalikan. Sudah kembali dua-duanya,” katanya menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khofifah: Jatim Waspada Kasus OTG Covid-19

Khofifah: Jatim Waspada Kasus OTG Covid-19

Jatim | Minggu, 07 Juni 2020 | 07:25 WIB

Studi Terbaru Menyebut Covid-19 Ganggu Kesuburan Lelaki?

Studi Terbaru Menyebut Covid-19 Ganggu Kesuburan Lelaki?

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 06:00 WIB

Di Tengah Pandemi Corona, Muda Mudi di Mataram Asyik Mabuk-mabukan

Di Tengah Pandemi Corona, Muda Mudi di Mataram Asyik Mabuk-mabukan

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 05:54 WIB

Gugus Tugas: Warga Sumut Tak Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

Gugus Tugas: Warga Sumut Tak Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 05:46 WIB

Puji Tuhan! Angka Kesembuhan Pasien Corona di Papua Barat Meningkat

Puji Tuhan! Angka Kesembuhan Pasien Corona di Papua Barat Meningkat

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 05:36 WIB

Alhamdulillah, Selandia Baru Nihil Kasus Baru Covid-19 Selama 15 Hari

Alhamdulillah, Selandia Baru Nihil Kasus Baru Covid-19 Selama 15 Hari

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 05:33 WIB

Ini Penjelasan Indra Sjafri Mengapa Liga 1 dan 2 Harus Dilanjutkan

Ini Penjelasan Indra Sjafri Mengapa Liga 1 dan 2 Harus Dilanjutkan

Bola | Sabtu, 06 Juni 2020 | 23:26 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×