Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris JAD yang Serang Polsek Daha Selatan

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 08 Juni 2020 | 19:07 WIB
Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris JAD yang Serang Polsek Daha Selatan
Sebuah mobil patroli polisi hangus terbakar pascapenyerangan di Polsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Selasa (2/6/2020). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hp. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S) Kandangan (ANTARA)

Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di wilayah Cirebon, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Ketiga teroris tersebut diketahui bagian dari kelompok yang merancang aksi penyerangan di Mapolsek Daha Selatan.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan mulanya Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris berisinial M (40) di Desa Purat, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (4/6/2020) pukul 11.00 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, M diduga merupakan sosok yang kerap melakukan perekrutan dan pengkaderan terhadap calon anggota JAD.

Sehari setelah itu, pada Jumat (5/6/2020) Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap dua terduga teroris JAD lainnya, yakni berinisial AS (33) dan TA (24) di Kalimantan Selatan. AS ditangkap di wilayah Baru Gelang, Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

"Hasil penyelidikan, AS masuk anggota JAD Kalimantan Selatan yang berperan memberikan ide kepada tim amaliah untuk melaksanakan aksi penyerangan target anggota polisi dan kantor polisi," ujar Awi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2020).

Sebuah mobil patroli polisi hangus terbakar pasca penyerangan di Polsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Selasa (2/6/2020)..  [ANTARA FOTO/Bayu Pratama ]
Sebuah mobil patroli polisi hangus terbakar pasca penyerangan di Polsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Selasa (2/6/2020).. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama ]

Menurut Awi, AS diketahui merupakan sosok yang turut merencanakan aksi penyerangan terhadap Mapolsek Daha Selatan yang dilakukan AR (20) hingga menewaskan satu anggota polisi. Selain itu, AS juga diketahui telah membaiat tiga anggota JAD lainnya.

"AS ini mengetahui dan ikut merencanakan aksi amaliah penyerangan Polsek Daha Selatan dan telah membaiat empat anggota lainya atas nama MZ, N, AR dan AS," ungkap Awi.

Sementara itu, di waktu yang sama Densus 88 Antiteror Polri juga mengamankan terduga teroris lainnya, yakni berinisial TA. Pemuda berusia 24 tahun itu diciduk wilayah Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Menurut Awi, TA juga bagian dari pihak yang merencanakan penyerang terhadap Mapolsek Daha Selatan. Dia berperan membentuk tim kecil JAD dan memberikan uang sebesar Rp 500 ribu untuk membuat senjata tajam jenis samurai yang digunakan saat melakukan aksi penyerangan di Mapolsek Daha Selatan.

"TA mengetahui dan ikut melaksanakan aksi amaliah penyerangan Polsek Daha Selatan dan telah baiat lima anggota lainya," pungkas Awi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Sebut Tahanan Teroris Asal Solo Meninggal karena Sakit

Polisi Sebut Tahanan Teroris Asal Solo Meninggal karena Sakit

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 05:29 WIB

Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu

Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:46 WIB

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Mempawah, Warga: Seram, Kayak Mau Perang

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Mempawah, Warga: Seram, Kayak Mau Perang

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:24 WIB

Tangkap Terduga Teroris di Mempawah, Densus 88 Temukan Amunisi & Topi ISIS

Tangkap Terduga Teroris di Mempawah, Densus 88 Temukan Amunisi & Topi ISIS

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:54 WIB

Meninggal di Rutan, Terduga Teroris Asal Solo Dimakamkan di Sukoharjo

Meninggal di Rutan, Terduga Teroris Asal Solo Dimakamkan di Sukoharjo

Jawa Tengah | Rabu, 03 Juni 2020 | 20:38 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB