Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:46 WIB
Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu
Ilustrasi Densus 88 Mabes Polri. (Antara)

Suara.com - AR, terduga teroris yang ditangkap tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2020), diketahui sudah lama diintai.

Informasi yang dihimpun Suara Kalbar—jaringan Suara.com—gerak-gerik AR sudah dipantau ketat petugas kepolisian sejak 2016.

AR juga dikabarkan berpacaran online via media sosial dengan seorang wanita yang diduga anggota jaringan ISIS.

Sang wanita kerap mengirimkan uang kepada AR. Hanya saja belum terungkap untuk tujuan apa uang tersebut dikirim.

AR rupanya tak menyadari komunikasi intens dengan sang wanita yang diduga anggota ISIS terpantau petugas kepolisian.

Hingga penangkapan AR pada, Jumat pagi, identitas dan keberadaan wanita yang dipacarinya lewat medsos tersebut belum dapat diketahui.

Sementara itu, Polda Kalbar belum bisa memberikan keterangan terkait penangkapan AR, terduga teroris warga Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Sebab penangkapan tersangka AR, kata pihak Polda Kalbar, sepenuhnya wewenang Tim Densus 88 Mabes Polri.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalbar menangkap terduga teroris AR pada Jumat sekitar pukul 8.30 WIB.

baca juga

AR ditangkap di tempat kerjanya di salah satu depot air minum isi ulang di Pasar Sungai Pinyuh.

Setelah itu, puluhan petugas bersenjata lengkap menggeledah kediamannya di Gang Seroja RT 001 RW 004, Kelurahan Sungai Pinyuh.

Kehadiran petugas yang membawa AR dan melakukan penggeledahan kontan membuat heboh masyarakat setempat.

AR yang diduga terlibat dalam jaringan teroris ISIS tampak pucat saat digelandang petugas.

Saat penggeledahan, Tim Densus 88 Mabes Polri menemukan satu buah samurai panjang, dua buah pisau sangkur, satu buah belati, dua bungkus belerang, dan satu bungkus black powder.

Selain itu, ditemukan pula amunisi senjata api laras panjang, topi lambang ISIS, jaket loreng, HP Android, Tablet Phone, HP lipat dan satu box peralatan listrik (solder, baterai, kabel dan lain-lain).

Polisi juga mengamankan sejumlah dokumen-dokumen, seperti buku berisi jihad, KTP, paspor dan buku rekening bank.

Setelah selesai penggeledahan dan terduga teroris AR dibawa ke Mapolda Kalbar, akses keluar masuk yang semula ditutup, dibuka kembali.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Mempawah, Warga: Seram, Kayak Mau Perang

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Mempawah, Warga: Seram, Kayak Mau Perang

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:24 WIB

Tangkap Terduga Teroris di Mempawah, Densus 88 Temukan Amunisi & Topi ISIS

Tangkap Terduga Teroris di Mempawah, Densus 88 Temukan Amunisi & Topi ISIS

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:54 WIB

Terpojok Ketahuan Curi Sarang Walet Warga, Agus Ayunkan Pisau ke Polisi

Terpojok Ketahuan Curi Sarang Walet Warga, Agus Ayunkan Pisau ke Polisi

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 22:36 WIB

Meninggal di Rutan, Terduga Teroris Asal Solo Dimakamkan di Sukoharjo

Meninggal di Rutan, Terduga Teroris Asal Solo Dimakamkan di Sukoharjo

Jawa Tengah | Rabu, 03 Juni 2020 | 20:38 WIB

Pelaku Pembunuhan Polisi di Daha Selatan Belajar Paham Radikal di Internet

Pelaku Pembunuhan Polisi di Daha Selatan Belajar Paham Radikal di Internet

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 23:24 WIB

Terkini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

×