Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu

Rizki Nurmansyah
Terduga Teroris di Mempawah Sudah Diintai Sejak 4 Tahun Lalu
Ilustrasi Densus 88 Mabes Polri. (Antara)

AR, terduga teroris di Mempawah, ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri di tempat kerjanya.

Suara.com - AR, terduga teroris yang ditangkap tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2020), diketahui sudah lama diintai.

Informasi yang dihimpun Suara Kalbar—jaringan Suara.com—gerak-gerik AR sudah dipantau ketat petugas kepolisian sejak 2016.

AR juga dikabarkan berpacaran online via media sosial dengan seorang wanita yang diduga anggota jaringan ISIS.

Sang wanita kerap mengirimkan uang kepada AR. Hanya saja belum terungkap untuk tujuan apa uang tersebut dikirim.

AR rupanya tak menyadari komunikasi intens dengan sang wanita yang diduga anggota ISIS terpantau petugas kepolisian.

Hingga penangkapan AR pada, Jumat pagi, identitas dan keberadaan wanita yang dipacarinya lewat medsos tersebut belum dapat diketahui.

Sementara itu, Polda Kalbar belum bisa memberikan keterangan terkait penangkapan AR, terduga teroris warga Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Sebab penangkapan tersangka AR, kata pihak Polda Kalbar, sepenuhnya wewenang Tim Densus 88 Mabes Polri.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Densus 88 Mabes Polri dan Polda Kalbar menangkap terduga teroris AR pada Jumat sekitar pukul 8.30 WIB.

AR ditangkap di tempat kerjanya di salah satu depot air minum isi ulang di Pasar Sungai Pinyuh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS