Tak Terdeteksi, Banyak Pasien Corona Inggris Meninggal dan Busuk di Rumah

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 09 Juni 2020 | 20:36 WIB
Tak Terdeteksi, Banyak Pasien Corona Inggris Meninggal dan Busuk di Rumah

Suara.com - Angka kematian akibat virus corona covid-19 di Inggris cukup tinggi. Menurut catatan The Guardian, jumlahnya melebihi 40 ribu jiwa pada Minggu (07/06/2020).

Sejumlah di antara mereka adalah para lansia yang hidup seorang diri dan kematiannya tak terdeteksi.

Masih dari sumber yang sama, para lansia itu baru ditemukan setelah tubuhnya membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat. Kematiannya diperkirakan terjadi dua minggu yang lalu.

Ahli patologi senior di London dan ketua komite investigasi kematian di Royal College of Pathologists, Dr Mike Osborn mengatakan sebagian besar lansia menghindari keluar rumah karena takut dengan virus corona.

Mereka yang hidup sendirian kemudian terisolasi tanpa pengawasan sehingga kematiannya tak terdeteksi.

"Orang-orang (kemudian) tergeletak tanpa diketahui selama pandemi selama tujuh hingga 14 hari," ujarnya.

"Saya telah melihat banyak kasus seperti ini di mana tubuh membusuk, dalam wabah covid dan juga melakukan postmortem dalam kasus 'permintaan Covid' (di mana penyakit itu diduga)," lanjut Dr Mike.

Dekomposisi membuat proses identifikasi penyebab kematian jadi sulit, namun ia dapat memastikan beberapa kematian tersebut adalah akibat dari Covid-19.

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Dr Mike percaya bahwa ada puluhan kasus seperti ini terjadi di London selama bulan Maret, April dan Mei. Lansia yang ditemukan meninggal seorang diri berusia lebih dari 60-an.

baca juga

"Mereka tidak tinggal bersama orang yang dicintai dan tampaknya tidak memiliki banyak kerabat dekat. Beberapa orang digambarkan sebagai tetangga yang penyendiri atau berkaitan dengan hal-hal pribadi dan semacam itu," ujarnya.

"Seringkali mereka ditemukan oleh tetangga karena tidak melihat tanda-tanda kehidupan dan menelepon ambulans atau polisi atau keduanya, yang kemudian masuk dan menemukan almarhum."

Sementara itu direktur amal dari Age UK, Caroline Abrahams mengatakan kasus lansia yang ditemukan meninggal seorang diri selalu jadi perhatian NHS. Dikatakan jika para lansia itu tak semuanya meninggal akibat virus corona.

Ada juga yang memiliki riwayat kesehatan lain seperti skizofrenia atau depresi. Beberapa juga diduga menggunakan narkoba, alkohol atau bahkan keduanya.

Kepala Royal College of GPs, Prof Martin Marshall mengaitkan kematian ini dengan lockdown yang berlaku di Inggris sejak 23 Maret. Aturan ini melarang kunjungan ke rumah-rumah kerabat dan para lansia ini terlalu takut untuk meminta pertolongan NHS meski mereka membutuhkannya.

Ilustrasi lansia sakit. (Pixabay)
Ilustrasi lansia sakit. (Pixabay)

"Pandemi Covid-19 juga menciptakan epidemi kesepian, tidak hanya untuk orang tua," ungkap Marshal sembari mendesak orang-orang untuk mengawasi kesejahteraan tetangga yang hidup seorang diri.

"Jika memungkinkan, kami akan meminta orang untuk memeriksa tetangga mereka, dengan langkah-langkah sosial yang tepat dan memperingatkan pihak berwenang jika mereka memiliki masalah," lanjutnya.

Salah satu dari 30 dokter yang mencatat kematian mengatakan ada sekitar 700 orang yang meninggal di rumah sendirian di London selama pandemi. "Kolega memiliki kasus orang tidak ditemukan selama lima atau bahkan tujuh hari. Kadang-kadang mereka ditemukan oleh seseorang karena mencium aroma tak sedap."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Selandia Baru Nyatakan Bebas Virus Corona

Alhamdulillah, Selandia Baru Nyatakan Bebas Virus Corona

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:12 WIB

Selama Masa Pandemi, Kehidupan Penyandang Difabel Paling Rentan Terdampak

Selama Masa Pandemi, Kehidupan Penyandang Difabel Paling Rentan Terdampak

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:07 WIB

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:15 WIB

Terkini

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

×