Natalius Pigai Dapat Kata-kata Rasis, Eks Politikus PSI Membela

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:15 WIB
Natalius Pigai Dapat Kata-kata Rasis, Eks Politikus PSI Membela
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Aktivis kemanusiaan sekaligus mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mendapat kata-kata rasis dari beberapa akun Twitter.

Eks politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi hingga komedian Arie Kriting ikut menanggapi serangan rasial itu. Mereka membela Natalius Pigai dan menyayangkan kejadian semacam ini dapat terjadi.

Bermula dari cuitan Arie Kriting pada Selasa (9/6/2020), yang mengunggah dua tangkapan layar komentar warganet berbau rasial terhadap sosok Natalius Pigai.

"Ya gimana ya? Nanti kalau ada yang kesel dengan hal seperti ini, kita lagi yang salah. Padahal ya memang ada kelakuan model seperti ini," cuit Arie, dikutip Suara.com, Rabu (10/6/2020).

Ia pun heran, padahal akun Twitter yang menyerang Natalius Pigai memakai username "Indonesia Maju".

Menurut Arie, akun Twitter yang menyerang Natalius Pigai adalah buzzer. Meskipun begitu, baginya pasti ada manusia di balik akun tersebut.

"Iya sih ini akun BuzzerrRp doang. Anonim pula. Gak bisa ditagih tanggung jawabnya. Tapi kan di balik akun ini ada manusia. Iya gak sih? Yang mencerminkan cara pandang mereka juga," ujar Arie.

BACA JUGA: William PSI: Pak Anies Jangan Stres Gara-gara Survei Capresnya Turun

Stand Up Komedian atau komika ini khawatir karena perilaku rasis oleh orang yang tidak bertanggung jawab ini dapat berimbas kepada banyak orang.

baca juga

"Yang rasis sebagian orang. Pakai anonim pula. Tapi nanti yang repot bisa banyak orang," kata Arie.

"Nanti yang disalahin kita lagi, yang menunjukkan hal semacam ini ada. Jadi maunya apa? Kita rasis aja tapi diam-diam gitu?" imbuhnya.

Isu rasisme saat ini tengah menjadi topik yang sedang panas diperbincangkan apalagi setelah kasus kematian George Floyd. Maka dari itu, Arie berharap cara pandang masyarakat dapat menjadi lebih baik.

"Cobalah, perbaiki cara pandang kita terhadap sesama anak bangsa. Jangan karena beda pandangan politik, lalu lalai dengan nilai kemanusiaan yang lainnya," ujarnya.

Natalius Pigai dapat kata-kata rasis, Arie Kriting dan Dedek Prayudi membela (Twitter)
Natalius Pigai dapat kata-kata rasis, Arie Kriting dan Dedek Prayudi membela (Twitter)

BACA JUGA: Anak Papua Pemenang Lomba Fisika Nobel Prize: Bebaskan Tapol Korban Rasisme

Cuitan Arie ini lantas ditanggapi oleh Dedek Prayudi, eks politikus PSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Papua Pemenang Lomba Fisika Nobel Prize: Bebaskan Tapol Korban Rasisme

Anak Papua Pemenang Lomba Fisika Nobel Prize: Bebaskan Tapol Korban Rasisme

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 21:17 WIB

Patung Edward Colston Dirobohkan Demonstran, Simak Tanggapan Tokoh Inggris

Patung Edward Colston Dirobohkan Demonstran, Simak Tanggapan Tokoh Inggris

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:05 WIB

Tampilkan Simbol Rasisme, Kereta Kencana Ratu Belanda Lecehkan Indonesia?

Tampilkan Simbol Rasisme, Kereta Kencana Ratu Belanda Lecehkan Indonesia?

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:16 WIB

Gegara Kritik Donald Trump, Dwayne Johnson Ditantang Petarung UFC

Gegara Kritik Donald Trump, Dwayne Johnson Ditantang Petarung UFC

Sport | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:12 WIB

Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS

Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS

Video | Selasa, 09 Juni 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:36 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:34 WIB

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

News | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Bali | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

News | Senin, 21 September 2026 | 12:23 WIB

×