William PSI: Pak Anies Jangan Stres Gara-gara Survei Capresnya Turun

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 10 Juni 2020 | 08:39 WIB
William PSI: Pak Anies Jangan Stres Gara-gara Survei Capresnya Turun
Politisi PSI William Aditya Sarana. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana menyebut hasil survei pilihan presiden untuk Anies Baswedan turun.

William meminta Anies untuk tidak stres dan panik atas hasil survei ini. Hal tersebut disampaikannya melalui cuitan yang diunggah Selasa (9/6/2020).

Hasil survei yang dimaksud William berasal dari survei Indikator Politik Indonesia.

Baru-baru ini, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei yang memperlihatkan 14 tokoh yang namanya masuk dalam pemilihan presiden jika dilakukan sekarang.

Nama Anies Baswedan masuk dalam daftar tersebut. Ia menduduki peringkat ketiga dengan 10.4 persen di bawah Ganjar Pranowo (11.8 persen) pada bulan Mei 2020.

Bulan Februari 2020, Anies sempat menduduki peringkat kedua (12.1 persen) setelah Prabowo Subianto (22.2 persen). Ia di atas Sandiaga Uno dengan 9.5 persen.

BACA JUGA: Fadjroel Klaim Kepuasan Publik ke Jokowi Tinggi, Roy Suryo: Jubirnya Ngaco

Menanggapi hasil survei ini, William berkata, "Pak Anies jangan stress ya gara-gara survey capresnya yang turun."

Ia meminta Anies untuk mengurus DKI Jakarta dengan serius tanpa mempedulikan hasil survei tersebut.

"Urus DKI Jakarta saja dengan benar. Nanti, naik sendiri. Saya jamin. Makin panik, Pak Anies bakal makin terlempar. Jangan gara-gara stress, Pak Anies gagal jadi capres," ujar William.

William Aditya Sarana meminta Anies Baswedan jangan stres atas hasil survei Indikator Politik Indonesia (Twitter)
William Aditya Sarana meminta Anies Baswedan jangan stres atas hasil survei Indikator Politik Indonesia (Twitter)

BACA JUGA: Anies Curhat Virtual soal Corona ke Pemimpin Daerah Negara Lain

Cuitan William ini membuat warganet bereaksi. Sebagian sependapat dengan politikus PSI itu. Tapi netizen yang lain justru mengkritiknya.

"Saya suka cara Anda ngomongnya," komentar @fadil***.

"Lihat aja nanti siapa yang duluan stress. Jangan-jangan koh Willy yang curi start. Stress duluan," komentar @khaerud702*****.

Untuk diketahui, hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia juga memperlihatkan penurunan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dimana kekinian 66,5 persen, dibanding temuan Februari 2020 atau sebelum kasus Covid-19 di Indonesia yakni 69,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Curhat Virtual soal Corona ke Pemimpin Daerah Negara Lain

Anies Curhat Virtual soal Corona ke Pemimpin Daerah Negara Lain

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 05:27 WIB

Soal SIKM Jakarta, Menhub Budi Karya akan Komunikasikan Lagi Dengan Anies

Soal SIKM Jakarta, Menhub Budi Karya akan Komunikasikan Lagi Dengan Anies

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2020 | 17:59 WIB

Fadjroel Klaim Kepuasan Publik ke Jokowi Tinggi, Roy Suryo: Jubirnya Ngaco

Fadjroel Klaim Kepuasan Publik ke Jokowi Tinggi, Roy Suryo: Jubirnya Ngaco

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 08:53 WIB

Persiapan New Normal, KAJ Belum Buka Gereja di Jakarta Hingga Juli 2020

Persiapan New Normal, KAJ Belum Buka Gereja di Jakarta Hingga Juli 2020

News | Senin, 08 Juni 2020 | 21:11 WIB

Hasil Survei Kepuasan Jokowi Tangani Covid-19 Menurun, Istana Sebut Wajar

Hasil Survei Kepuasan Jokowi Tangani Covid-19 Menurun, Istana Sebut Wajar

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:44 WIB

Terkini

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB