10 Aktivitas Sehari-hari dengan Skala Risiko Penularan Virus Corona

Dany Garjito, Farah Nabilla

Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:45 WIB
10 Aktivitas Sehari-hari dengan Skala Risiko Penularan Virus Corona
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Suara.com - Seiring dengan mulai berlakunya tatanan kenormalan baru atau new normal, beberapa aktivitas sudah boleh dilakukan.

Meski demikian, kewaspadaan atas risiko penularan virus corona tetap harus diperketat.

Penularan virus corona bisa terjadi di beberapa aktivitas masyarakat, bergantung pada perbedaan tingkat risikonya.

Menyadur dari NPR.org, berikut adalah beberapa aktivitas masyarakat yang memiliki risiko penularan virus corona berdasarkan penjelasan dari Dr. Willam Miller, epidemiologis di Ohio State University ,Dr Emili Landon yang juga merupakan epidemiologis rumah sakit dan spesialis penyakit menular di University of Chicago Medicine, dan beberapa ahli epidemiologis lainnya.

Urutan skala berikut disusun Suara.com berdasarkan level risiko penularan dari yang terkecil hingga yang terbesar.

1. Olahraga di luar ruangan

Olahraga yang tetap memperhatikan pembatasan fisik memiliki risiko penularan yang cukup rendah. Para ahli di atas setuju jika olahraga seperti golf dan tenis lebih aman daripada olahraga berkelompok seperti basket dan sepak bola.

Lari juga bagus jika dilakukan dengan tetap memperhatikan physical distancing.

Hanya saja, semakin banyak orang yang terlibat dalam aktivitas, semakin tinggi risiko penularannya.

baca juga
Ilustrasi seorang pegolf di lapangan. [Shutterstock/Samot]
Ilustrasi seorang pegolf di lapangan. [Shutterstock/Samot]

2. Berkemah

Pergi berkemah dinilai sebagai kegiatan yang paling tidak berisiko dari paparan virus corona. Hal ini disetujui oleh Miller dengan catatan bahwa jika Anda berkemah dengan teman, pastikan bahwa teman tersebut dipercaya dan aman dari infeksi virus coroona.

Ahli berpendapat jika risiko penularan virus tetap ada. Risiko penularan tertinggi di kegiatan ini adalah ketika dalam perjalanan menuju lokasi kemah yang dapat meningkatkan bahaya.

3. Pergi ke pantai

Pergi ke pantai dinilai cukup aman selama tetap menjalankan protokol pembatasan fisik.

Dr Andrew Janowski , seorang ahli penyakit menular pediatrik di Washington University di St Louis mengatakan air bukanlah risiko, "volume air yang sangat banyak akan melarutkan virus, membuat air menjadi sumber infeksi sangat tidak mungkin."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pakai Masker Saat Belanja di Pasar Jakarta, Pengunjung Siap-siap Diusir

Tak Pakai Masker Saat Belanja di Pasar Jakarta, Pengunjung Siap-siap Diusir

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:00 WIB

Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat

Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 19:25 WIB

Pengunjuk Rasa Antirasisme di AS Diminta Ikut Tes COVID-19

Pengunjuk Rasa Antirasisme di AS Diminta Ikut Tes COVID-19

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 15:29 WIB

1.418 Pedagang di Jakarta Ikut Swab Test, 52 Orang Positif Corona

1.418 Pedagang di Jakarta Ikut Swab Test, 52 Orang Positif Corona

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 15:11 WIB

Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran

Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:59 WIB

Waduh! Balai Kota Bogor Jadi Sumber Penularan Virus Corona

Waduh! Balai Kota Bogor Jadi Sumber Penularan Virus Corona

Jabar | Rabu, 10 Juni 2020 | 17:14 WIB

Terkini

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

×