Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:59 WIB
Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci berbicara di samping Presiden Donald Trump dalam jumpa pers tentang Covid-19 di Gedung Putih, Washington DC, AS, Jumat (20/3/2020). [AFP/Jim Watson]

Suara.com - Kepala unit penyakit dan zoonosis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Maria Van Kerkhove, mengatakan orang tanpa gejala (OTG) tidak mendorong penyebaran virus corona Covid-19, pada Senin (8/6/2020).

Meski telah diklarifikasi, pernyataan tersebut cukup disayangkan oleh direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, dokter Anthony Faui.

Dilansir dari New York Post, Anthony Fauci mengecam WHO dengan mengatakan seorang pejabat WHO telah salah dalam klaim yang menyebut OTG sangat jarang menular.

"Apa yang terjadi beberapa hari yang lalu adalahseorang anggota WHO mengatakan bahwa penularan dari orang tanpa gejala ke orang yang terinfeksi sangat jarang terjadi," kata Fauci di Good Morning America Rabu (10/6/2020).

"Mereka berjalan mundur karena tidak ada bukti yang menunjukkannya. Dan faktanya, bukti yang kita miliki mengingat persentase orang, yaitu sekitar 25 hingga 45 persen dari totalitas orang yang terinfeksi, kemungkinan tanpa gejala," katanya.

"Dan kita tahu dari studi epidemiologi bahwa mereka dapat menular ke seseorang yang tidak terinfeksi, bahkan ketika mereka tanpa gejala. Jadi, untuk mengatakan itu (transmisi dari OTG) adalah peristiwa yang langka tidak benar, dan itulah alasan mengapa WHO mengalami kemunduran," tambahnya.

Kerkhove telah mengklarifikasi pernyataannya pada Selasa (9/6/2020) setelah mendapat kecaman.

"Jadi, perkiraan sekitar 40 persen transmisi mungkin disebabkan oleh gejala, tetapi itu berasal dari model," kata Karkhove pada konferensi pers lanjutan.

"Jadi, saya tidak memasukkan itu dalam jawaban saya kemarin tetapi ingin memastikan bahwa saya menjelaskannya sekarang," tambahnya.

baca juga
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Fauci sendiri adalah pakar penyakit menular untuk Gedung Putih.

"Virus corona adalah infeksi yang sangat tidak biasa yang tetap berbahaya ketika masyarakat di seluruh negeri dan dunia mulai mengurangi pembatasan kuncian," kata Fauci.

“Anda dapat terinfeksi dan tidak memiliki gejala. Anda juga dapat terinfeksi orang bergejala maupun tidak,” tambahnya.

Fauci menambahkan, bahwa vaksin untuk virus corona mungkin bisa tersedia pada akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan tentang Orang Tanpa Gejala Picu Kontroversi, WHO Klarifikasi

Pernyataan tentang Orang Tanpa Gejala Picu Kontroversi, WHO Klarifikasi

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 16:01 WIB

Kontroversi, Pejabat WHO Sebut Orang Tanpa Gejala Jarang Tularkan Covid-19

Kontroversi, Pejabat WHO Sebut Orang Tanpa Gejala Jarang Tularkan Covid-19

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 22:35 WIB

WHO: Penularan Virus Corona dari Orang Tanpa Gejala Sangat Langka

WHO: Penularan Virus Corona dari Orang Tanpa Gejala Sangat Langka

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:50 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×