Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 Juni 2020 | 19:25 WIB
Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat
Ilustrasi pesawat. (Shutterstock)

Suara.com - Penularan virus corona Covid-19 bisa terjadi di mana pun, termasuk di pesawat. Karena itu, penumpang pesawat perlu mewaspadai penularan virus corona Covid-19 ketika perjalanan.

Meskipun banyak bandara sudah membatasi hingga menutup penerbangan. Tapi, Anda perlu mengatahui proses penularan virus corona di pesawat.

Pada dasarnya, virus corona Covid-19 bisa menyebar melalui cairan pernapasan tubuh saat bersin atau batuk. Tetesan cairan ini bisa jatuh di permukaan seperti gagang pintu hingga meja.

Bila Anda menyentuh permukaan yang terkontaminasi tetesan cairan tersebut, Anda bisa saja terinfeksi virus corona bila menyentuh mulut, hidung atau mata tanpa mencuci tangan.

Tapi, tetesan ini tidak dipengaruhi oleh udara di ruangan. Melainkan tetesan akan jatuh dan hanya mengontaminasi di tempat terdekatnya.

Menurut Emily Landon, direktur medis pengawasan antimikroba dan pengendalian infeksi di Universitu of Chicago Medicine dilansir dari National Geographic UK, edoman rumah sakit untuk influenza mendefinisikan paparan berada dalam jarak enam kaki dari orang yang terinfeksi selama 10 menit atau lebih.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Artinya, waktu dan jarak kontaminasi itu sangat penting," kata Landon.

Dalam hal ini, tetesan cairan pernapasan ini bisa menyebar di permukaan seperti kursi pesawat, meja dan baki.

Tapi, lamanya waktu tetesan itu bisa mengontaminasi tergantung pada tetesan dan permukaannya. Mulai, tetesannya berupa lendir atau air liur, permukaannya berpori aau tidak berpori.

baca juga

Karena, virus bisa bervariasi secara dramatis dalam lamanya waktu mereka bertahan di permukaan dari hitungan jam hingga bulan.

Ada pula bukti bahwa virus pernapasan dapat ditularkan melalui udara dalam partikel kecil dan kering yang dikenal sebagai aerosol.

Ilustrasi pesawat. (Pixabay/Cristianaikido)
Ilustrasi pesawat. (Pixabay/Cristianaikido)

Tetapi, menurut Arnold Monto, profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat global di University of Michigan, mengatakan itu bukan mekanisme utama penularan.

"Virus bisa menular melalui udara atau aerosol, bila virus bertahan hidup di lingkungan itu selama waktu yang lama hingga mengering dan terbawa angin," katanya.

Namun, Arnorld berpendapat bahwa virus lebih suka di tempat lembap dan kemampuannya menginfeksi akan memudar setelah kering terlalu lama.

Pesawat bisa menjadi tempat penyebaran virus, karena seseorang mungkin saja tidak hanya duduk selama penerbangan. Mereka bisa berjalan ke kamar mandi, memakai fasilitas toilet, membuang sampah, memegang fasilitas umum di pesawat yang bisa terkontaminasi virus dan menyebarkannya ke orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Penyakit Lyme dan Virus Corona Covid-19 Bisa Mirip, Kenali Bedanya!

Gejala Penyakit Lyme dan Virus Corona Covid-19 Bisa Mirip, Kenali Bedanya!

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 14:26 WIB

Mengapa Nilai Reproduksi Virus R Jadi Indikator Penting Penularan Covid-19?

Mengapa Nilai Reproduksi Virus R Jadi Indikator Penting Penularan Covid-19?

Video | Kamis, 11 Juni 2020 | 06:00 WIB

Peneliti: Lama Waktu Cairan Bersin Mengering Pengaruhi Penyebaran Covid-19

Peneliti: Lama Waktu Cairan Bersin Mengering Pengaruhi Penyebaran Covid-19

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×