KPK Telisik Hubungan Istri Nurhadi dengan Seorang Saksi Bernama Kardi

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 15 Juni 2020 | 23:20 WIB
KPK Telisik Hubungan Istri Nurhadi dengan Seorang Saksi Bernama Kardi
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi dan Riesky Herbiyono berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelisik hubungan antara Tin Zuraida, istri tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dengan seorang saksi bernama Kardi.

Hal itu didalami penyidik KPK dari pemeriksaan saksi bernama Sofyan Rosada untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Nurhadi.

"Penyidik mendalami keterangan Sofyan Rosada mengenai hubungan Tin Zuraida (Istri Nurhadi) dengan Kardi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Ali pun tak menjelaskan hubungan terkait apa, Tin Zuraida dan Kardi sampai ditelisik oleh penyidik KPK.

Sedianya, Tin Zuraida juga diperiksa hari ini. Namun, Tin beralasan sakit. Hingga akhirnya meminta penjadwalan ulang pada Senin (22/6/2020) pekan depan.

Belum lama ini pun, Kardi pernah diperiksa oleh penyidik KPK. Adapun pemeriksaan Kardi oleh penyidik ditemukan bukti kuat bahwa sejumlah aset milik Tin Zuraidah berada di kekuasaan Kardi.

Diduga aset tersebut terkait kasus yang kini menjerat Nurhadi.

Selain Nurhadi, menantunya Rezky Herbiyono juga telah ditetapkan tersangka. Serta pemberi suap Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.

Rezky dan Nurhadi sempat menjadi buron KPK. Namun, pelarian mereka terhenti setelah ditangkap oleh tim antirasuah di rumah bilangan Simprug, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2020) malam.

baca juga

Dalam penangkapan Nurhadi dan Rezky. Turut pula dibawa istri Nurhadi, Tin Zuraida ketika itu, untuk dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

Nurhadi, Rezky serta Hiendra telah ditetapkan buron oleh KPK sejak 13 Februari 2020, dalam perkara suap dan gratifikasi sejumlah perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016.

Mereka diduga telah menerima suap dan gratifikasi mencapai total Rp 46 Miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Penuhi Panggilan KPK, Istri Tersangka Nurhadi Berdalih Sakit

Tak Penuhi Panggilan KPK, Istri Tersangka Nurhadi Berdalih Sakit

News | Senin, 15 Juni 2020 | 16:20 WIB

KPK Panggil Tin Zuraida, Istri Tersangka Nurhadi

KPK Panggil Tin Zuraida, Istri Tersangka Nurhadi

News | Senin, 15 Juni 2020 | 11:38 WIB

KPK Periksa Anak Nurhadi, Rizki Aulia Rahmi

KPK Periksa Anak Nurhadi, Rizki Aulia Rahmi

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:40 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×