Resepsi Berujung Tragedi! Makanan Dibilang Tak Enak, Pengantin Bunuh Tamu

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:09 WIB
Resepsi Berujung Tragedi! Makanan Dibilang Tak Enak, Pengantin Bunuh Tamu
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah acara pernikahan di India berubah mencekam setelah terjadi perkelahian antara mempelai pria dan keluarga hingga menimbulkan korban jiwa.

Menyadur Gulf News pada Jumat (19/6/2020), seorang pengantin pria yang dalam keadaan mabuk berkelahi dengan saudara laki-laki mempelai perempuan, bahkan hingga membunuhnya dan menabrakkan diri ke sejumlah orang di tempat kejadian.

Pengantin pria bernama Manoj Kumar menikahi putri seorang petani di desa Govindpur, Shamshabad. Selama upacara pernikahan, pengantin pria dan teman-temannya dalam keadaan mabuk, berdebat dengan tamu undangan yang juga merupakan anggota keluarga pengantin wanita. Perdebatan ini terkait kualitas makanan yang disajikan.

Pengantin pria dan teman-temannya kemudian menculik adik pengantin perempuan, seorang anak berusia sembilan tahun bernama Pranshu, dan membawanya pergi menggunakan mobil.

"Sewaktu melarikan diri, mereka menabrak dua wanita dan seorang gadis remaja, meninggalkan mereka dengan luka-luka serius. Kami menelepon Manoj untuk kembali bersama Pranshu, tetapi dia menolak. Pukul 3 pagi keesokan paginya, dia meninggalkan saudaraku di desa dan melarikan diri." ujar adik kedua Punit.

Sesuai laporan, anak yang meninggal memiliki tanda pencekikan di lehernya dan juga luka di wajahnya. Para korban, Vimla (50), Mithilesh(35), dan Sapna (17) yang ditabrak oleh mobil pengantin pria dibawa ke rumah sakit Lohia di Farrukhabad. Kondisi Mithilesh dikatakan kritis.

"Manoj Kumar mengendarai sebuah mobil SUV yang melaju kencang menabrak orang-orang yang berdiri di pinggir jalan dan melukai tiga kerabat wanita. Putra saya yang berusia sembilan tahun juga dibunuh oleh mempelai pria dan teman-temannya." ungkap ayah mempelai wanita kepada First Information Report (FIR).

Rajeev Singh Gaur, petugas polisi Kamayganj mengatakan: "Jenazah korban telah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut akan mengungkapkan apakah anak itu ditabrak atau dicekik."

Pengantin pria yang dituduh membunuh beserta kerabatnya melarikan diri dan sedang dalam pencarian Polisi Uttar Pradesh

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?

Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 05:00 WIB

Dikira Tewas, Tentara Ini Tetiba Telepon Istri Kabarkan Masih Hidup

Dikira Tewas, Tentara Ini Tetiba Telepon Istri Kabarkan Masih Hidup

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 22:21 WIB

Biksu Buddha Tabrak dan Tusuk Ibu Hamil, Ternyata Selingkuhannya

Biksu Buddha Tabrak dan Tusuk Ibu Hamil, Ternyata Selingkuhannya

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 20:15 WIB

Terkini

Profil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Diduga Terima Amplop Dolar dari Eks Bupati Kuansing

Profil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Diduga Terima Amplop Dolar dari Eks Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua

Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi

Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:05 WIB

AC Panasonic Premium Inverter HU Series, AC Hemat Listrik, Cepat Dingin & Udara Lebih Bersih

AC Panasonic Premium Inverter HU Series, AC Hemat Listrik, Cepat Dingin & Udara Lebih Bersih

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:46 WIB

×