Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?

BBC | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2020 | 05:00 WIB
Sengketa India-China: Mengapa Lembah Sungai Galwan Diperebutkan?
[BBC].

Suara.com - India membantah klaim kedaulatan China atas Lembah Sungai Galwan, lokasi pertikaian hebat antara kedua negara yang bertetangga itu.  Bentrokan pada Senin (15/06) malam mengakibatkan sedikitnya 20 tentara India tewas dan meningkatkan ketegangan kedua negara.

Menteri luar negeri India mengatakan klaim China atas lembah itu "berlebihan dan tidak bisa dipertahankan".

Sementara itu, gambar senjata-senjata yang diduga digunakan untuk menyerang tentara India memicu kemarahan di negara itu.

Foto batang-batang besi yang dipenuhi paku itu diperlihatkan kepada BBC oleh seorang pejabat senior militer di perbatasan India-China, yang mengonfirmasi keasliannya.

Tentara dari kedua negara belum berkomentar tentang gambar itu.

Analis pertahanan Ajai Shukla, yang pertama kali mengunggah gambar itu dengan sebuah twit, menyebut penggunaan senjata seperti itu "barbarisme".

Tidak digunakannya senjata dalam bentrokan diatur dalam perjanjian antara kedua negara pada tahun 1996 yang mencantumkan bahwa senjata api dan bahan peledak dilarang digunakan dalam sengketa di perbatasan, demi mencegah eskalasi.

Kedua pihak telah menggelar aksi protes terkait bentrokan di wilayah perbatasan Himalaya yang disengketakan itu.

China belum merilis angka kematian. Laporan-laporan di media India, yang belum dikonfirmasi, mengatakan sedikitnya 40 pasukan China tewas.

Beberapa prajurit India diyakini hilang.

Pada hari Rabu (17/06), Beijing mengutip pernyataan militer bahwa China "berdaulat atas wilayah Lembah Galwan".

Juru bicara kementerian luar negeri India, Anurag Srivastava, mengatakan menteri luar negeri dari kedua negara bercakap-cakap lewat telepon tentang perkembangan terbaru dan "sepakat bahwa situasi secara keseluruhan harus ditangani secara bertanggung jawab".

"Membuat klaim yang berlebihan dan tidak bisa dipertahankan berlawanan dengan pemahaman ini," kata Srivastava seperti dikutip oleh kantor berita Press Trust of India.

Pernyataan dari pemerintah India setelah percakapan Subrahmanyam Jaishankar dengan Menlu China Wang Yi mengatakan Beijing berusaha mendirikan struktur di wilayah perbatasan de facto yang dikuasai India, Line of Actual Control (LAC), di Lembah Galwan yang strategis.

Pemerintah India menyebut tindakan ini "tindakan terencana yang secara langsung bertanggung jawab atas kekerasan dan korban jiwa" dan meminta China "mengambil langkah korektif".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Liks | Senin, 30 Maret 2026 | 23:50 WIB

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Dealer Mobil Honda Kembali Pamit dan Beralih ke Merek Mobil China

Dealer Mobil Honda Kembali Pamit dan Beralih ke Merek Mobil China

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 14:24 WIB

6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026

6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 21:45 WIB

Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam

Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 21:05 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi

Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:33 WIB

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5  Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:31 WIB

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:57 WIB