Soal 'Kadrun Mainkan PKI', Poyuono Disindir: Jangan Lupa Kacang pada Kulit

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:37 WIB
Soal 'Kadrun Mainkan PKI', Poyuono Disindir: Jangan Lupa Kacang pada Kulit
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Antara)

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, kembali memberikan sindiran kepada Arief Poyuono yang  mengeluarkan pernyataan mengenai PKI dimunculkan oleh kadrun.

Melalui akun Twitter pribadinya, Habiburokhman merasa heran terhadap Poyuono yang disebut-disebut tidak mengenali dirinya. Padahal, keduanya berada di bawah naungan partai yang sama.

Menurut Habiburokhman, pengakuan Poyuono aneh sehingga ia memberikan sentilan kepada orang yang disebutnya sebagai mantan murid tersebut.

"Aneh, Arief Poyuono bilang Habiburokhman itu siapa? Jangan lupa kacang pada kulit, jangan tiru Malin Kundang ," ungkapnya seperti dikutip Suara.com, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut, Habiburokhman pun menegaskan bahwa Majelis Kehormatan DPP Gerindra akan memanggil Poyuono untuk meminta pertanggungjawaban atas pernyataannya mengenai PKI dimunculkan kadrun.

"Terlepas dia itu dulu murid saya, saat ini saya salah (satu) Pimpinan Majelis Kehormatan DPP Gerindra, atas nama partai berwenang memanggil kader Terlapor," imbuh Habiburokhman.

Habiburokhman sentil Arief Poyuono. (Twitter)
Habiburokhman sentil Arief Poyuono. (Twitter)

Dalam cuitan berbeda, Habiburokhmanpun  meminta Poyuono untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.

Pasalnya, ia menilai klaim yang dilontarkan juniornya tersebut tentang isu PKI justru memicu perpecahan. Ia juga sempat menegaskan bahwa pernyataan Poyuono tidak mewakili Gerindra.

"Kita doakan semoga junior saya Si Arief Poyuono menyadari kesalahannya dan minta maaf pada rakyat sebelum hari Senin besok. Saya khawatir dia jadi alat bagi konspirasi hati hitam yang mau adu domba Gerindra rakyat," cuit Habiburokhman.

baca juga

Untuk diketahui, celotehan Poyuono 'PKI dimunculkan kadrun' muncul dalam wawancara kanal YouTube 'Kanal Anak Bangsa'. Pernyataan itu seketika memicu kontroversi di kalangan publik.

Dalam video tersebut, mulanya Poyuono menuturkan bahwa isu kebangkitan PKI yang merebak adalah kabar bohong yang bertujuan untuk mendelegitimasi kekuasaan Presiden Jokowi.

Ia lantas berpendapat bawah isu serupa digaungkan oleh kadrun-kadrun dan orang-orang yang tidak menginginkan perdamaian Indonesia.

Berikut kutipan pernyataan Poyuono.

"Nggak ada, itu (kebangkitan PKI) cuma isu-isu bohong aja. Isu-isu itu sebenarnya hanya untuk mendelegitimasi Kangmas Jokowi, yang selalu dituduh apapun dia seakan-akan dia ada hubungannya sama PKI. Seperti itu kan aneh, munculnya itu di eranya Pak Jokowi aja. Dulu era SBY nggak ada, era Mega nggak ada, ini kan aneh," 

"Yang pasti (penyebar isu) ini adalah kadrun, kadrun kadrun ya yang pasti. Yang kedua mungkin orang-orang yang tidak menginginkan adanya perdamaian di Indonesia, yang selalu ingin mengacau yang selalu ingin mendiskreditkan pemerintah yang sah dan konstitusional dengan isu-isu PKI."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Ujaran Poyuono Sebut PKI Dimainkan Kadrun, Bikin Panas Kuping Gerindra

Ini Ujaran Poyuono Sebut PKI Dimainkan Kadrun, Bikin Panas Kuping Gerindra

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:16 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Megawati Potong Tumpeng di Atas Meja Berlambang PKI?

CEK FAKTA: Benarkah Megawati Potong Tumpeng di Atas Meja Berlambang PKI?

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 15:37 WIB

#TenggelamkanGerindra Trending, Jubir Gerindra: Poyuono Tidak Mewakili Kami

#TenggelamkanGerindra Trending, Jubir Gerindra: Poyuono Tidak Mewakili Kami

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 10:15 WIB

Terkini

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Banten | Jum'at, 18 September 2026 | 17:27 WIB

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:25 WIB

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:19 WIB

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:16 WIB

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:10 WIB

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:07 WIB

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 17:06 WIB

×