Temuan Pocong Ayam dan Foto Wanita hingga Dugaan Praktik Ilmu Hitam Asmara

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 21 Juni 2020 | 18:52 WIB
Temuan Pocong Ayam dan Foto Wanita hingga Dugaan Praktik Ilmu Hitam Asmara
Penemuan 9 bungkusan berbentuk pocong berisi bangkai ayam dan jarum di Kudus (Instagram)

Suara.com - Penemuan pocong bangkai ayam beserta foto seorang wanita di Pemakaman Krapyak, Kudus, Jawa Tengah menjadi berbincang hangat di media sosial.

Banyak warganet menduga-duga hal tersebut ada kaitannya dengan praktik klenik lantaran urusan asmara.

Dalam penemuan sebelumnya, kain kafan tersebut berisi bangkai ayam dengan kain kafan berbentuk pocong, jarum dan foto wanita. Salah seorang pengguna Twitter anonim @SimpleM81378523 (Simple Man) pun membeberkan pengalamannya terkait hal ini.

Ia mengaku pernah memiliki pengalaman yang mirip dengan kejadian viral pocong ayam tersebut. Hanya saja, benda-benda yang digunakan dalam ritual sedikit berbeda.

Menurutnya, ritual tersebut ditujukan agar si perempuan dalam foto menjadi “tergila-gila” dengan si lelaki. Namun tak seperti orang kasmaran pada umumnya, si korban akan menunjukkan perilaku yang berlebihan di luar batas wajar.

Misalnya, jika si perempuan ditinggal oleh pacarnya hanya dalam waktu delapan jam saja, ia akan berteriak-teriak layaknya orang kesurupan sambil terus memanggil-manggil nama si pacar.

Dalam kasus Simple Man, ia mengklaim mengenal salah satu korban praktik gaib ini yang sampai menjadi gila.

“Siska (nama samaran) menjadi gila. Setiap hari kerjanya hanya berteriak-teriak, mencabuti rambut panjangnya segenggam demi segenggam, sampai kulit kepalanya berdarah-darah.” ujar akun @SimpleM81378523 dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Minggu (21/6/2020).

Simple Man mencoba menguak misteri ritual pocong ayam. Pertama-tama, pelaku harus mengambil bagian tubuh dari korban. Bisa apa saja, mulai dari rambut, kuku, ataupun air liur.

baca juga

Selain itu, benda-benda milik korban juga seringkali dibutuhkan, misalnya foto, gelang tangan, bahkan celana dalam. Setelah itu, pelaku harus mengambil sejumput tanah dari halaman rumah korban.

Dalam ritual ini, pelaku harus melaksanakan puasa manguning yaitu pantangan untuk makan daging dan sejenisnya selama kurun waktu tertentu. Konon, puasa akan dilakukan sampai ada jin yang mendatangi pelaku secara langsung. Selain itu, pelaku juga dilarang untuk tidur sampai subuh.

Setelah melakukan pantangan dan ritual selama dua minggu, pelaku dalam kisah Simple Man pun bersaksi bahwa dirinya melihat jin bertubuh besar dan gemuk. Jin itu berwujud kepala babi dan tidak memiliki kulit. Pada tahapan inilah, pelaku harus menyampaikan maksud dan tujuannya.

Kendati begitu, ada mahar yang harus dibayarkan dalam ritual ilmu hitam ini. Menurut Simple Man, si pelaku harus mempersembahkan potongan kepala ayam. Ia juga harus meminum darah segar ayam tersebut sampai persembahan ketujuh.

Namun, layaknya praktik klenik yang berbahaya dan tidak main-main, nyawa pelaku juga dapat menjadi taruhan dalam ritual ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kasus Penemuan Bungkusan Pocong Berisi Bangkai Ayam di Kudus

5 Fakta Kasus Penemuan Bungkusan Pocong Berisi Bangkai Ayam di Kudus

Jawa Tengah | Sabtu, 20 Juni 2020 | 11:17 WIB

Sosok Yulia Fera Ayu Lestari, Nama yang Tertulis di Kertas Bungkusan Pocong

Sosok Yulia Fera Ayu Lestari, Nama yang Tertulis di Kertas Bungkusan Pocong

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Juni 2020 | 20:53 WIB

Geger Bangkai Ayam Terbungkus Kain Kafan, Polres Kudus Memburu Dukun Santet

Geger Bangkai Ayam Terbungkus Kain Kafan, Polres Kudus Memburu Dukun Santet

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:32 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×