Kim Jong Un Tunda Aksi Militer Terhadap Korea Selatan

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 24 Juni 2020 | 09:12 WIB
Kim Jong Un Tunda Aksi Militer Terhadap Korea Selatan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri suatu acara di utara Pyongyang, dalam foto yang dirilis North Korea's Korean Central News Agency (KCNA) pada Sabtu (2/5/2020). Jong Un kembali beraktivitas setelah sebelumnya dikabarkan sakit. ANTARA FOTO/Reuters/KCNA-North Korea's Korean Central News Agency/foc.

Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memutuskan untuk menunda aksi militer terjadap Korea Selatan usai menggelar pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea.

Menyadur BBC, Rabu (24/6/2020), laporan kantor berita pemerintah Korut KCNA, menyebut keputusan penangguhan aksi militer diambil setelah mempertimbangkan situasi yang berlaku.

Pertemuan tersebut juga membahas dokumen-dokumen yang merinci lankah-langkah untuk "semakin memperkuat pencegahan perang negara itu."

Hubungan antara Korut dan Korsel belakangan kian memanas atas kelompok-kelompok pembelot yang ada di Korsel mengirim selebaran propaganda ke Korut.

Korut berpendapat selebaran propaganda tersebut telah melanggar kepekatan antara kedua negara dalam menghindari konfrontasi.

Pada hari Selasa, (16/6/2020), Pyongyang meledakkan kantor penghubung antar-Korea untuk menunjukkan ketidaksenangannya terhadap para pembelot dan Korea Selatan karena tidak menghentikan para pembelot meluncurkan selebaran.

Kemudian, satu kelompok yang dipimpin oleh pembelot Korea Utara mengatakan mereka telah membatalkan rencana untuk mengirim ratusan botol plastik yang diisi dengan beras, obat-obatan dan masker ke Korea Utara dengan melemparkannya ke laut dekat perbatasan.

Korut mulanya berencana mengirim pasukan militer ke zona demiliterisasi (DMZ). Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong mengecam Korsel sebagai musuh dann menyebut kekuatan militernya siap mengambil tindakan kapan saja.

"Dengan menggunakan kekuatan yang disahkan oleh pemimpin tertinggi, partai kami dan negara, saya memberi instruksi kepada lengan departemen yang bertanggung jawab atas urusan dengan musuh untuk melakukan tindakan tegas," kata Kim Yo Jong pekan lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Memanas, Korea Utara Siap Balas Selebaran yang Dikirim dari Korsel

Makin Memanas, Korea Utara Siap Balas Selebaran yang Dikirim dari Korsel

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 20:01 WIB

Pasukan Korea Utara Terlihat di Pos Zona Demiliterisasi

Pasukan Korea Utara Terlihat di Pos Zona Demiliterisasi

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:31 WIB

Korea Utara Tolak Mentah-mentah utusan Korsel yang Ingin Redakan Ketegangan

Korea Utara Tolak Mentah-mentah utusan Korsel yang Ingin Redakan Ketegangan

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 21:42 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB