Cegah Korupsi di Pilkada 2020, Mahfud Minta KPK Ikut Awasi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 25 Juni 2020 | 13:29 WIB
Cegah Korupsi di Pilkada 2020, Mahfud Minta KPK Ikut Awasi
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto dok. humas Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) aktif mengawasi jalannya Pilkada serentak 2020. Hal ini bertujuan untuk mencegah praktik korupsi.

Mahfud kemudian menjelaskan keputusan pemerintah untuk tetap menggelar Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Ia menyebt untuk membuat Pilkada Serentak 2020 terlaksana dengan baik dan tidak ada praktik korupsi harus diawasi oleh semua pihak, diantaranya KPK.

"Oleh sebab itu pemerintah bersama KPU bersama DPR, bersama daerah bicara. Bagaimana caranya mengatasi, pokoknya harus Pilkada. Kita bicara juga dengan KPK ini diawasi agar tidak terjadi korupsi," kata Mahfud dalam sebuah diskusi, Kamis (25/6/2020).

Mahfud menuturkan, Pilkada serentak 2020 tidak bisa ditunda kalau menggunakan alasan adanya pandemi Covid-19. Hingga saat ini pun, belum ada satupun pihak yang bisa memastikan kapan pandemi akan berakhir.

Karena itulah pemerintah akhirnya membuat kebijakan hidup tatanan baru alias New Normal.

"Karena kalau kita terus ikut dengan keadaan Covid-19 tidak jelas ini, maka pemerintahan kita tidak akan berjalan normal, maka kita harus normalkan sekarang," ujarnya.

Dengan adanya New Normal, maka pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pun bisa diselenggarakan. Faktor lain dari keharusan Pilkada Serentak 2020 dilangsungkan pada tahun ini ialah guna menghindari kursi kepala daerah yang diisi oleh jabatan Pelaksana Tugas (Plt).

Jabatan Plt disebutkannya tidak memiliki kewenangan definitif sehingga akan menghambat daerah mengambil keputusan.

"Sehingga pemerintah bersama DPR, bersama KPU, sudah lah jangan mundur lagi tanggal 9. Maka diputuskan bahwa tanggal 9 Desember 2020 ini akan tetap dilaksanakan Pilkada serentak."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid di RI Masih Tinggi, Peneliti TII Minta Pilkada 2020 Ditunda

Kasus Covid di RI Masih Tinggi, Peneliti TII Minta Pilkada 2020 Ditunda

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 14:52 WIB

Anggaran APD Pilkada 2020 Belum Pasti, Ketua KPU Khawatir Petugas Dipidana

Anggaran APD Pilkada 2020 Belum Pasti, Ketua KPU Khawatir Petugas Dipidana

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 20:56 WIB

Polri Siapkan Dua Pertiga Kekuatan untuk Amankan Pilkada Serentak 2020

Polri Siapkan Dua Pertiga Kekuatan untuk Amankan Pilkada Serentak 2020

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 16:40 WIB

Tujuh Provinsi Ini Masuk Kategori Rawan Saat Pilkada 9 Desember

Tujuh Provinsi Ini Masuk Kategori Rawan Saat Pilkada 9 Desember

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 16:33 WIB

Selenggarakan Pilkada di Tengah Covid, DPR Minta KPU Jamin Kesehatan Rakyat

Selenggarakan Pilkada di Tengah Covid, DPR Minta KPU Jamin Kesehatan Rakyat

News | Senin, 22 Juni 2020 | 19:22 WIB

Pilkada di Tengah Pandemi, Pemilih Harus Pakai Sarung Tangan saat Mencoblos

Pilkada di Tengah Pandemi, Pemilih Harus Pakai Sarung Tangan saat Mencoblos

News | Senin, 22 Juni 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×