Penelitian Terbaru: Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 34 Menit

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:57 WIB
Penelitian Terbaru: Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 34 Menit
ILUSTRASI - Warga berjemur sambil melakukan olahraga kecil di balkon rumahnya di permukiman padat di kawasan Pejompongan, Jakarta, Selasa (7/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Penelitian terbaru mengklaim sinar matahari bisa membunuh virus corona covid-19 yang menempel pada permukaan hanya dalam waktu 34 menit.

Penelitian itu dilakukan ilmuwan Jose-Luis Sagripanti dan David Lytle, yang masing-masing merupakan veteran Angkatan Darat AS dan mantan karyawan di Food and Drug Administration.

Menyadur Mirror, Jumat (26/6/2020), studi itu menganalisis seberapa efektif sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan matahari dapat membunuh virus corona dalam kurun waktu berbeda sepanjang tahunnya.

Analisis menunjukkan, sinar matahari di sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan kota-kota dunia selama musim panas dapat menghapus 90 persen virus corona yang hidup di permukaan, hanya dalam waktu 34 menit.

Sebaliknya, dalam kurun waktu Desember hingga Maret, penelitian itu menyebut virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 bisa bertahan hidup sehari atau lebih di permukaan.

"Sars-CoV-2 dapat dinonaktifkan lebih cepat (bahkan dari influenza A) selama musim panas di banyak kota padat di dunia," tulis mereka dalam jurnal ilmiah yang terbit di Photochemistry and Photobiology.

"Hal itu menunjukkan sinar matahari punya peran dalam tingkat penyebaran dan durasi dari pandemi virus Corona."

Kendati demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah memperingkatkan, sinar matahari tidak mencegah penyebaran virus corona.

Kasus infeksi covid-19 di negara-negara tropis bisa menjadi bukti virus yang kali pertama muncul di Wuhan, China itu tetap bisa menyebar sekalipun di kawasan dengan intensitas sinar matahari tinggi.

"Anda tetap bisa terinfeksi covid-19, tidak peduli seberapa cerah atau panas cuacanya. Negara-negara bercuaca panas telah melaporkan kasus covid-19," kata WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira! Setengah dari Pasien Virus Corona di Kota Kediri Sembuh

Kabar Gembira! Setengah dari Pasien Virus Corona di Kota Kediri Sembuh

Jatim | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:19 WIB

Wabah Corona Kembali Merebak, Australia Tetap Longgarkan Pembatasan Sosial

Wabah Corona Kembali Merebak, Australia Tetap Longgarkan Pembatasan Sosial

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:18 WIB

Kasus Virus Corona Meningkat, Australia Nekat Longgarkan Karantina

Kasus Virus Corona Meningkat, Australia Nekat Longgarkan Karantina

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:18 WIB

Minim Informasi, Sekelompok Orang Ini Masih Tak Tahu Ada Pandemi Covid-19

Minim Informasi, Sekelompok Orang Ini Masih Tak Tahu Ada Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:04 WIB

Malaysia Sukses! 100 Hari Lockdown, Hanya Tersisa 208 Kasus Corona

Malaysia Sukses! 100 Hari Lockdown, Hanya Tersisa 208 Kasus Corona

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 14:41 WIB

Pesta Ulang Tahun Berujung Petaka, 18 Tamu Terinfeksi Virus Corona

Pesta Ulang Tahun Berujung Petaka, 18 Tamu Terinfeksi Virus Corona

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 13:55 WIB

Terkini

JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini

JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:27 WIB

Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja

Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:37 WIB

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:15 WIB

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:49 WIB

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:40 WIB

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:02 WIB

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:01 WIB

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:45 WIB