Komentari Kualitas Udara Jakarta, Luna Maya Diminta Teriak ke Jokowi

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Sabtu, 27 Juni 2020 | 08:04 WIB
Komentari Kualitas Udara Jakarta, Luna Maya Diminta Teriak ke Jokowi
Luna Maya [Angga Boedhijanto/Suara.com]

Suara.com - Aktris sinetron dan film layar lebar Luna Maya baru-baru ini mengomentari kualitas udara Jakarta di pagi hari. Tak disangka cuitannya itu membuat publik heboh.

Ada warganet yang marah-marah hingga minta Luna Maya untuk mengadu ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Bermula dari cuitan yang diunggah Luna Maya di akun Twitter miliknya @LunaMaya26 pada Kamis (25/6/2020).

"Gak berani lari dengan udara kaya gini. Sedih banget," tulis Luna.

Ia juga melampirkan foto kondisi jalanan Jakarta yang terlihat samar tertutup asap. Luna awalnya mengira itu adalah kabut.

"Pagi ini otw ke GBK buat lari pagi. Melihat udara Jakarta pagi ini lumayan shocked, kita pikir ini kabut, ternyata polusi. Dan air quality index mencapai 269. What happened to you Jakarta?" ujar Luna.

Cuitan Luna ini kemudian mendapat banyak respon warganet. Terpantau hingga Sabtu (27/6/2020), ada sekitar 2 ribu like, 994 retweet dan 1.900 komentar di sana.

Pemeran film "Suzzanna: Bernapas dalam Kubur" ini heran lantaran cuitannya membuat banyak warganet marah-marah.

"Satu hal yang saya bingung di Twitter ini, kenapa banyak yang marah-marah ya? Orang berpendapat kok banyak yang marah-marah. Coba tenang dan positive thinking. Jangan prasangka buruk sama orang," ucapnya.

baca juga

Luna juga menanggapi sebuah cuitan warganet yang mempermasalahkan komentarnya soal polusi udara Kota Jakarta. Namun belakangan cuitan netizen itu sudah dihapus.

Luna Maya mengomentari kualitas udara dan polusi Jakarta tapi warganet marah-marah (Twitter)
Luna Maya mengomentari kualitas udara dan polusi Jakarta tapi warganet marah-marah (Twitter)

"Kok gak boleh berpendapat tentang polusi? Aku kan masyarakat indonesia yang bayar pajak dan kurangin mas marah-marahnya biar tenang hidupnya," kata Luna.

Seorang warganet ada yang minta Luna Maya mengadukan hal ini kepada Jokowi. Sebab menurutnya dulu Jokowi pernah menjanjikan Jakarta bebas polusi.

"Untuk soal Polusi banjir macet dll di Jakarta harusnya lu teriak ke @jokowi Lun, kan dia bilang kalau dia jadi Presiden, Jakarta bebas macet banjir dan polusi. Lagian Lu Dongo Nya kelewatan Ngomong polusi kemana-mana naik MOBIL, Sepedaan WOI," ucap @CatatanAli17.

Luna pun membalas, "Iyaa semoga pak Presiden denger omongan saya. Iyaa saya dongo dan mohon bimbingan kamu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risma Bantah Jokowi Warga Surabaya Tak Bermasker: Kamu Lihat Saja di Jalan

Risma Bantah Jokowi Warga Surabaya Tak Bermasker: Kamu Lihat Saja di Jalan

Jatim | Jum'at, 26 Juni 2020 | 14:57 WIB

New Normal Berjalan, Polusi Udara di Jakarta Meningkat

New Normal Berjalan, Polusi Udara di Jakarta Meningkat

Your Say | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:58 WIB

Media Asing Sebut Anies Rival Jokowi, PKS: Dia Jaga Jakarta dari Pandemi

Media Asing Sebut Anies Rival Jokowi, PKS: Dia Jaga Jakarta dari Pandemi

News | Senin, 08 Juni 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×