Sistem Seleksi Usia PPDB Tuai Protes, Hotman Paris Sentil Nadiem Makarim

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:36 WIB
Sistem Seleksi Usia PPDB Tuai Protes, Hotman Paris Sentil Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim menghadiri resepsi Milad 107 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DIY, Senin (18/11/2019). - (dok Muhammadiyah)

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyentil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait kriteria usia dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB DKI Jakarta.

Hotman mempertanyakan kebijakan tersebut lantaran dinilai tidak masuk akal, menyusul protes yang disampaikan oleh sejumlah orang tua.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, Hotman menyampaikan pesan kepada Nadiem terkait persoalan yang terjadi.

Mulanya, ia mengatakan Nadiem adalah orang hebat lantaran mengetahui latar belakang keluarga Mendikbud tersebut. Apalagi, Hotman sempat bekerja sama dengan ayahanda Nadiem.

"Halo Nadiem Makarim Pak Menteri. Anda adalah dari keluarga yang sangat pintar. Bapaknya Nadiem Makarim. Nono Anwar Makarim adalah doktor lulusan Harvard Law School yang satu kantor dengan Hotman Paris 20 tahun memimpin kantor pengacara internasional Makarim Taira S. Bapak dan anak adalah orang-orang hebat," kata Hotman seperti dikutip Suara.com, Selasa (30/6/2020).

Namun Hotman tak memungkiri bahwa dirinya sedikit merasa kebingungan dengan kebijakan Nadien perihal proses seleksi PPDB yang memprioritaskan kriteria usia peserta didik. Menurutnya, kebijakan itu tidak logis lantaran setiap siswa memiliki kesempatan yang sama.

"Tapi saya agak sedikit bingung belakangan ini mendengar isak tangis dari para orang tua. Di mana logikanya, untuk masuk sekolah harus disyaratkan faktor usia. Apa karena beda umur 2 bulan, 3 bulan atau satu tahun, orang tidak bisa masuk sekolah," imbuhnya.

Oleh sebab itu, Hotman meminta agar Nadiem meninjau ulang kebijakan yang telah ditetapkan sehingga tak membenani orang tua maupun peserta didik.

"Tolong dipikirkan lagi. Aku tahu Nadiem Makarim orang hebat yang sudah saya kenal sejak kecil," kata Hotman memungkasi.

baca juga

Tak pelak, unggahan Hotman Paris tersebut dibanjiri dukungan oleh warganet.

Hotman Paris buka suara soal seleksi PPDB berdasarkan usia. (Instagram/@hotmanparisofficial)
Hotman Paris buka suara soal seleksi PPDB berdasarkan usia. (Instagram/@hotmanparisofficial)

Untuk diketahui, sejumlah orang tua murid yang menamakan diri Forum Relawan PPDB DKI 2020 menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta pada Senin (29/8) pagi. Mereka memprotes sistem Penerimaan Peserta Didik Baru di DKI Jakarta yang dinilai tidak adil.

Massa meminta Nadiem untuk turun tangan langsung menyelesaikan polemik PPDB SD/SMP/SMA di semua jalur (Zonasi, Afirmasi, Inklusi, Prestasi) yang diseleksi berdasarkan usia yang dibuat oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Surat Keputusan Kadisdik nomor 501/2020 tentang PPDB Tahun Ajaran 2020/2021.

Mereka juga menilai, alasan pemerintah mengutamakan peserta didik yang lebih tua dalam seleksi PPDB untuk memberikan kesempatan lebih kepada siswa yang kurang mampu secara ekonomi tidak tepat sehingga meminta Nadiem mengevaluasi sistem PPDB DKI Jakarta 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud Nadiem Minta Mahasiswa Tetap Mengabdi Lewat KKN Online

Mendikbud Nadiem Minta Mahasiswa Tetap Mengabdi Lewat KKN Online

News | Senin, 29 Juni 2020 | 16:54 WIB

Mendikbud Berharap KKN Mahasiswa Bisa Dilaksanakan Hingga Satu Tahun

Mendikbud Berharap KKN Mahasiswa Bisa Dilaksanakan Hingga Satu Tahun

Jogja | Senin, 29 Juni 2020 | 16:43 WIB

Kemendikbud Kaget Kuota Jalur Zonasi PPDB di DKI Jakarta Cuma 40 Persen

Kemendikbud Kaget Kuota Jalur Zonasi PPDB di DKI Jakarta Cuma 40 Persen

News | Senin, 29 Juni 2020 | 13:19 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×