Pelanggan Ojol Tersinggung Dipanggil 'Kak', Publik: Mau Dipanggil Almarhum?

Dany Garjito, Rifan Aditya

Minggu, 05 Juli 2020 | 15:55 WIB
Pelanggan Ojol Tersinggung Dipanggil 'Kak', Publik: Mau Dipanggil Almarhum?
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Seorang pengguna Twitter marah-marah dengan menuliskan makian lantaran dirinya dipanggil "kak" oleh driver ojek online atau ojol. Cuitannya lantas menjadi perbincangan warganet.

Cuitan pelanggan ojol itu diunggah ulang oleh akun Twitter @tubbirfess pada Minggu (5/7/2020) dan viral di media sosial. Berikut ini narasi cuitannya

"I'm so done with this grabfood driver calling me 'kak', like wtf? do you see me having vagina?!, did i broke your mother's vagina to came to this world? no! so I'm not your sister! I give you the money, so you can give me the food, that's it, no more no less," disadur Suara.com, Minggu (5/7/2020).

"Aku lelah dengan driver Grabfood yang memanggilku 'kak'. Apakah kamu tahu aku punya vagina? Apa saya lahir dari ibumu? Tidak! Jadi aku bukan kakak perempuanmu! Aku beri kamu uang, kamu memberiku makanan, itu saja, tidak lebih tidak kurang," (-- Red).

Dalam cuitan yang lain, pelanggan ojol ini juga mengaku enggan diceramahi. Dia bahkan mendesak kepada Grab agar para driver tidak lagi memanggil pelanggan dengan sebutan "kak".

Akun @tubbirfess yang mengunggah ulang cuitan ini pun heran dengan alasan pelanggan ojol tersebut tidak mau dipanggil "kak".

Pelanggan ojol tersinggung dipanggil 'Kak'. (Twitter)
Pelanggan ojol tersinggung dipanggil 'Kak'. (Twitter)

"Tersinggung karena dipanggil 'kak' sama driver. Kita ini tersinggung sama segala hal. Jadi 'jangan menyinggung orang lain' itu nggak relevan," tulis @tubbirfess.

Ia juga berharap semoga si driver ojol tidak dirugikan karena sikap pelanggan yang tersinggung itu.

"Sekarang saatnya kita nggak jadi bagian dari orang yang ketersinggungannya nyusahin orang lain. Apalagi ini driver kesian kalo sampe kesuspend," imbuhnya.

baca juga

Unggahan @tubbirfess memperoleh banyak respon warganet. Saat tangkapan layar ini diambil, postingan tersebut telah mendapat sekitar 2.600 komentar, 5.900 like dan 7.400 retweet.

Warganet yang lain juga heran dengan pelanggan ojol tersebut. Mereka ada yang bingung si pelanggan yang tersinggung maunya dipanggil apa.

"Kakak ini kata panggilan yang sopan aja masih ada yang tersinggung," ujar @arrogantrif.

"Ya terus maunya dipanggil apa. Kalau ketemu orang baru kan manggilnya gitu, ya kali sama orang baru atau gak kenal langsung manggil nama," ujar @Hafi*****.

"Daripada dipanggil almarhum," ujar @vv*****.

"Grab should answer: Im done with this kind of customer. You better look for your own food and dont use Grab at any conditions again (Grab harusnya menjawab: Saya lelah dengan pelanggan semacam ini. Anda lebih baik cari makanan sendiri dan jangan pakai Grab)," ujar @rlntls******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Tendangan Kungfu Pemuda Pekanbaru ke Driver Ojol Berakhir di Polisi

Viral! Tendangan Kungfu Pemuda Pekanbaru ke Driver Ojol Berakhir di Polisi

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 10:14 WIB

Kronologi Ojol Ditendang Pengemudi Mobil di Riau Gara-gara Masalah Klakson

Kronologi Ojol Ditendang Pengemudi Mobil di Riau Gara-gara Masalah Klakson

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 10:09 WIB

Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson

Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB