Bill Gates: Sosial Media Sebarkan 'Ide-ide Gila' Soal Virus Corona

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 06 Juli 2020 | 16:26 WIB
Bill Gates: Sosial Media Sebarkan 'Ide-ide Gila' Soal Virus Corona
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Shutterstock]

Suara.com - Bill Gates mengatakan bahwa media sosial berkontribusi pada penyebaran "ide-ide gila" mengenai Covid-19 termasuk memengaruhi masyarakat dalam mematuhi langkah-langkah pencegahannya.

Menyadur Alarabiya, Senin (6/7/2020), Gates mengatakan bahwa "ide-ide gila" termasuk menolak untuk memakai masker telah menyebar secara online sekaligus meningkatkan risiko penyebaran virus corona.

"Bisakah perusahaan media sosial lebih membantu dalam masalah ini? Kreativitas apa yang kita miliki? Sayangnya, alat-alat digital telah menjadi kontributor utama untuk menyebarkan apa yang saya anggap sebagai ide-ide gila," ujar Bill Gates dikutip dari Alarabiya.

Pendiri Microsoft dan ketua bersama Yayasan Bill & Melinda Gates tersebut mencatat bahwa kepatuhan memakai masker di AS lebih rendah daripada di negara lain, sebuah fakta yang menurutnya sulit untuk dipahami.

"Tidak memakai masker itu sulit dimengerti, karena itu tidak menyusahkan. Itu tidak mahal, namun beberapa orang merasa itu adalah tanda kebebasan atau sesuatu, meskipun berisiko menulari orang lain,"kata Gates.

Bill Gates juga menjelaskan jika masker adalah salah satu metode untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19, yang ditularkan jauh lebih mudah daripada penyakit pernapasan lain yang sudah dikenal seperti flu.

"Kami belum melihat patogen seperti ini. Sebagian besar penyebarannya tidak melalui batuk, namun melalui bernyanyi, berbicara, berteriak, ada orang-orang yang memiliki begitu banyak viral load sehingga hanya komunikasi audio yang menyebabkan penyebaran. Kami tidak mengharapkan itu terjadi," katanya.

Perusahaan dan otoritas kesehatan termasuk Gates Foundation di seluruh dunia saat ini sedang berlomba untuk mengembangkan vaksin.

Bill Gates juga menanggapi masalah namanya yang ikut disebutkan pada sebuah teori konspirasi, yang mengemukakan bahwa ia akan menggunakan pandemi sebagai kesempatan untuk membuat vaksin yang berisi microchip yang mampu melacak seluruh populasi.

baca juga

Teori ini kemudian dibantah dengan keras oleh Bill Gates, namun sudah terlanjut menarik perharian dunia. Gates mengatakan teori tersebut dapat menggagalkan upaya untuk menghentikan pandemi Covid-19.

"Banyak teori konspirasi datang, di mana seseorang memiliki plot, dan nama saya bahkan berpotensi sebagai pusat konspirasi. Agak menakutkan, Anda ingin digiring pada fakta-fakta saat krisis seperti ini," kata Gates selama wawancara.

Pada bulan Juni, jajak pendapat di Yahoo News/YouGov menemukan 44 persen dari Partai Republik percaya teori konspirasi tersebut. Hanya 26 persen anggota partai Republik yang mengatakan tidak mempercayainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul India dan Australia, Spanyol Juga Lakukan Lockdown Lokal

Susul India dan Australia, Spanyol Juga Lakukan Lockdown Lokal

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 14:51 WIB

Sedang Tren, Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?

Sedang Tren, Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 14:33 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Pes Merebak di China

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Pes Merebak di China

News | Senin, 06 Juli 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Rupiah Sulit Balik ke Rp17.000 pada 2027, Ini Sentimen yang Membayangi

Rupiah Sulit Balik ke Rp17.000 pada 2027, Ini Sentimen yang Membayangi

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:35 WIB

Investor Asal Inggris Mau Investasi di Kawasan Industri JIEP

Investor Asal Inggris Mau Investasi di Kawasan Industri JIEP

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:31 WIB

Ini Bahaya Menutup Lubang Hawa CVT Motor Matic yang Sering Diabaikan

Ini Bahaya Menutup Lubang Hawa CVT Motor Matic yang Sering Diabaikan

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 09:27 WIB

Pembatasan Truk Saat Nataru Bisa Picu Kelangkaan Barang dan Kenaikan Harga

Pembatasan Truk Saat Nataru Bisa Picu Kelangkaan Barang dan Kenaikan Harga

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:27 WIB

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:24 WIB

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

×